Dubes Inggris: Pandemi Memperburuk Ancaman Bagi Kebebasan Pers

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 11 Desember 2020 | 21:56 WIB
Dubes Inggris: Pandemi Memperburuk Ancaman Bagi Kebebasan Pers
Memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins mengatakan, bahwa kebebasan pers sangat penting. Ia bukan hanya komponen esensial dari sebuah demokrasi, namun merupakan dasar kemakmuran ekonomi dan pembangunan sosial.

"Ketika kita semua bisa berdebat gagasan tanpa takut akan adanya ancaman, kita bisa melihat kreativitas dan orisinalitas dari seluruh masyarakat," kata Owen dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (11/12/2020).

Owen mengatakan, dengan terjadinya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia dinilainya telah mengancam kebebasan pers.

"Covid-19 telah memperburuk ancaman yang ada terhadap media bebas dan independen di seluruh dunia, dan hal ini sudah mengkhawatirkan," ujarnya.

Untuk itu, Owen mengajak, seluruh insan media di seluruh dunia untuk menentang upaya yang dilakukan oleh negara manapun yang mengambil untung situasi pandemi untuk membatasi kebebasan pers.

"Kita harus menentang semua upaya, oleh negara manapun, untuk menggunakan pandemi ini sebagai alasan untuk membatasi kebebasan pers, membungkam perdebatan, menyalahgunakan jurnalis, atau menyebarkan informasi yang salah," tuturnya.

Adapun kebebasan pers ini merupakan hal yang utama diprioritaskan oleh pemerintah Inggris. Hal itu pula menjadi salah satu yang dikampanyekan melalui Webinar dengan tema "Media dan Covid-19: Catatan Akhir Tahun 2020".

Webinar itu diadakan oleh Kedutaan Besar Inggris bersama BBC Media Action dan Dewan Pers. Dalam acara tersebut menghadirkan pembicara dari perwakilan pemerintah, jurnalis senior dan Dewan Pers.

Inisiatif utama kebebasan pers yang dilakukan pemerintah Inggris antara lain; Inggris telah berkomitmen 3 juta Pound Sterling untuk Global Media Defense Fund, yang didirikannya bekerjasama dengan UNESCO.

baca juga

Inggris adalah salah satu pemimpin dari Global Media Freedom Coalition. Inggris bekerjasama dengan Kanada untuk mendukung pembentukan Panel Tingkat Tinggi Ahli Hukum tentang Kebebasan Media.

Inggris juga telah membentuk Komite Nasional untuk Keamanan Jurnalis. Selain itu, Inggris bekerja dengan mitra di seluruh dunia untuk mendukung kebebasan pers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Deklarasi Republik West Papua, Kemenlu Panggil Dubes Inggris

Ada Deklarasi Republik West Papua, Kemenlu Panggil Dubes Inggris

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 20:56 WIB

MPR Minta Menlu Retno Panggil Dubes Inggris Soal Benny Wenda

MPR Minta Menlu Retno Panggil Dubes Inggris Soal Benny Wenda

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 18:01 WIB

Mau ke Inggris Tapi Rumit Urus Visa? Begini Tips dari Dubes Inggris

Mau ke Inggris Tapi Rumit Urus Visa? Begini Tips dari Dubes Inggris

Lifestyle | Sabtu, 16 Maret 2019 | 14:37 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×