DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:24 WIB
DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa
Massa dari berbagai elemen Mahasiswa dan masyarakat saat melakukan aksi unjuk rasa di Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pakar UGM Agustinus Subarsono menyatakan DPR gagal mengawasi pemerintah sehingga memicu aksi unjuk rasa massa pada 28 Oktober 2026.
  • Aparat penegak hukum melakukan tindakan represif di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta dalam meredam gelombang unjuk rasa masyarakat.
  • Keengganan pemerintah merespons tuntutan massa berisiko menurunkan kepercayaan politik serta memicu eskalasi gejolak sosial yang lebih besar.

Suara.com - Kombinasi mandeknya fungsi pengawasan parlemen dan tindakan represif aparat dalam meredam gelombang unjuk rasa pada momentum Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026, dinilai menjadi preseden buruk bagi demokrasi Indonesia. Pemerintah dinilai tengah mempertaruhkan stabilitas nasional dan berisiko memicu gelombang aksi massa yang lebih besar.

Pakar Kebijakan Publik UGM, Agustinus Subarsono, menilai tumpulnya peran DPR akibat dominasi partai koalisi pendukung penguasa membuat saluran aspirasi formal tersumbat.

Akibatnya, kekecewaan publik terhadap kebijakan pemerintah, mulai dari pemborosan APBN hingga pembiaran bencana ekologis, tidak lagi memiliki ruang kompromi selain disuarakan melalui aksi di jalanan.

"Ketika rakyat sudah tidak bisa berharap dengan lembaga formal DPR, karena sebagian besar anggota DPR berasal dari parpol koalisi Merah Putih, maka potensi demo yang semakin besar akan terulang," kata Subarsono kepada Suara.com, Kamis (29/10/2026).

Alih-alih membuka ruang dialog dan negosiasi dengan masyarakat sebagai pemilik kedaulatan, pemerintah justru dinilai memilih pola konfrontatif. Penanganan aksi di berbagai kota besar, seperti Jakarta, Bandung, hingga Yogyakarta, diwarnai dugaan tindakan kekerasan oleh aparat penegak hukum.

Pakar UGM Agustinus Subarsono. (Dok. ist)
Pakar UGM Agustinus Subarsono. (Dok. ist)

"Dari sisi demokrasi yang mencakup kebebasan bersuara dan berpendapat, apakah akan lebih baik, saya tidak yakin betul karena penanganan para demonstran 28 Oktober 2026 cenderung ke arah represif baik di Jakarta maupun di Yogyakarta," tuturnya.

Menurut dia, sikap yang dinilai alergi terhadap kritik tersebut semakin diperparah oleh kebiasaan pejabat publik melontarkan tuduhan tanpa dasar untuk mendiskreditkan gerakan masyarakat sipil.

Istana dinilai belum mampu membaca kesadaran politik warga yang menuntut perbaikan tata kelola negara.

"Pemerintah wajib mendengarkan suara rakyat, jangan asal membantah dan menuduh ditunggangi asing dan jangan menganggap demonstran sebagai musuh," tandasnya.

baca juga

Keengganan merespons lima tuntutan krusial massa secara rasional, termasuk mempertahankan alokasi anggaran untuk program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai boros, disebut berisiko menggerus tingkat kepuasan publik dan legitimasi pemerintah.

"Dari sisi politik, akan menurunkan kepercayaan politik pada penguasa, dan bisa juga akan meningkatkan tekanan politik pada DPR untuk memperjuangkan tuntutan mereka dan lebih mengawasi program pemerintah agar terhindar dari pemborosan sumber daya ekonomi," ujarnya.

Jika pemerintah terus mempertahankan pendekatan represif dan menolak menjadikan demonstrasi sebagai bahan evaluasi kebijakan, risiko benturan politik, ketidakpastian ekonomi, dan eskalasi gejolak sosial dinilai dapat semakin besar.

"Terakhir, jangan lukai batin masyarakat kalau tidak mau mengambil risiko politik, ekonomi, dan sosial yang terlalu besar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM

Pemerintah Hormati Aksi Demonstrasi Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Tangani Isu Lingkungan hingga HAM

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Kritik Matinya Hukum Tata Negara, Guru besar UGM: Runtuhkan Kekuasaan Sombong yang Dibeli Oligarki

Kritik Matinya Hukum Tata Negara, Guru besar UGM: Runtuhkan Kekuasaan Sombong yang Dibeli Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Kemendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Pengawasan Program MBG

Kemendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Pengawasan Program MBG

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Terkini

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:15 WIB

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Lebih Besar dari PDB, Hashim Sebut Rp 10.000 Triliun Ekonomi RI Tak Tercatat

Lebih Besar dari PDB, Hashim Sebut Rp 10.000 Triliun Ekonomi RI Tak Tercatat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

TVS Perkuat Lini Modern Retro Lewat Peluncuran Seri TVS Ronin Agonda

TVS Perkuat Lini Modern Retro Lewat Peluncuran Seri TVS Ronin Agonda

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:09 WIB

×