Massa Berpeci Kepung Rumah Mahfud MD, Kini Dijaga Banser, FPI No Comment

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 02 Desember 2020 | 10:06 WIB
Massa Berpeci Kepung Rumah Mahfud MD, Kini Dijaga Banser, FPI No Comment
Ilustrasi Mahfud MD. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Ratusan massa berpeci putih mendatangi kediaman Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Jawa Tengah, Selasa (1/12/2020).

Sebelum tiba di kediaman Mahfud, ratusan massa sempat menggelar aksi demo di Polres Pamekasan.

Mereka menuntut agar Imam Besar FPI Rizieq Shihab tak diamankan oleh kepolisian.

Usai menggelar aksi, massa mendatangi kediaman yang dihuni oleh ibunda Mahfud MD itu sekitar pukul 13.45 WIB.

Di depan kediaman Mahfud, massa berusaha merangsek masuk ke dalam rumah. Mereka mendesak agar penghuni rumah tersebut keluar.

Bahkan, ada pula massa yang mendorong pagar rumah yang terkunci tersebut.

"Mahfud! Mahfud!" teriak massa.

Tangkap layar video rumah Menko Polhukam Mahfud MD di Madura digeruduk massa berpeci putih. (istimewa)
Tangkap layar video rumah Menko Polhukam Mahfud MD di Madura digeruduk massa berpeci putih. (istimewa)

Sementara itu, Mahfud MD saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian penggerudukan rumahnya di Pamekasan pada Selasa (1/12/2020). Ia memastikan kalau ibunda dalam kondisi aman.

"(Ibu) aman," kata Mahfud saat dihubungi.

baca juga

Mengenai situasi penggerebekan, Mahfud hanya menjawab secara singkat. Ia menyatakan sudah ada yang mengaturnya.

"Sudah ada yang urus," ujarnya.

Melalui akun Twitter miliknya @mohmahfudmd, Mahfud MD mencurahkan kekesalannya lantaran kediaman sang ibu menjadi target massa.

Selama ini, Mahfud MD selalu berusaha menahan diri ketika diserang banyak pihak.

Curhat Mahfud MD usai rumahnya di Pamekasan dikepung (Twitter/mohmahfudmd)
Curhat Mahfud MD usai rumahnya di Pamekasan dikepung (Twitter/mohmahfudmd)

Hal tersebut lantaran ada tanggung jawab yang ia kini pegang yakni sebagai Menko Polhukam.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu tak ingin dicap sebagai seorang yang egois dan menyalahgunakan wewenangnya.

"Saya selalu berusaha menghindar untuk menindak orang yang menyerang pribadi saya karena khawatir egois dan sewenang-wenang karena saya punya jabatan. Saya siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya," ungkapnya.

Namun, kali ini penggerudukan tersebut justru dilakukan terhadap ibunya, bukan dirinya sebagai Menko Polhukam.

"Kali ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu Menko Polhukam," kata Mahfud.

Dijaga Banser

Usai aksi pengepungan kediaman Mahfud MD di Pamekasan, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) diterjunkan untuk menjaga kediaman Mahfud.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas telah menginstruksikan anggota Banser untuk menjaga rumah orang tua Mahfud MD untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, seperti kejadian pengepungan oleh ratusan orang pada Selasa (1/12/2020) siang.

Pihaknya memiliki kewajiban melakukan pengamanan karena Mahfud MD adalah salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang sudah semestinya dijaga dari berbagai ancaman.

"Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab utama seluruh kader Banser untuk melindungi para kiai, dan juga tokoh-tokoh NU dari ancaman atau gangguan yang datang. Dengan demikian tanpa diminta pun kita pasti akan beri perlindungan," kata Gus Yaqut.

Penjagaan Banser di rumah di daerah Bugih, Pamekasan, yang kini sehari-hari ditinggali ibunda Mahfud MD itu akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar dinilai aman.

Untuk pengamanan, kata Gus Yaqut, pihaknya menerjunkan anggota Banser dari wilayah Pamekasan dan sekitarnya.

FPI No Comment

Sementara itu, Juru Bicara FPI Slamet Maarif enggan berkomentar terkait aksi pengepungan terhadap kediaman Mahfud MD di Pamekasan.

"(Kalau itu) no comment," kata Slamet.

Begitu pun ketika ditanya apakah massa yang melakukan penggerudukan berasal dari FPI atau PA 212, Slamet mengaku tak mengetahuinya.

"Saya tidak tahu itu," singkatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata yang Menggeruduk Rumah Ibunda Mahfud MD Fans Berat Rizieq Shihab

Ternyata yang Menggeruduk Rumah Ibunda Mahfud MD Fans Berat Rizieq Shihab

Jatim | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:30 WIB

Jaga Rumah Mahfud MD Usai Dikepung Massa, Banser: Tugas Kami Lindungi Kiai!

Jaga Rumah Mahfud MD Usai Dikepung Massa, Banser: Tugas Kami Lindungi Kiai!

Jatim | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:27 WIB

Warga di Pamekasan Protes Habib Rizieq Diperiksa, Nikita Mirzani: Konyol!

Warga di Pamekasan Protes Habib Rizieq Diperiksa, Nikita Mirzani: Konyol!

Entertainment | Rabu, 02 Desember 2020 | 09:23 WIB

Terkini

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 20:38 WIB

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:37 WIB

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 20:30 WIB

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!

Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:14 WIB

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:11 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional

Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:10 WIB

Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!

Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!

Bri | Senin, 27 Juli 2026 | 20:08 WIB

Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya

Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:02 WIB

×