alexametrics

Pimpinan MPR Pecat Staf Ahli Gegara Unggah Pancasila Versi Negara Wakanda

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah
Pimpinan MPR Pecat Staf Ahli Gegara Unggah Pancasila Versi Negara Wakanda
Ilustrasi gedung MPR/DPR RI. (suara.com/novian)

Ramai di media sosial tangkapan layar status Rahma melalui akun Facebook miliknya yang menuliskan "Pancasila versi Negara Wakanda"

Suara.com - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Nasdem memberhentikan staf tenaga ahli bernama Rahma Sarita. Usut punya usut, pemecatan itu akibat unggahan Rahma menyoal Pancasila.

Ramai di media sosial tangkapan layar status Rahma melalui akun Facebook miliknya yang menuliskan "Pancasila versi Negara Wakanda".

Dalam unggahannya, Rahma turut mengubah kelima sila. Ia sekaligus menyinggung perihal lambang negaranya yang berupa burung emprit.

Terkait sikap dari stafnya, Lestari tidak tinggal diam. Melalui surat 033/LM/MPRRI/XII/2020 yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal MPR RI per tanggal 13 Desember 2020, Lestari kemudian bersurat dalam rangka pemberhentian Rahma.

Baca Juga: Lorong Waktu Si Aa Dianggap Mampu Sampaikan Ideologi Pancasila ke Anak-Anak

Lestari menilai Rahma telah melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan UU Nomor 24 Tahun 2009 mengenai Lambang Negara dan tidak menjalankan kebijakan MPR dalam menjaga dan mensosialisasikan empat konsensus kebangsaan.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah perihal surat pemberhentian Rahma, Lestari membenarkannya.

"Betul," ucap Lestari saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (17/12/2020).

Adapun unggahan Rahma yang viral di media sosial berkaitan dengan Pancasila versi Negara Wakanda sebagai berikut:

Pancasila versi Negara Wakanda:

Baca Juga: Melihat Filsafat Sejarah Teologis dalam Sila Pertama Pancasila

  1. Ketuhanan yang berkebudayaan
  2. Kemanusiaan untuk golongan sendiri dan tidak beradab untuk golongan lainnya
  3. Perpecahan Wakanda
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh oligarki kekuasaan
  5. Ketidakadilan sosial bagi yang berseberangan dengan penguasa

Sementara gambar lambang burung emprit noleh ke kiri.

Komentar