Longsor di Alaska, Enam Warga Amerika Hilang

Bangun Santoso

Kamis, 03 Desember 2020 | 12:49 WIB
Longsor di Alaska, Enam Warga Amerika Hilang
Ilustrasi tanah longsor [Shutterstock]

Suara.com - Enam orang hilang di Haines, Alaska, Rabu (2/12) setelah hujan lebat memicu tanah longsor yang menghancurkan empat rumah di pegunungan tenggara.

Tanah longsor menutupi daerah itu dengan lumpur, pohon dan puing setinggi 9 kaki, kata seorang polisi negara bagian Alaska dalam sebuah pernyataan tertulis.

Pasukan dan polisi mengevakuasi penduduk dengan perahu tetapi pencarian orang yang hilang ditunda Rabu malam "karena tanah bergemuruh yang tidak stabil," kata pasukan itu.

Helikopter Garda Nasional akan menerbangkan tim penyelamat, anjing pelacak dan petugas medis dari Juneau pada Kamis untuk melanjutkan upaya setelah turbulensi parah mencegahnya terbang pada Rabu.

Juga membantu dalam pencarian dan evakuasi adalah Penjaga Pantai AS, yang mengatakan pihaknya mengirim awak helikopter dan kapal ke Haines, dan memiliki dua pemotong yang disiapkan untuk diluncurkan.

Pemerintah Borough Haines, rumah bagi sekitar 2.500 orang, telah mengeluarkan deklarasi darurat untuk badai yang dimulai pada hari Senin.

Hujan diperkirakan akan terus berlanjut, dan kondisi tanah tidak stabil. Potensi tambahan aliran puing dan tanah longsor selama 24 jam ke depan tinggi, kata pernyataan pemerintah borough.

Haines berada di ujung utara Alaska Inside Passage, tujuan kapal pesiar musim panas yang populer.

Tanah longsor, banjir dan angin kencang dari badai merusak bagian lain Alaska tenggara, para pejabat dan berita lokal melaporkan.

baca juga

Badai tersebut membuat beberapa rekor curah hujan satu hari, termasuk 4 hingga 5 inci di Juneau, 5,37 inci di Skagway dan 9,75 inci di desa nelayan kecil Pelican, menurut angka awal Layanan Cuaca Nasional.

Peringatan banjir bandang tetap berlaku untuk Haines dan wilayah lainnya, dan kondisi berbahaya terus berlanjut di seluruh Alaska tenggara, kata Dinas Cuaca Nasional dalam sebuah pernyataan.

Warga diminta untuk menghindari berada di luar di daerah hutan dan di sekitar pohon dan cabang, kata layanan cuaca. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Longsor di Jalan Penghubung Pontianak - Putussibau, Pengendara Khawatir

Longsor di Jalan Penghubung Pontianak - Putussibau, Pengendara Khawatir

Kalbar | Kamis, 26 November 2020 | 17:19 WIB

Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan di Bukit Matok Kembali Bisa Dilalui

Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan di Bukit Matok Kembali Bisa Dilalui

Kalbar | Senin, 23 November 2020 | 16:53 WIB

Tanah Longsor di Bukit Matok Melawi, Akses Jalan Menuju Sintang Terputus

Tanah Longsor di Bukit Matok Melawi, Akses Jalan Menuju Sintang Terputus

Kalbar | Senin, 23 November 2020 | 10:04 WIB

Longor di Jembatan Bah Hilang Simalungun, Petugas Buka-Tutup Jalan

Longor di Jembatan Bah Hilang Simalungun, Petugas Buka-Tutup Jalan

Sumut | Minggu, 22 November 2020 | 11:40 WIB

Jarang Terjadi, Pesawat Tabrak Beruang saat Mendarat

Jarang Terjadi, Pesawat Tabrak Beruang saat Mendarat

News | Selasa, 17 November 2020 | 15:34 WIB

Sedang Tidur Pulas, Satu Keluarga Hilang Tertimbun Tanah Longsor

Sedang Tidur Pulas, Satu Keluarga Hilang Tertimbun Tanah Longsor

Jawa Tengah | Selasa, 17 November 2020 | 12:52 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×