Gus Sahal: Propaganda Munarman FPI Sesat dan Penuh Kebohongan

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Sabtu, 12 Desember 2020 | 10:18 WIB
Gus Sahal: Propaganda Munarman FPI Sesat dan Penuh Kebohongan
Akhmad Sahal atau Gus Sahal dalam Video YouTube Cokro TV (YouTube/CokroTV).

Suara.com - Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal atau Gus Sahal, kembali menyerukan penolakan terhadap propaganda Front Pembela Islam (FPI).

Pasalnya, menurut Gus Sahal propaganda FPI penuh dengan kebohongan, dengan tujuan menyesatkan opini publik.

Pernyataan tersebut diutarakan Gus Sahal lewat sebuah video yang diunggah dalam Saluran YouTube Cokro TV, Jumat (11/12/2020).

Gus Sahal menyoroti FPI dan Habib Rizieq yang belakangan dirasa olehnya menyebar propaganda bahwa mereka pihak cinta damai.

"Habib Rizieq dan pendukungnya belakangan ini gencar menyebarkan propaganda bahwa mereka pihak yang cinta damai tetapi dibantai aparat yang zalim, lalu 6 anggota FPI yang tewas dipuja puja mati syahid," ujar Gus Sahal seperti dikutip Suara.com.

Habib Rizieq dan Laskar FPI ditembak mati polisi
Habib Rizieq dan Laskar FPI ditembak mati polisi

Terlepas dari kesimpangsiuran informasi bentrok di Tol Jakarta - Cikampek km 50, Gus Sahal menekankan propaganda Munarman dan FPI lebih baik ditolak.

Sebab, Gus Sahal menilai propaganda mereka hanya omong kosong belaka. Selain itu, FPI disebut olehnya sering menyesatkan opini masyarakat.

Dalam hal ini, Gus Sahal menyorot FPI yang mengaku cinta damai dan tidak dibekali dengan senjata sama sekali.

"Lepas dari semua itu, propaganda FPI yang digaungkan Munarman CS harus kita tolak karena isinya penuh kebohongan dan penyesatan opini publik. Misal FPI cinta damai, omong kosong. Rekam jejak FPI justru justru penuh dengan kekerasan dan kebencian," terang Gus Sahal.

"FPI gak pernah bersenjata? Halo... Banyak sekali foto menunjukkan betapa bangganya FPI pamer senjata," sambungnya.

Lebih lanjut, Gus Sahal menengok sejarah FPI yang disebutnya pernah membantai sekelompok ormas dan mendukung ISIS.

"Belum lagi fakta jaringan terorisme banyak yang berafisliasi dengan FPI. Warga Ahmadiah pernah dibunuh dan dibantai FPI. Selain itu Habib Rizieq dan FPI menyatakan pendukung ISIS. Bahkan rizieq memakai gaya penggal kepala ala ISI," tukas intelektual muda NU tersebut.

Pendukung Habib Rizieq Cinta Damai dan Tidak Dibekali Senjata?

Berseberangan dengan Gus Sahal yang mengatakan propaganda FPI soal cinta damai dan tanpa senjata hanya omong kosong belaka, Fadli Zon memiliki pendapat lain.

Fadli Zon mengecam aksi polisi menembak 6 laskar FPI dan menilainya gegabah saat menggunakan senjata. Sebab, Fadli Zon yakin pendukung Habib Rizieq cinta damai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Rizieq ke Polda, DPR: Kalau dari Awal Nggak Ada Nyawa Melayang

Habib Rizieq ke Polda, DPR: Kalau dari Awal Nggak Ada Nyawa Melayang

News | Sabtu, 12 Desember 2020 | 09:39 WIB

Habib Rizieq Sambangi Polda Metro Jaya Terkait Kasus Pelanggaran Prokes

Habib Rizieq Sambangi Polda Metro Jaya Terkait Kasus Pelanggaran Prokes

News | Sabtu, 12 Desember 2020 | 09:30 WIB

Ideologi Khilafah Jadi Alasan Pemerintah Tak Anggap FPI Ada

Ideologi Khilafah Jadi Alasan Pemerintah Tak Anggap FPI Ada

Jabar | Sabtu, 12 Desember 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB