Menohok! 5 Pernyataan Jokowi Minta Larangan Kerumunan Dipatuhi

Rifan Aditya

Selasa, 17 November 2020 | 13:11 WIB
Menohok! 5 Pernyataan Jokowi Minta Larangan Kerumunan Dipatuhi
Presiden Joko Widodo (dok. presidenri.go.id)

Suara.com - Kerumunan massa yang terjadi beberapa tempat belakangan ini, membuat Presiden Joko Widodo atau Jokowi meradang. Pada Senin (16/11/2020), Jokowi pun menyampaikan sejumlah pernyataan menohok yang meminta larangan kerumunan massa dipatuhi. Berikut pernyataan Jokowi minta larangan kerumunan dipatuhi yang disampaikan dengan keras.

Bukan tanpa alasan, pernyataan menohok Jokowi yang minta larangan kerumunan dipatuhi karena Indonesia masih dalam masa pandemi Covid-19. Kebijakan jaga jarak atau social distancing perlu diterapkan dengan sungguh-sungguh. Kebijakan itu juga melarang kerumunan massa dalam jumlah banyak guna menekan laju penyebaran virus corona.

Dalam pernyataan menohok atas larangan kerumunan massa ini, Jokowi sempat menyinggung kepala daerah yang terkesan membiarkan kerumunan massa. Berikut rangkuman pernyataan menohok Jokowi atas larangan kerumunan massa.

1. Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Medis

Pernyataan Jokowi yang paling keras ialah tentang pengorbanan tenaga medis. Jokowi berkata, "Kita harus menghargai pengorbanan dokter, perawat, tenaga medis, paramedis yang telah berbulan-bulan bekerja keras menyelamatkan pasien dan tidak bertemu keluarga".

2. Kepala Daerah Jangan Ikut Berkerumun, Berikan Contoh!

Berkaitan dengan Kepala Daerah yang terlihat ikut dalam kerumunan, Jokowi pun menyindir mereka.

"Saya juga minta Kepada Menteri Dalam Negeri untuk mengingatkan, kalau perlu menegur, kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota untuk bisa memberikan contoh-contoh yang baik kepada masyarakat, jangan malah ikut berkerumun," ujar Jokowi.

3. Kita Harus Menghargai Pengorbanan Semua Pihak

baca juga

Kembali pada pengorbanan pihak-pihak yang sudah bekerja keras untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, Jokowi berucap:

"Angka-angka penanganan Covid-19 yang sudah bagus ini jangan sampai rusak karena tidak berani mengambil tindakan hukum yang tegas di lapangan. Jangan sampai apa yang telah dikerjakan oleh para dokter, perawat, tenaga medis, para medis menjadi sia-sia."

4. Tegakkan Perda Secara Tegas, Konsisten, Tidak Pandang Bulu!

Jokowi juga menegaskan bahwa semua orang harus ingat kepada Perda. Jokowi secara tegas berucap, "Daerah yang memiliki perda penegakan disiplin protokol kesehatan agar menjalannya secara tegas, konsisten, tidak pandang bulu. Tugas pemerintah adalah mengambil tindakan hukum dan ketegasan aparat mendisiplinkan masyarakat adalah keharusan."

5. Jangan Sekedar Imbauan!

Tindakan-tindakan kurang bijaksana dari aparatur negara sepertinya membuat Jokowi naik pitam. Hal itu membuat Jokowi berkata, "Kapolri, Panglima TNI, dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 untuk menindak secara tegas jika ada yang melanggar. Jangan sekedar imbauan-imbauan, harus diikuti dengan pengawasan dan penegakan aturan secara konkret di lapangan."

Demikian 5 pernyataan menohok Jokowi atas larangan kerumunan yang diharapkan dapat diperhatikan oleh semua pihak. Mari ikut bekerja sama dengan tidak membuat kerumunan massa, agar kita bisa lekas beraktifitas secara normal dan bebas dari pandemi Covid-19.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Teken Perpres Baru, Buka 'Lowongan' Wamen Perindustrian

Jokowi Teken Perpres Baru, Buka 'Lowongan' Wamen Perindustrian

News | Selasa, 17 November 2020 | 12:38 WIB

Sesalkan Kerumunan di Acara Rizieq, Luhut: Ada Pejabat Malah Nyamperin

Sesalkan Kerumunan di Acara Rizieq, Luhut: Ada Pejabat Malah Nyamperin

News | Selasa, 17 November 2020 | 11:34 WIB

Jokowi Didoakan Berumur Pendek, Ngabalin: Ada Masalah Apa? Dendam?

Jokowi Didoakan Berumur Pendek, Ngabalin: Ada Masalah Apa? Dendam?

Sumsel | Selasa, 17 November 2020 | 08:06 WIB

Terkini

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:44 WIB

×