Emak-emak Aniaya Balita Gegara Merusak Tanaman Hias, Videonya Bikin Geram

Dany Garjito | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 17 Desember 2020 | 14:57 WIB
Emak-emak Aniaya Balita Gegara Merusak Tanaman Hias, Videonya Bikin Geram
Video ibu-ibu amuk balita gegara bunga rusak. (Instagram/fakta.indo)

Suara.com - Video seorang ibu menganiaya anak laki-laki karena merusak tanaman hias viral di media sosial.

Aksi kekerasan seorang ibu ini dikabarkan terjadi akibat tanaman hiasnya rusak. Ia menuding bocah cilik itu sebagai pelakunya.

Rekaman video tersebut beredar, salah satunya dibagikan ulang oleh akun jejaring Instagram @fakta.indo belum lama ini. Warganet dibuat naik pitam oleh aksi emak-emak ini.

Dalam video berdurasi singkat itu, nampak pemukiman warga di mana seorang ibu berbaju merah tengah mengejar bocah.

Setelah anak laki-laki berbaju hijau itu berhenti, si ibu lantas mencengkeram tubuhnya dan melepas tutup kepala yang nampak seperti peci yang dipakai bocah itu.

Video ibu-ibu amuk balita gegara bunga rusak. (Instagram/fakta.indo)
Video ibu-ibu amuk balita gegara bunga rusak. (Instagram/fakta.indo)

Rekaman itu terlihat dipotong, dan bagian selanjutnya memperlihatkan si anak berhasil lepas dari cengkeraman si ibu.

Berdasarkan informasi yang diselipkan oleh @fakta.indo insiden ini terjadi di Palembang. Si ibu mengira bocah berumur 4 tahun itu lah yang merusak tanaman dan bunga yang ada di rumahnya.

Video ibu-ibu amuk balita gegara bunga rusak. (Instagram/fakta.indo)
Video ibu-ibu amuk balita gegara bunga rusak. (Instagram/fakta.indo)

Belakangan, orang tua dari anak laki-laki itu tak terima dan melaporkan tetangganya itu ke pihak kepolisian.

Video aksi kekerasan gara-gara bunga ini langsung mengundang beragam reaksi warganet dan ditonton lebih dari 331,1 kali.

"Segera ditangkap itu orang, tanaman bisa diganti tapi kejiwaan psikologi anak sulit sembuh dari trauma," tulis akun @pem****

"Walaupun anaknya salah, jangan sampai main fisik bu," kata @bll****

"Ga usah pukul anak-anak bu,tanamannya rusak minta ganti aja ke ortunya anak, ga usah maen pukul gitu, ga ada ortu yang nerima anaknya dipukul orang lain," imbuh @ana****

"Sini bu gua bayar taman hias lu," timpal @nco***

Lihat video selengkapnya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peluk Bunga Hadiah Nurhidayat, Penampilan Sarah Ahmad Jadi Sorotan

Peluk Bunga Hadiah Nurhidayat, Penampilan Sarah Ahmad Jadi Sorotan

Bola | Kamis, 17 Desember 2020 | 10:40 WIB

Romantis! Pacarnya Ulang Tahun, Nurhidayat Beri Kado 300 Tangkai Bunga

Romantis! Pacarnya Ulang Tahun, Nurhidayat Beri Kado 300 Tangkai Bunga

Jakarta | Rabu, 16 Desember 2020 | 16:55 WIB

Sampai Baku Hantam, Duel Emak-emak dengan Tetangga Gegara Pot Bunga Hilang

Sampai Baku Hantam, Duel Emak-emak dengan Tetangga Gegara Pot Bunga Hilang

Riau | Selasa, 15 Desember 2020 | 13:59 WIB

Terkini

Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:25 WIB

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:23 WIB

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:21 WIB

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:14 WIB

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB