TNI Copot Baliho Rizieq, Fadli Zon: OPM Mau Lepas dari RI Kenapa Dibiarkan?

Sabtu, 21 November 2020 | 17:07 WIB
TNI Copot Baliho Rizieq, Fadli Zon: OPM Mau Lepas dari RI Kenapa Dibiarkan?
Prajurit TNI menurunkan spanduk bergambar Habib Rizieq Shihab saat patroli keamanan di Petamburan, Jakarta, Jumat (20/11/2020). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon mengkritik Pangdam Jaya yang memerintahkan prajuritnya untuk mencopot baliho Rizieq Shihab.

Ia mengungkit terkait gerakan separatis Operasi Papua Merdeka (OPM) yang hendak melepaskan diri dari Indonesia justru dibiarkan oleh TNI.

Kritik tersebut disampaikan oleh Fadli melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.

"Kepada Panglima TNI, di ujung timur RI separatis OPM bersenjata menantang-nantang TNI ingin lepas dari Indonesia. Kenapa dibiarkan saja?" kata Fadli seperti dikutip Suara.com, Sabtu (21/11/2020).

Fadli Zon menilai, pemasangan baliho Rizieq berisi ajakan untuk melakukan revolusi akhlak bukanlah Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

"Menurunkan baliho bukanlah Operasi Militer Selain Perang (OMSP),"ujar Fadli.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mewakili rakyat Indonesia mengaku menginginkan jajaran TNI yang kuat dan tangguh dan bisa menjaga Indonesia.

"Kita ingin TNI kuat, tangguh, profesional menjaga Indonesia dari ancaman luar," ungkapnya.

Fadli Zon kritik TNI copot baliho Rizieq (Twitter/fadlizon)
Fadli Zon kritik TNI copot baliho Rizieq (Twitter/fadlizon)

Perintahkan Copot Baliho Rizieq

Baca Juga: Tak Berizin, Tiga Spanduk Habib Rizieq di Semarang Dicopot

Akhirnya terjawab siapa orang-orang berbaju loreng yang menertibkan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab. Mereka dari kesatuan TNI. Panglima Daerah Militer Jayakarta Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman telah mengonfirmasi.

Pernyataan Pangdam Jaya setelah apel kesiagaan pasukan bencana di Jakarta, Jumat (20/11/2020), terbilang mengejutkan. Dia menegaskan kalau dibutuhkan, pemerintah bisa membubarkan Front Pembela Islam pimpinan Habib Rizieq.

"Kalau perlu, FPI bubarkan saja. Kok mereka yang atur. Suka atur-atur sendiri," kata Pangdam Jaya.

Pangdam Jaya mengatakan penertiban spanduk dan baliho yang dinilai bermuatan provokatif merupakan perintahnya.

"Itu perintah saya, berapa kali Satpol PP turunkan dinaikkan lagi. Jadi, siapa pun di Republik ini. Ini negara hukum harus taat hukum. Kalau pasang baliho, jelas aturan bayar pajak, tempat ditentukan. Jangan seenak sendiri, seakan-akan dia paling benar," kata Dudung.

Dudung menyatakan petugas Kodam Jaya akan membersihkan baliho provokatif dan akan menindak tegas oknum yang terlibat mengajak revolusi.

"Jangan coba-coba ganggu persatuan dan kesatuan dengan merasa mewakili umat Islam," kata Dudung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI