alexametrics

Update 21 November: Tambah 1.579, Kasus Corona di Jakarta Mencapai 125.822

Dwi Bowo Raharjo | Welly Hidayat
Update 21 November: Tambah 1.579, Kasus Corona di Jakarta Mencapai 125.822
Sejumlah warga dengan mengenakan masker berjalan dengan latar belakang spanduk peringatan bahaya COVID-19 di Sunter, Jakarta, Sabtu (22/8/2020). (Antara)

Pasien corona yang wafat di Jakarta dari awal masa pandemi sudah mencapai 2.515 orang.

Suara.com - Kasus positif covid-19 di Jakarta masih terus bertambah. Pada Sabtu (21/11/2020) ini, 1.579 orang dinayatakan terinfeksi virus corona.

Kekinian akumulasi keseluruhan positif covid-19 di Jakarta mencapai 125.822 kasus. Mereka tersebar diseluruh wilayah ibu kota.

Data ini diperoleh dari situs pemprov DKI corona.jakarta.go.id. Laman ini, menginformasikan mengenai jumlah kasus corona di Jakarta. Dari pasien positif, sembuh hingga meninggal dunia.

Untuk pasien yang dinyatakan sembuh mencapai total 114.863 orang. Jumlahnya bertambah 1.124 orang sejak Jumat (20/11/2020) kemarin.

Baca Juga: Merasa Jenuh Selama Pandemi? Lakukan Tips Kreatif Ini di Rumah

Sedangkan untuk hari ini 14 orang dinyatakan meninggal dunia. Sehingga, pasien corona yang wafat dari awal masa Pandemi sudah mencapai 2.515 orang.

Dengan demikian, kasus corona aktif di Jakarta masih butuh penanganan isolasi mandiri maupun di rawat di rumah sakit mencapai 8.444 kasus. Angka ini bertambah 441 orang dari data sebelumnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, memaparkan berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 12.898 spesimen.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 142.256. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 76.724," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia melalui keterangannya, Sabtu (21/11/2020).

Lalu untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,1 persen. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3 persen.

Baca Juga: Banyumas Masuk Zona Oranye, Penularan Covid-19 di Komunitas Tinggi

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tutup Dwi.

Komentar