Seorang Anggota Kongres AS Berniat Bawa Senjata Api ke Kantornya, Buat Apa?

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 25 November 2020 | 15:48 WIB
Seorang Anggota Kongres AS Berniat Bawa Senjata Api ke Kantornya, Buat Apa?
Lauren Boebert, perwakilan distrik kongres ke-3 Colorado.[Twitter]

Suara.com - Seorang anggota kongres Amerika Serikat yang baru terpilih pada pemilu 2020 berniat untuk membawa senjata api ke Gedung Capitol Amerika Serikat saat pelantikan.

Menyadur The Independent, Rabu (25/11/2020) politikus dari Partai Republik, Lauren Boebert, perwakilan distrik kongres ke-3 Colorado, menanyakan tentang membawa senjatanya saat menghadiri program orientasi di Washington.

Kabar tersebut diungkapkan oleh dua pejabat kongres dari Parti Republik dan Demokrat, yang tidak ingin diungkapkan identitasnya, kepada Associated Press.

"Ini adalah diskusi pribadi dan penyelidikan tentang bagaimana aturannya (membawa senjata api)." ujar Laura Carno selaku ajudan Boebert.

Boebert memang sejak awal sudah mencuri perhatian karena ia salah satu aktivis pro-senjata dan tanpa malu-malu membawa pistol Glock yang diikatkan di pinggulnya selama kampanye.

Wanita 33 tahun tersebut juga sempat diawasi pihak berwenang atas pernyataannya yang mendukung teori konspirasi QAnon, tetapi sejak itu berusaha menjauhkan diri dari kelompok tersebut.

Donald Trump memberikan dukungan bahkan memberi julukan Boebert sebagai "pejuang" yang "tidak akan pernah tunduk pada kemapanan di Kongres".

Lauren Boebert juga merupakan salah satu aktivis pro-senjata yang masih aktif serta memiliki restoran bertema senjata.

Praktik membawa senjata diizinkan di gedung untuk anggota parlemen di bawah peraturan kongres dengan batasan tertentu. Sedangkan masyarakat dilarang membawa senjata di Capitol, mulai dari halaman hingga gedung perkantoran.

Peraturan tersebut dibuat pada tahun 1967 yang menetapkan bahwa baik undang-undang federal maupun District of Columbia melarang Anggota Kongres mana pun untuk merawat senjata api di kantornya atau di dalam wilayah Capitol.

Menurut laporan Associated Press, anggota parlemen juga tidak boleh membawa senjata ke gedung DPR dan area terdekat lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jual Masker N95 Harga Selangit, Dua Warga AS Terancam Penjara 20 Tahun

Jual Masker N95 Harga Selangit, Dua Warga AS Terancam Penjara 20 Tahun

News | Rabu, 25 November 2020 | 13:20 WIB

Ada Seorang Wanita dan Keturunan Latin Pertama di Jajaran Kabinet Joe Biden

Ada Seorang Wanita dan Keturunan Latin Pertama di Jajaran Kabinet Joe Biden

News | Rabu, 25 November 2020 | 10:08 WIB

Sebuah Monolith Asing Ditemukan di AS, Warganet: Itu Tempat Nge-charge

Sebuah Monolith Asing Ditemukan di AS, Warganet: Itu Tempat Nge-charge

News | Rabu, 25 November 2020 | 09:12 WIB

Terkini

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB