Cakada Didominasi Pengusaha: Daripada Jadi Donatur Terus, Mendingan Maju

Siswanto

Jum'at, 04 Desember 2020 | 17:15 WIB
Cakada Didominasi Pengusaha: Daripada Jadi Donatur Terus, Mendingan Maju
Ilustrasi Pilkada. (Antara)

Suara.com - KPK mengungkapkan para pengusaha mendominasi sebagai calon kepala daerah yang mengikuti pilkada 2020.

"Terlihat bahwa latar belakang profesi calon kepala daerah pada setiap periode didominasi pengusaha atau swasta lainnya," kata Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Pilkada 2020 oleh 665 calon kepala daerah dari pengusaha atau swasta lainnya, 555 calon kepala daerah dari birokrat serta 256 calon dari anggota legislatif.

Menurut Pahala, dominasi calon kepala daerah dari pengusaha atau profesi swasta lainnya juga tidak terlepas dari kemampuan finansialnya yang lebih baik dibandingkan dengan calon dengan latar belakang legislatif maupun birokrasi.

"Calon kepala daerah petahana sekarang menyebut dirinya sebagai birokrat padahal 5 tahun lalu saat masuk kepala daerah, dia aslinya pengusaha dan tetap melanjutkan usahanya karena tidak ada aturan yang menyatakan ketika menjadi kepala daerah harus mundur sebagai pengusaha, jadi pengusaha ini terus mendominasi," tambah Pahala.

Sehingga pada 2020 juga terjadi kenaikan keikutsertaan calon kepala daerah dengan latar belakang birokrat.

"Pengusaha sekarang juga lebih sederhana, kalau saya ke daerah bertemu dengan asosiasi usaha mereka menyampaikan 'Daripada jadi donatur, saya maju saja jadi pengusaha pak karena kalau kabupaten kan biayanya cuma Rp20-30 miliar itu saya juga punya uang segitu', itu kenapa tren pengusaha berlanjut karena akumulasi dari pilkada 2015," kata Pahala.

Pahala mengungkapkan KPK pernah menemukan kasus ketika pengusaha yang memenangkan pilkada maka usahanya diambil alih oleh keluarga atau orang-orang terdekat sang kepala daerah.

"Jadi kalau 'bidding' pengadaan di kabupaten orang agak segan karena punya pak bupati misalnya. Selama regulasi benturan kepentingan tidak ada maka di lapangan pengusaha lain akan sunkan terhadap perusahaan milik si kepala daerah," tambah Pahala.

baca juga

Kasus lain yang ditemukan KPK adalah pasangan kepala daerah dan wakilnya sama-sama pengusaha akan lambat menyesuaikan diri dengan aturan birokrasi.

calon kepala daerah dengan latar belakang pengusaha/swasta lain memiliki rata-rata harta kekayaan Rp13,3 miliar sedangkan calon dengan latar belakang birokrat mencatatkan rata-rata harta kekayaan sebesar Rp8,7 miliar.

Selanjutnya calon dengan latar belakang anggota legislatif memiliki harta rata-rata Rp8,1 miliar.

Bila dilihat lebih spesifik terkait kepemilikan harta kas/setara kas pada periode pencalonan, rata-rata calon kepala daerah dengan latar belakang pengusaha/swasta mencatatkan kepemilikan harta kas sebesar Rp1,8 miliar atau 50 persen lebih tinggi dibandingkan calon birokrat yang mencatatkan kepemilikan harta kas sebesar Rp1,2 miliar.

Sementara calon kepala daerah dengan latar belakang anggota legislatif hanya mencatatkan kepemilikan harta kas sebesar Rp488 Juta.

Data lain yang ditunjukkan KPK adalah calon kepala daerah dengan berbagai latar belakang profesi akan cenderung memilih wakil dengan latar belakang pengusaha/swasta lainnya sedangkan pasangan sesama birokrat didominasi oleh pasangan petahana yang kembali mencalonkan diri dengan pasangan di periode pertama.

Pilkada 2020 yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 diselenggarakan di 270 daerah dengan rincian 9 provinsi dan 261 kabupaten/kota di Indonesia.

Pilkada itu diikuti oleh 1.476 cakada atau 738 pasangan calon yang terdiri atas 25 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, 612 calon bupati dan wakil bupati, serta 101 pasangan calon wali kota dan wakil walikota. Dari 1.476 cakada tersebut, 332 orang di antaranya adalah petahana. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Gasak Yamaha R25 Saat Korban Tidur, Residivis di Pringsewu Ditembak di Kedua Kaki

Gasak Yamaha R25 Saat Korban Tidur, Residivis di Pringsewu Ditembak di Kedua Kaki

Lampung | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Gus Ipul Laporkan Kinerja Dua Tahun Kemensos dalam Sidang Kabinet di Istana

Gus Ipul Laporkan Kinerja Dua Tahun Kemensos dalam Sidang Kabinet di Istana

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:27 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:20 WIB

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar

Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Review Clayface: Tragedi Kelam sang Aktor Gotham dalam Teror Body Horror!

Review Clayface: Tragedi Kelam sang Aktor Gotham dalam Teror Body Horror!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Sejarah Baru Calvin Verdonk di Liga Champions Berakhir Pahit, Lille Dihajar Galatasaray

Sejarah Baru Calvin Verdonk di Liga Champions Berakhir Pahit, Lille Dihajar Galatasaray

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:02 WIB

×