Marak OTT Kepala Daerah, Sekjen Golkar: Barangkali Politik Kita Terlalu Mahal

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:15 WIB
Marak OTT Kepala Daerah, Sekjen Golkar: Barangkali Politik Kita Terlalu Mahal
Ketua Fraksi Partai Golkar. (Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • KPK melakukan OTT terhadap kepala daerah, termasuk Bupati Pekalongan dan Rejang Lebong, menimbulkan keprihatinan publik.
  • Sekjen Golkar, Sarmuji, mengajak refleksi mendalam mengenai penyebab sering terjadinya praktik korupsi di daerah.
  • Mahalnya biaya politik dalam Pilkada dianggap Sarmuji sebagai salah satu akar utama pemicu praktik korupsi kepala daerah.

Suara.com - Rentetan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah belakangan ini memicu keprihatinan mendalam.

Setelah kader Golkar yang juga Bupati Pekalongan terjaring, terbaru publik dikejutkan dengan penangkapan Bupati Rejang Lebong.

Menanggapi fenomena ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, mengajak semua pihak untuk melakukan refleksi mendalam mengenai penyebab praktik korupsi yang seolah tidak ada habisnya di tingkat daerah.

"Kita harus merefleksikan kenapa kok OTT itu banyak, kenapa praktik korupsi itu masih sering terjadi. Kita tentu tidak ingin saban tahun, saban bulan, terus disuguhi berita OTT yang tidak menyenangkan," ujar Sarmuji kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Sarmuji menekankan, bahwa penegakan hukum melalui OTT memang diperlukan untuk menindak oknum yang "nakal".

Namun, ia menegaskan bahwa langkah tersebut hanya menyelesaikan gejala di permukaan, bukan akar masalahnya.

"Kita harus cari akar persoalannya. Tidak hanya gejalanya saja yang kita padamkan, tidak hanya asapnya saja yang kita singkirkan, tapi apinya yang harus kita padamkan," tegasnya.

Dalam refleksinya, Sarmuji blak-blakan menyebut bahwa sistem politik di Indonesia, khususnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), memerlukan biaya yang sangat besar.

Hal inilah yang menurutnya menjadi salah satu pemicu utama kepala daerah terjebak dalam praktik korupsi.

baca juga

"Pertama, barangkali politik kita terlalu mahal. Mungkin masyarakat umum menutup mata atau tidak mau tahu bahwa Pilkada itu membawa konsekuensi yang sangat banyak, terutama dari sisi praktik yang tidak baik dalam pengelolaan negara," ungkapnya.

Ia menyadari bahwa menyuarakan persoalan mahalnya biaya politik bukanlah hal yang populer di mata publik. Namun, ia mengajak semua elemen bangsa untuk jujur melihat realitas sistem politik saat ini.

"Intinya kita harus mencari akar persoalannya. Kadang-kadang menyuarakan ini tidak populer, tapi ayo kita belajar jujur pada diri kita sendiri," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Bupati Rejang Lebong Tak Jadi Tersangka Meski Terjaring OTT, Begini Penjelasan KPK

Wakil Bupati Rejang Lebong Tak Jadi Tersangka Meski Terjaring OTT, Begini Penjelasan KPK

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:35 WIB

PAN Copot Fikri Thobari dari Jabatan Partai Usai Terjaring OTT KPK

PAN Copot Fikri Thobari dari Jabatan Partai Usai Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 21:32 WIB

Terjaring OTT Proyek Daerah, Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Segera Disidang

Terjaring OTT Proyek Daerah, Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Segera Disidang

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:16 WIB

KPK Telusuri Aliran Gratifikasi Rita Widyasari, Periksa Japto Soerjosoemarno

KPK Telusuri Aliran Gratifikasi Rita Widyasari, Periksa Japto Soerjosoemarno

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:36 WIB

Jelang Putusan Praperadilan Gus Yaqut, KPK Optimis: Seluruh Proses Dilakukan Sesuai Perundangan

Jelang Putusan Praperadilan Gus Yaqut, KPK Optimis: Seluruh Proses Dilakukan Sesuai Perundangan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Apa Perbedaan antara Powder Foundation dan Foundation Cair? Ini Perbandingan Hasil dan Fungsinya

Apa Perbedaan antara Powder Foundation dan Foundation Cair? Ini Perbandingan Hasil dan Fungsinya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:02 WIB

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

7 Cara Mengatasi Lantai Keramik yang Licin agar Kesat dan Tidak Mudah Terpeleset

7 Cara Mengatasi Lantai Keramik yang Licin agar Kesat dan Tidak Mudah Terpeleset

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:00 WIB

Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?

Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 12:00 WIB

Telkom Akses Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kerja Mitra di Gowa

Telkom Akses Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kerja Mitra di Gowa

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis

Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB

2 Pilihan Smartwatch Garmin untuk Lari dan Sepeda, GPS Akurat hingga Fitur Coach

2 Pilihan Smartwatch Garmin untuk Lari dan Sepeda, GPS Akurat hingga Fitur Coach

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB

×