facebook

Mentan : Kementan Layani Masyarakat dengan Maksimal sebagai Lembaga Negara

Fabiola Febrinastri
Mentan : Kementan Layani Masyarakat dengan Maksimal sebagai Lembaga Negara
Mentan, Syahrul Yasin Limpo, saat menerima penghargaan Pelayanan Publik Terbaik untuk IQFAST. (Dok : Kementan)

Kementan menepati posisi pertama dengan nilai yang cukup tinggi.

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) telah melakukan pelayanan maksimal di dalam memerankan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai lembaga negara yang melayani publik. Hal ini dikemukakan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, saat menerima penghargaan Pelayanan Publik Terbaik untuk Inovasi Indonesia Quarantine Full Automation System (IQFAST), yang diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), dalam penganugrahan Top Inovasi Pelayanan Publik 2020, Jakarta, Rabu (25/11/2020).

"Penghargaan ini menunjukan bahwa Kementan telah melakukan pelayanan maksimal didalam memerankan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai lembaga negara yang melayani publik," ujarnya.

Mentan, Syahrul Yasin Limpo, saat menerima penghargaan Pelayanan Publik Terbaik untuk IQFAST. (Dok : Kementan)
Mentan, Syahrul Yasin Limpo, saat menerima penghargaan Pelayanan Publik Terbaik untuk IQFAST. (Dok : Kementan)

Menurut Syahrul, sejauh ini pihaknya terus membuka masukan dan akses perbaikan pelayanan dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Negara dan rakyat harus sama-sama menguatakan sinergitasnya di dalam proses pembangunan Indonesia ke depan.

"Saya kira ada beberapa hal yang terakumulasi disitu. Pertama, kita harus makin transparan untuk mengakomodir seluruh kepentingan pelayanan rakyat, kemudian kita harus membuka ruang partisipasi untuk membangun sinergi antara rakyat dan negara," katanya.

Baca Juga: Kementan Ungkap Strategi Lawan Resistensi Antimikroba di Hewan Ternak

Sebelumnya, Kementan juga dianugerahi sebagai kementerian terbaik peringkat 1, dalam mengelola informasi dan komunikasi publik. Ketetapan ini diberikan Komisi Informasi Publik (KIP), setelah melalui serangkaian proses penelitian panjang sekaligus monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik tahun 2020.

Kementan menepati posisi pertama dengan nilai yang cukup tinggi, yakni sebesar 97,99.

Pemberian penghargaan kepada Kementan merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik.

Predikat Badan Publik Informatif merupakan klaster tertinggi pada hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik, diikuti 348 badan publik, yang terdiri dari kementerian, pemerintah provinsi, badan usaha milik negara, lembaga non struktural, perguruan tinggi, lembaga pemerintah non kementerian dan terakhir partai politik.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri menyampaikan terimaksih atas perhatian semua pihak terhadap kinerja selurih jajaran Kementan. Ke depan, kata Kuntoro, pihaknya akan lebih meningkatkan lagi komunikasi antar lembaga negara dan kementerian lain.

Baca Juga: Cegah Resistensi Antimikroba pada Hewan Ternak, Ini Strategi Kementan

Mentan, Syahrul Yasin Limpo, saat menerima penghargaan Pelayanan Publik Terbaik untuk IQFAST. (Dok : Kementan)
Mentan, Syahrul Yasin Limpo, saat menerima penghargaan Pelayanan Publik Terbaik untuk IQFAST. (Dok : Kementan)

"Saya menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Semoga ke depan, kami bisa bekerja lebih baik dan mampu mengkomunikasikan semua program di Kementan dengan lebih cepat dan efektif," tutupnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar