Perludem: Ada Kemungkinan Muncul Klaster Pilkada jika Tak Ada Tracing

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 14 Desember 2020 | 16:34 WIB
Perludem: Ada Kemungkinan Muncul Klaster Pilkada jika Tak Ada Tracing
[Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati mengatakan pasca pelaksanaan pemungutan suara 9 Desember lalu, Pilkada serentak 2020 bisa jadi memunculkan klaster baru Covid-19 yakni klaster Pilkada.

Hal itu tidak terlepas dari data maraknya petugas KPPS yang ternyata positif Covid-19. Untuk mencegah terjadinya klaster Pilkada maka Khoirunnisa memandang perlu pemerintah melalui Satgas Covid-19 melakukan tracing.

"Bisa menjadi klaster pilkada jika tidak dilakukan tracing. Data Bawaslu menunjukan terdapat petugas KPPS yang terinfeksi Covid-19. Untuk itu perlu dilakukan tracing terhadap orang-orang yang berkontak erat dengan mereka. Kalau tidak dilakukan tracing bisa berpotensi menyebarkan virus," kata Khoirunnisa kepada Suara.com, Senin (14/12/2020).

Nantinya, Khoirunnisa juga meminta pemerintah transparan apabila kemudian hasil tracing mendapati banyak masyarakat yang terpapar Covid-19 usai mencoblos di TPS.

"Betul, keterbukaan data penting untuk mengetahui apakah ada penyebaran atau tidak. Karena saat bertugas, petugas KPPS tersebut berinteraksi dengan banyak orang," ujarnya.

Sebelumnya, Bawaslu RI menyampaikan hasil temuan sejumlah hal terkait pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 kemarin. Berdasarkan laporan yang diterima dari Bawaslu di daerah, diketahui salah satu temuan ialah adanya petugas KPPS yang bekerja meski dirinya positif Covid-19.

Temuan tersebut merujuk hasil pengawasan Bawaslu di 100.995 TPS dari total 290 ribu kebih TPS di seluruh Indonesia. Adapun temuan itu berdasar laporan terakhir pada pukul 13.30 WIB, Rabu (9/12/2020).

"Terdapat KPPS terpapar Covid-19 yang masih hadir di TPS. Nah ini terjadi di 1.172, tentu perlu dikonfirmasi lebih jauh situasi-situasi yang terjadi di lapangan, seberapa lama pasca covid-19 mereka tetap tugas dan lain-lain," kata Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin dalam siaran YouTube, Rabu (9/12/2020).

Selain itu, temuan lainnya ialah terkait kurangnya kelengkapan pemungutan suara saat tahapan pemungutan suara. Temuan tersebut setidaknya terjadi di 1.803 TPS.

"Kemudian tidak ada fasilitas cuci tangan di lokasi TPS. Sebagaimana ini menjadi standar protokol kesehatan yang diterapkan, itu terjadi di 1.454 TPS," kata Afifuddin.

Persoalan lainnya yang menjadi masalah juga ialah ditemukannya surat suara tertukar di 2.324 TPS. Ada pula TPS yang ternyata mengalami keterlambatan dari seharusnya sudah mulai buka pukul 07.00 WIB tetapi baru dibuka setelah lewat dari jamnya. Temuan keterlambatan itu terdapat di 5.513 TPS.

"Kemudian saksi menggunakan atribut pasangan calon masih ada di 1.487," kata Afifuddin.

Semebtara itu, sebanhak 1.727 TPS kedapatan tidak memasang DPT di sekitar TPS sebagaimana ketentuan.

"Kemudian juga ada informasi tentang daftar pasangan calon yang berisi visi misi dan program,serta biodata singkat tidak dipasang, ini di 1.983," kata Afifuddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Kasus Covid-19 di Musim Dingin, Jepang Bisa Batalkan Promosi Wisata

Waspada Kasus Covid-19 di Musim Dingin, Jepang Bisa Batalkan Promosi Wisata

Lifestyle | Senin, 14 Desember 2020 | 16:29 WIB

Kasus Corona Indonesia Melonjak! Angka Kematian Nyaris Sentuh 19 Ribu Jiwa

Kasus Corona Indonesia Melonjak! Angka Kematian Nyaris Sentuh 19 Ribu Jiwa

News | Senin, 14 Desember 2020 | 16:17 WIB

95 Persen Ampuh, CDC AS Setujui Penggunaan Vaksin Virus Corona Pfizer

95 Persen Ampuh, CDC AS Setujui Penggunaan Vaksin Virus Corona Pfizer

Health | Senin, 14 Desember 2020 | 15:34 WIB

Cegah Penularan Virus Corona, Posisi Kursi Mana yang Aman di Pesawat?

Cegah Penularan Virus Corona, Posisi Kursi Mana yang Aman di Pesawat?

Health | Senin, 14 Desember 2020 | 15:20 WIB

Terkini

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB