Sambil Menangis, Ustaz Maaher: Jangan Musuhi, Tolong Rangkul Saya

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 07 Desember 2020 | 14:25 WIB
Sambil Menangis, Ustaz Maaher: Jangan Musuhi, Tolong Rangkul Saya
Ustaz Maaher At-Thuwailibi (Kolase Foto/Twitter/@ustadzmaaher_real/Istimewa)

Suara.com - Penceramah Ustaz Maaher At-Thuwailibi atau Soni Eranata meminta kepada publik untuk tidak memusuhinya seusai ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik.

Maaher mengaku terkejut telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penghinaan terhadap kyai Nahdlatul Ulama (NU) Habib Luthfi bin Yahya.

Ia mengaku mengalami syok setelah ditangkap polisi di kediamannya pada Kamis (3/12/2020) sekitar pukul 04.00 WIB.

"Beberapa kali saya berurusan dengan polisi tapi baru kali ini saya ditahan. Saya terkejut, syok sekali," kata Maaher dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Senin (7/12/2020).

Maaher menyadari, kini ia telah dilabeli sebagai seorang ustaz kasar.

Meski demikian, ia meminta agar masyarakat tidak memusuhinya. Sebaliknya, ia meminta agar masyarakat mau merangkulnya dan berusaha menenangkannya disaat dirinya mengalami syok.

"Kalau saya dianggap ustaz nakal, rangkul lah saya. Jangan anggap saya sebagai musuh," tuturnya.

Maaher mengaku tak menyangka komentarnya di Twitter terhadap seorang warganet sembari mengunggah foto Habib Luthfi justru mengantarkannya ke penjara.

Ia mengaku tak bermaksud menghina Habib Luthfi. Sebaliknya, justru ia sangat menghormati dan mencintai Habib Luthfi yang merupakan keturunan Nabi Muhammad.

"Saya ingin meminta maaf dan mencium tangan beliau. Karena beliau bukan sekadar ulama, zuriyat nabi," ungkap Maaher sambil menangis.

Penceramah yang sempat berseteru dengan artis Nikita Mirzani itu mengaku hendak menabung untuk terbang ke Pekalongan, Jawa Tengah bersama keluarga mendatangi kediaman Habib Luthfi.

Ia berencana menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan mengungkapkan isi hatinya. Namun, ia keburu ditangkap polisi.

"Saya ingin sampaikan isi hati saya, saya enggak membenci beliau. Cuma komentar saya disalahpahami oleh orang-orang, kemudian digiring ke opini lain dalam tanda kutip saya menghina Habib Luthfi," tuturnya.

'Cantik Pakai Jilbab'

Melalui akun Twitter miliknya @ustadzmaaher_, Maaher mengunggah foto Habib Luthfi dalam balutan sorban berwarna putih.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pinta Ustaz Maaher Sambil Nangis: Hukum Secara Proporsional dan Profesional

Pinta Ustaz Maaher Sambil Nangis: Hukum Secara Proporsional dan Profesional

Banten | Senin, 07 Desember 2020 | 13:38 WIB

Ustaz Maaher Sering Urusan dengan Polisi, Syok Baru Ditangkap dan Ditahan

Ustaz Maaher Sering Urusan dengan Polisi, Syok Baru Ditangkap dan Ditahan

Jakarta | Senin, 07 Desember 2020 | 12:22 WIB

Ustaz Maaher Niat Minta Maaf ke Habib Luthfi, Tapi Keburu Ditangkap Polisi

Ustaz Maaher Niat Minta Maaf ke Habib Luthfi, Tapi Keburu Ditangkap Polisi

Banten | Senin, 07 Desember 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB