Disebut Blunder Diplomatik, PB Formula Minta Indonesia Keluar dari BoP

Vania Rossa, Novian Ardiansyah

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:59 WIB
Disebut Blunder Diplomatik, PB Formula Minta Indonesia Keluar dari BoP
Foto Donald Trump, Prabowo Subianto, dan Board of Peace (Sumber: yoursay.suara.com)
baca 10 detik
  • PB Formula meminta Presiden menarik Indonesia dari Board of Peace karena dianggap blunder diplomatik fatal.
  • Keikutsertaan ini dinilai melanggar politik bebas aktif, melemahkan dukungan terhadap Palestina oleh Indonesia.
  • Risiko lain mencakup potensi dimanfaatkan Israel dan adanya kewajiban setoran dana besar bagi Indonesia.

Suara.com - Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam (PB Formula) memandang keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) dinilai sebagai kesalahan fatal (blunder) diplomatik. Mereka meminta RI keluar dari BoP.

Hal tersebut disampaikan melalui keterangan tertulis PB Formula, yang disampaikan Ketua Umum Dedi Hermanto dan Sekretaris Jenderal Nandang Sektiyo.

PB Formula mengatakan ada risiko utamanya meliputi pelanggaran prinsip politik bebas aktif, melemahkan dukungan terhadap Palestina, potensi dimanfaatkan Israel, serta setoran dana yang dianggap memberatkan .

Dedi menyampaikan lima poin yang menjadi kesalahan dan risiko dari keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pertama, bertentangan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.

"Bergabung dengan inisiatif AS-Israel dianggap mereduksi prinsip netralitas dan tidak sejalan dengan amanat konstitusi untuk menghapus penjajahan," kata Dedi, Selasa (10/3/2026).

Kedua, mencederai kredibilitas Palestina. Dedi mengatakan posisi Indonesia sebagai pembela Palestina melemah karena bergabung dengan forum yang didominasi pendukung Israel.

"Risiko dimanfaatkan Israel," kata Dedi.

Ketiga, ada kekhawatiran BoP dijadikan alat oleh Israel untuk memperdaya Indonesia.

baca juga

Keempat, beban Finansial/TNI. Dedi mengatakan Indonesia dihadapkan pada kontroversi setoran dana yang besar (disebut mencapai Rp17 triliun) atau pengiriman pasukan yang riskan di tengah situasi konflik.

Kelima, keikutsertaan di BoP membuat kehilangan legitimasi.

"BoP dianggap mengesampingkan peran PBB dan berfokus pada kepentingan satu figur/blok, bukan perdamaian murni," kata Dedi.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, PB Formula mengimbau, mengingatkan, serta menegaskan agar Presiden Prabowo Subianto untuk segera menarik keluar Indonesia dari keanggotan di BoP.

"Dikarenakan telah mencederai dari Politik Indonesia yang bebas Aktif (Non Blok), keadilan sosial, dan mayoritas umat Islam Indonesia," kata Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Bahas Pangan, Energi, dan Idulfitri

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Bahas Pangan, Energi, dan Idulfitri

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 08:29 WIB

Profil Ulta Levenia, Dikritik Usai Paparkan 20 Poin Rencana Damai Gaza oleh BoP

Profil Ulta Levenia, Dikritik Usai Paparkan 20 Poin Rencana Damai Gaza oleh BoP

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2026 | 07:45 WIB

Resmikan 218 Jembatan, Prabowo Tunjuk Jenderal Bintang Empat Pimpin Pembangunan Hingga ke Pelosok

Resmikan 218 Jembatan, Prabowo Tunjuk Jenderal Bintang Empat Pimpin Pembangunan Hingga ke Pelosok

News | Senin, 09 Maret 2026 | 21:10 WIB

Terkini

BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia

BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:34 WIB

AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta

AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran

Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Shin Tae-yong Bongkar Rencana Persija di League Cup, Pratama Arhan dan Shayne Pattynama Siap Beraksi

Shin Tae-yong Bongkar Rencana Persija di League Cup, Pratama Arhan dan Shayne Pattynama Siap Beraksi

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:29 WIB

FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain

FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:25 WIB

DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:24 WIB

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:20 WIB

×