Kisah Nabi Nuh

Rifan Aditya Suara.Com
Senin, 21 Desember 2020 | 11:39 WIB
Kisah Nabi Nuh
Kisah Nabi Nuh - Ilustrasi banjir besar. [Shutterstock]

Suara.com - Salah satu kisah Nabi Nuh yang paling populer ialah ketika Nabi Nuh AS menaiki kapal dan mengarungi banjir besar. Di tengah kesulitan yang ia hadapi, ada banyak hikmah yang bisa dipetik dari kisah Nabi Nuh tersebut. 

Nabi Nuh merupakan keturunan ke sembilan dari Nabi Adam. Arti 'Nuh' dalam bahasa Syria adalah 'bersyukur'. Selain itu, Nabi Nuh juga mendapatkan gelar sebagai abdussyakur dari Allah SWT. Gelar tersebut diberikan oleh Nabi Nuh karena banyak bersyukur. 

Selama hidupnya, Nabi Nuh diutus oleh Allah SWT untuk menyebarkan ajaran Islam pada umat Bani Rasi]d yang saat itu masih menyembah berhala atau patung. Saat itu, kezaliman di tengah masyarakat Bumi sedang meningkat. 

Dengan penuh kegigihan dan kesabaran, Nabi Nuh mulai berdakwah kepada umatnya. Ia mengajarkan umat Bani Rasid untuk menyembah Allah, meninggalkan maksiat, dan berbuat kebaikan. 

Meski begitu, perjuangan Nabi Nuh tak semulus yang dibayangkan. Bukannya menuruti perkataan Nabi Nuh, tapi umat Bani Rasid malah tidak percaya dengan ajaran dan peringatan yang disampaikan oleh Nabi Nuh. Mereka juga tak percaya bahwa Nabi Nuh adalah Rasul utusan Allah. 

Saat itu, pengikut Nabi Nuh tak lebih dari 80 orang dan mereka adalah orang-orang miskin juga lemah. Tapi, Nabi Nuh tak menyerah. Ia tetap berdakwah meski menemui kesulitan dan penolakan. Bahkan mereka menantang Nabi Nuh untuk mendatangkan azab yang selama ini disampaikan oleh Nabi Nuh. 

Selanjutnya, Nabi Nuh berdoa agar Allah memberikan hukuman pada orang-orang kafir tersebut. Lalu Allah lantas memerintahkan Nabi Nuh untuk membuat sebuah kapal besar untuk mengangkut pengikutnya, orang-orang beriman serta sepasang hewan. Allah mengatakan bahwa orang-orang kafir tersebtu akan ditenggelamkan oleh Allah. 

Setelah membuat kapal dan memerintahkan pengikutnya untuk naik ek kapal, air bah pun menggenangi dan menenggelamkan daratan. Nabi Nuh dan pengikutnya pun berhasil selamat dan orang-oorang kafir tersebut tenggelam termasuk istri dan anak sulung Nabi Nuh yang durhaka. 

Berikutnya, Nabi Nuh pun menepi di pegunungan Arafat. Allah SWT memerintahkan Nabi Nuh bersama umatnya untuk memulai kehidupan baru.

Baca Juga: Kisah Nabi Musa dan Raja Firaun yang Kejam

Dari kisah di atas, kita dapat mengambil pembelajaran bahwa keteguhan dan kesabaran Nabi Nuh adalah hal terpenting untuk berada di jalan Allah SWT. Makna kisah Nabi Nuh tersebut juga diketahui bahwa pembalasan akan dapat pada waktunya dan Allah akan senantiasa menyelamatkan umatnya yang beriman. 

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI