Misteri Tugu Logam, Pilot: Benda Paling Aneh yang Pernah Saya Lihat

Siswanto | BBC | Suara.com

Jum'at, 27 November 2020 | 14:24 WIB
Misteri Tugu Logam, Pilot: Benda Paling Aneh yang Pernah Saya Lihat
BBC

Suara.com - Sebuah tugu logam ditemukan di gurun pasir Utah, Amerika Serikat, oleh awak helikopter yang tengah mengitari daerah itu.

Temuan itu membuat pejabat daerah setempat bingung.

Para petugas penjaga satwa liar melihat benda "tak biasa" itu saat tengah menghitung kambing ketika terbang di kawasan terpencil di tenggara AS itu.

Mereka mengatakan struktur logam itu dipasang di antara tebing batu merah.

Tak ada indikasi siapa yang memasang monolit setinggi sekitar 3,6 meter itu.

Dalam wawancara dengan saluran televisi setempat KSLTV, pilot helikopter, Bret Hutchings, mengatakan "benda itu yang paling aneh yang pernah saya lihat selama pengalaman terbang bertahun-tahun".

Hutchings mengatakan seorang pakar biologi yang tengah menghitung kambing bertanduk dari helikopter merupakan orang pertama yang melihat monolit itu dari helikopter.

"Dia langsung bilang, sebentar, sebentar ... coba balik, coba balik, dan saya tanya kenapa, dan dia bilang, 'ada benda besar, harus kita lihat'," kata Hutchings.

Hutchings berspekulasi tugu itu mungkin dipasang "sejumlah seniman aliran baru" atau penggemar film 2001: A Space Odyssey, karya sutradara Stanley Kubrick yang dirilis pada 1968 silam.

Tugu hitam yang dipasang oleh makhluk luar angkasa, termasuk bagian dalam film tersebut yang didasarkan pada novel Arthur C Clarke.

Badan keamanan publik Utah menerbitkan foto benda itu minggu lalu.

Lembaga tersebut mengatakan pemerintah negara bagian akan menentukan apakah mereka "perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut atau tidak".

"Merupakan tindakan ilegal untuk memasang struktur atau instalasi seni tanpa izin di tanah umum, dari planet manapun Anda berasal," kata badan itu.

Namun badan itu tidak mengungkap lokasi persisnya monolit itu karena khawatir ada yang ingin mencari dan "tersesat".

Kambing bertanduk yang dihitung petugas banyak ditemukan di Utah selatan.

Sejauh ini belum ada yang mengaku memasang struktur itu.

Untuk mencari informasi, petugas patroli jalan raya Utah mengunggah tulisan di Instagram, "Ingin tahu, ini apa ya? Ada yang tahu?"

Sebagian pengamat mengatakan monolit itu adalah instalasi yang dibuat oleh pematung. Ada juga yang mengatakan, monolit itu karya seniman minimalis, John McCracken, yang telah meninggal.

https://twitter.com/TheArtNewspaper/status/1331041750811635712


Namun sejumlah orang di Twitter mengaitkan dengan makhluk luar angkasa.

https://twitter.com/Tinu/status/1331142164429103111


https://twitter.com/Eveial/status/1331122899588161537


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:11 WIB

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:06 WIB

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:02 WIB