Viral Jenazah Bocah 4 Tahun Dibawa Pakai Motor, Ini Fakta Sebenarnya

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 24 November 2020 | 13:47 WIB
Viral Jenazah Bocah 4 Tahun Dibawa Pakai Motor, Ini Fakta Sebenarnya
jenazah bocah 4 tahun dibawa pakai motor (FB/yunirusmini)

Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video jenazah bocah berusia 4 tahun dibawa ke rumah duka dengan menggunakan sepeda motor.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Yuni Rusmini. Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat penumpang sepeda motor menggendong jenazah yang dibalut dengan kain batik.

Dari belakang motor yang sedang melaju itu, ada pengendara motor lain dan memvideokan momen tersebut.

"Ya Allah masih ada yang kayak gini, bawa mayat pakai motor," ujar pria dalam video seperti dikutip Suara.com, Selasa (24/11/2020).

Pria perekam video tersebut mengeluarkan kata-kata kasar. Ia menuding pihak rumah sakit enggan bertanggungjawab menyediakan ambulans untuk jenazah.

Video tersebut langsung viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.

Dari informasi yang dihimpun Suara.com, awalnya bocah berinisial DCW itu sempat berobat ke sebuah klinik dengan keluhan demam tinggi pada Jumat (20/11/2020).

jenazah bocah 4 tahun dibawa pakai motor (FB/yunirusmini)
jenazah bocah 4 tahun dibawa pakai motor (FB/yunirusmini)

Dua hari berselang, tepatnya pada Minggu (22/11/2020), DCW kembali dibawa berobat ke RS Insani karena kondisi korban semakin parah dan lemas.

Dokter yang memeriksa DCW menyatakan bocah berusia 4 tahun itu sudah meninggal dunia. Namun, pihak keluarga yang tak percaya dengan diagnosa dokter membawanya ke RS Permata Pertiwi, Cibinong, Bogor.

baca juga

Setibanya di RS, pihak rumah sakit juga menyatakan bahwa bocah itu telah meninggal dunia.

Pihak keluarga sempat meminta ambulans untuk membawa jenazah, namun RS Permata Pertiwi menyebut hanya memiliki ambulans untuk orang sakit, bukan jenazah.

Pihak keluarga juga sudah sempat menyewa angkot, namun angkot tersebut justru kabur karena tak mau menunggu proses administrasi kematian DCW.

Akhirnya, DCW dibawa ke rumah duka dengan menggunakan motor yang dikendarai oleh Poniman dan yang menggendong adalah Haryanto.

Keduanya merupakan tetangga DCW yang tinggal di Bogor. Pada Minggu siang, jenazah dikebumikan di samping kediamannya di Kampung Kaum RT 06/02 Kelurahan Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Jemaah Salat Basah Kuyup Kehujanan, Apakah Salatnya Sah?

Viral Video Jemaah Salat Basah Kuyup Kehujanan, Apakah Salatnya Sah?

News | Selasa, 24 November 2020 | 13:37 WIB

Ditinggal Kakak Berfoto, DJ Tewas Tenggelam di Kolam Renang Vila

Ditinggal Kakak Berfoto, DJ Tewas Tenggelam di Kolam Renang Vila

Bali | Selasa, 24 November 2020 | 13:28 WIB

Video Mesum ASN Dokter dan Bidan di Jember, Inspektorat Segera Eksekusi

Video Mesum ASN Dokter dan Bidan di Jember, Inspektorat Segera Eksekusi

Jatim | Selasa, 24 November 2020 | 13:18 WIB

Terkini

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:25 WIB

DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:24 WIB

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:15 WIB

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

×