Kemendagri Klaim Daerah Zona Merah yang Gelar Pilkada 2020 Terus Menurun

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 17 November 2020 | 20:05 WIB
Kemendagri Klaim Daerah Zona Merah yang Gelar Pilkada 2020 Terus Menurun
Ilustrasi Pilkada Serentak di Jawa Timur (Ilustrasi Foto: Antara)

Suara.com - Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal ZA mengklaim jumlah daerah yang masuk zona merah Covid-19 yang menyelenggarakan Pilkada 2020 menurun selama masa tahapan berlangsung. Ia menyebut kini hanya ada 18 daerah zona merah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020.

Syafrizal mengatakan selama ini ada kekhawatiran di tengah masyarakat kalau Pilkada Serentak 2020 bakal menimbulkan klaster baru penularan Covid-19. Tetapi menurutnya hal tersebut justru terpatahkan dengan data yang diperolehnya.

"Dari data yang kami kumpulkan, malah terjadi penurunan zonasi resiko," kata Syafrizal di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (17/11/2020).

Syafrizal menjelaskan bahwa tahapan kampanye Pilkada Serentak 2020 itu digelar sejak 6 September 2020. Sejak itu, jumlah daerah yang masuk ke dalam zonasi merah dan menyelenggarakan Pilkada itu 45 daerah.

"45 daerah dari 309 daerah yang daerahnya ada Pilkadanya baik Pilkada bupati/walikota maupun Pilkada gubernur," tuturnya.

Namun pada awal bulan berikutnya, data terbaru menunjukkan adanya penurunan. Per 8 November 2020, jumlah daerah zonasi merah yang menyelenggarakan Pilkada menjadi 18 daerah.

"Ini data 8 November, daerah merah di zonasi atau di daerah yang melakukan Pilkada di 309 daerah itu turun menjadi 18 daerah," ungkap Syafrizal.

Syafrizal menilai penurunan tersebut disebabkan adanya kepatuhan protokol kesehatan di daerah yang menyelenggarakan Pilkada. Ia juga mengklaim kalau pihaknya bisa mematahkan kekhawatiran dari masyarakat pada umumnya.

"Ini terjadi artinya dengan kepatuhan protokol kesehatan di daerah Pilkada ini kita berhasil menghilangkan kekhawatiran terhadap daerah Pilkada akan menjadi klaster baru, tapi tentu saja dengan protokol kesehatan yang kuat ya," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RESMI! Reuni Akbar 212 Ditunda

RESMI! Reuni Akbar 212 Ditunda

Batam | Selasa, 17 November 2020 | 18:32 WIB

Reuni Akbar 212 di Monas Ditunda, Panitia Akan Amati Pelaksanaan Pilkada

Reuni Akbar 212 di Monas Ditunda, Panitia Akan Amati Pelaksanaan Pilkada

Jakarta | Selasa, 17 November 2020 | 17:54 WIB

Tak Dapat Izin Digelar di Monas, Reuni Akbar 212 Tahun Ini Resmi Ditunda

Tak Dapat Izin Digelar di Monas, Reuni Akbar 212 Tahun Ini Resmi Ditunda

News | Selasa, 17 November 2020 | 17:45 WIB

Kemendagri Klaim Tahapan Pilkada Masih Terkendali Meski di Tengah Covid-19

Kemendagri Klaim Tahapan Pilkada Masih Terkendali Meski di Tengah Covid-19

News | Selasa, 17 November 2020 | 17:00 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×