Ketum PA 212: Satu Baliho Loe Turunin, Seribu Bendera Gue Kibarin!

Reza Gunadha | Hadi Mulyono | Suara.com

Jum'at, 27 November 2020 | 12:41 WIB
Ketum PA 212: Satu Baliho Loe Turunin, Seribu Bendera Gue Kibarin!
Refly Harun bersama Slamet Maarif. (YouTube/Refly Harun)

Suara.com - Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif menuding ada skenario besar di balik penurunan baliho Habib Rizieq Shihab.

Skenario tersebut, kata Slamet, untuk mengadu domba TNI dan FPI agar hubungan yang sudah terjalin erat berubah menjadi renggang.

"Kami mengimbau kepada kawan-kawan FPI jangan terprovokasi, kita melihat ada skenario besar yang sedang dijalankan untuk mengadu domba antara umat Islam dan TNI yang selama ini (akur), bahkan sejak perjuangan dulu bersama-sama," ucap Slamet di kanal YouTube Refly Harun, Rabu (25/11/2020).

Ketika ditanya Refly siapa yang mengadu domba, Slamet tidak bisa menjawabnya dengan tegas.

Refly Harun bersama Slamet Maarif. (YouTube/Refly Harun)
Refly Harun bersama Slamet Maarif. (YouTube/Refly Harun)

"Tugas Bang Refly lah untuk mencari itu semua," kata Slamet dengan tertawa.

Slamet mengaku prihatin dengan penurunan baliho Habib Rizieq tersebut. Pasalnya, ia menilai TNI melakukan sesuatu yang tidak pada tempatnya.

"Tugas TNI bukan menakutkan rakyat dan dari dulu kita sendiri FPI itu, kawan-kawan FPI dan TNI selalu kerja sama di lapangan. Dari tsunami Aceh, berbagai bencana," ungkapnya.

Lebih dari itu, ia sangat menyayangkan terhadap penurunan baliho, karena marwah TNI dipertaruhkan ketika itu.

"Setiap tahun itu baliho terpasang, udah 22 tahun, satpol PP udah biasa nurunin, nggak pernah ada benturan sama FPI," kata dia.

Selain itu, Slamet menegaskan jika baliho Habib Rizieq diturunkan, maka pihaknya akan membalas dengan yang lebih besa.

"Satu baliho loe turunin, seribu bendera gue kibarin!" tegasnya.

Sebelumnya, Slamet menguraikan berbagai pandangan dalam melihat situasi politik di Indonesia sejak tahun 2016, saat aksi 212 di Jakarta pecah.

Slamet mengatakan, pihaknya memang ngotot ingin mengadakan reuni dengan berbagai alasan.

Pertama, peristiwa 212 itu dipandang sebagai anugerah besar dari Allah Swt untuk umat Islam Indonesia.

"Di mana saat 212 itu Allah menyatukan umat manusia yang berbeda bendera, berbeda mazhab, berbeda ormas, bahkan berbeda agama ketika itu," ujar Slamet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menantu Ungkap Kondisi Habib Rizieq Siang Ini

Menantu Ungkap Kondisi Habib Rizieq Siang Ini

Jakarta | Jum'at, 27 November 2020 | 12:19 WIB

Kapitra Ampera Sebut Jangan Asal Klaim Keturunan Nabi, Ngomongin Siapa?

Kapitra Ampera Sebut Jangan Asal Klaim Keturunan Nabi, Ngomongin Siapa?

Riau | Jum'at, 27 November 2020 | 12:17 WIB

Ditangkap Polisi, Ini Sosok Ketua FPI Posting Foto Megawati Gendong Jokowi

Ditangkap Polisi, Ini Sosok Ketua FPI Posting Foto Megawati Gendong Jokowi

Sumut | Jum'at, 27 November 2020 | 11:48 WIB

Sambangi RS Ummi, Haikal Hassan Ungkap Kondisi Terkini Habib Rizieq Shihab

Sambangi RS Ummi, Haikal Hassan Ungkap Kondisi Terkini Habib Rizieq Shihab

Riau | Jum'at, 27 November 2020 | 11:42 WIB

Belum Panggil Habib Rizieq soal Dugaan Pelanggaran Prokes, Ini Kata Polisi

Belum Panggil Habib Rizieq soal Dugaan Pelanggaran Prokes, Ini Kata Polisi

Jakarta | Jum'at, 27 November 2020 | 11:35 WIB

Dirayu Bima Arya, Habib Rizieq Mau Tes Covid-19

Dirayu Bima Arya, Habib Rizieq Mau Tes Covid-19

Jabar | Jum'at, 27 November 2020 | 11:04 WIB

Sebut FPI Kebakaran Jenggot, Teddy PKPI: Jadi Ingat Cerita Kentut di Angkot

Sebut FPI Kebakaran Jenggot, Teddy PKPI: Jadi Ingat Cerita Kentut di Angkot

News | Jum'at, 27 November 2020 | 11:13 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB