Jokowi Minta Pemberantasan Korupsi Diefektifkan Demi Hapus Kemiskinan

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 16 Desember 2020 | 13:03 WIB
Jokowi Minta Pemberantasan Korupsi Diefektifkan Demi Hapus Kemiskinan
Presiden Jokowi / [Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengefektifkan sistem pemberantasan praktik korupsi. Hal itu diharapkannya dapat berpengaruh baik untuk menghapus kemiskinan dan mengurangi pengangguran.

Pesan itu disampaikan oleh Jokowi saat berpidato dalam acara Hari Anti Korupsi Sedunia atau Hakordia 2020 melalui siaran telekonferensi dari Istana Negara, Rabu (16/12/2020).

"Saya berharap dengan langkah-langkah yang sistematis, yang sistemik dari hulu sampai hilir, kita bisa lebih efektif memberantas korupsi, lebih efektif memberantas kemiskinan dan mengurangi pengangguran dan menjadikan Indonesia negara maju yang kita cita-citakan," kata Jokowi yang dikutip Suara.com melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu.

Jokowi menuturkan, pemerintah berupaya untuk melakukan reformasi di sektor perizinan dan sektor layanan publik. Hal tersebut dilakukan guna memperkecil peluang terjadinya korupsi.

Adapun reformasi sektor perizinan dan pelayanan publik itu berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat.

"Sektor-sektor yang mempengaruhi ekosistem berusaha terutama pada UMKM menjadi perhatian utama pemerintah," ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga mengungkapkan kalau pemerintah berupaya keras untuk melakukan reformasi struktural secara besar-besaran. Kata dia, regulasi yang tumpang tindih dan prosedur nan rumit akan terus dipangkas dan disederhanakan dengan dukungan teknologi.

Untuk mendukung upaya itu, Jokowi menilai perlu adanya dukungan pengawasan baik secara internal maupun eksternal.

"Pengawas eksternal yang melibatkan beberapa lembaga diluar pemerintah dan juga dengan mengundang partisipasi publik untuk mengawasi kerja aparat pemerintah," ujar Jokowi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aa Gym Minta Jokowi, Ma'ruf Amin dan Puan Jadi yang Pertama Divaksin Corona

Aa Gym Minta Jokowi, Ma'ruf Amin dan Puan Jadi yang Pertama Divaksin Corona

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 12:53 WIB

Listrik di KPK Padam, Jokowi: Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Ikut Padam

Listrik di KPK Padam, Jokowi: Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Ikut Padam

Jogja | Rabu, 16 Desember 2020 | 12:44 WIB

Jokowi: Meski Listrik Padam, Pemberantasan Korupsi di KPK Jangan Padam

Jokowi: Meski Listrik Padam, Pemberantasan Korupsi di KPK Jangan Padam

Jakarta | Rabu, 16 Desember 2020 | 11:55 WIB

Listrik di KPK Mendadak Mati saat Mau Pidato, Jokowi Ngomong Begini

Listrik di KPK Mendadak Mati saat Mau Pidato, Jokowi Ngomong Begini

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 11:49 WIB

Kebingungan saat Listrik KPK Padam, Begini Ekspresi Presiden Jokowi

Kebingungan saat Listrik KPK Padam, Begini Ekspresi Presiden Jokowi

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 11:42 WIB

Listrik di KPK Mati saat Firli Sambutan, Baru Nyala Ketika Jokowi Pidato

Listrik di KPK Mati saat Firli Sambutan, Baru Nyala Ketika Jokowi Pidato

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 11:32 WIB

Jokowi: Menumbuhkan Rasa Malu Jadi Hulu Penting Pencegahan Korupsi

Jokowi: Menumbuhkan Rasa Malu Jadi Hulu Penting Pencegahan Korupsi

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 11:25 WIB

Terkini

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

×