Ketua Banser Gus Yaqut Jadi Menteri, Ferdinand: Lawan Terus Radikalisme!

Reza Gunadha | Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Selasa, 22 Desember 2020 | 20:04 WIB
Ketua Banser Gus Yaqut Jadi Menteri, Ferdinand: Lawan Terus Radikalisme!
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengkritisi Anies Baswedan lewat kicauannya. (Instagram/@ferdinand_hutahaean)

Suara.com - Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi kabar soal perombakan menteri.

Melalui cuitannya di akun Twitter @FerdinandHaean3, dia memberikan tanggapan soal Yaqut Cholil Qoumas.

Presiden Joko Widodo menunjuk Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi.

Yaqut Cholol Qoumas atau dikenal dengan Gus Yaqut merupakan Ketua Umum GP Ansor periode 2015-2020.

Dalam cuitannya, Ferdinand menyinggung soal radikalisme. Menurut Ferdinand, pergantian Menteri Agama ini bisa dijadikan sebagai alat untuk terus melawan radikalisme di Indonesia.

Cuitan Ferdinand Hutahaean. (Twitter/@FerdinandHaean3)
Cuitan Ferdinand Hutahaean. (Twitter/@FerdinandHaean3)

"Bos FPI masuk tahanan, bos Banser masuk Istana jadi menteri! Realita ketegasan akhir tahun! Lawan terus radikalisme!" cuit Ferdinand, dikutip Suara.com.

Perlu diketahui, perombakan menteri kabinet kerja Indonesia Maju diumumkan oleh Jokowi pada Selasa (22/12/2020) sore.

Gus Yaqut akan melanjutkan beban kerja yang selama ini ditanggung oleh Facrul Razi.

Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Agama, Gus Yaqut memiliki rekam jejak di dunia politik.

Pada 27 Januari 2015, Gus Yaqut pernah dilantik menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Partai Kebangkitan Bangsa.

Selain itu, Gus Yaqut juga pernah menggantikan Hanif Dhakiri dari Dapil Jawa Tengah yang dilantik sebagai Menteri Tenaga Kerja pada Kabinet Kerja.

Dia pun kemudian semakin aktif di organisasi masyarakat dan politik hingga akhirnya memimpin organisasi kepemudaan terbesar.

Gus Yaqut diberikan tanggung jawab untuk memimpin organisasi sayap kepemudaan terbesar dan tertua di Indonesia yaitu Gerakan Pemuda Ansor sebagai Ketua Umum PP GP Ansor untuk periode 2015-2020.

Selain Gus Yaqut, Jokowi juga memilih lima menteri baru lainnya, yaitu Tri Rismaharini, Sandiaga Uno, Budi Gunadi Sadikin, Sakti Wahyu Trenggono, dan Muhammad Lutfi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Kekayaan 6 Menteri Baru Jokowi, Siapa Terkaya?

Harta Kekayaan 6 Menteri Baru Jokowi, Siapa Terkaya?

Jakarta | Selasa, 22 Desember 2020 | 18:59 WIB

Mengenal sosok Gus Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama yang Baru

Mengenal sosok Gus Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama yang Baru

Lampung | Selasa, 22 Desember 2020 | 18:45 WIB

Gus Yaqut GP Ansor Jadi Menag, PBNU Minta Agar Amanah Jalankan Tugas

Gus Yaqut GP Ansor Jadi Menag, PBNU Minta Agar Amanah Jalankan Tugas

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 18:17 WIB

Ini Sosok Gus Yaqut Cholil Qoumas, Dari Ketua GP Ansor Jadi Menteri Agama

Ini Sosok Gus Yaqut Cholil Qoumas, Dari Ketua GP Ansor Jadi Menteri Agama

Kaltim | Selasa, 22 Desember 2020 | 17:46 WIB

Mengenal Yaqut Cholil Qoumas, Ketum GP Ansor yang Jadi Menteri Agama Jokowi

Mengenal Yaqut Cholil Qoumas, Ketum GP Ansor yang Jadi Menteri Agama Jokowi

Sumbar | Selasa, 22 Desember 2020 | 17:24 WIB

Pendiri PMII Cabang Depok Gus Yaqut Jadi Menteri Agama, Ini Profilnya

Pendiri PMII Cabang Depok Gus Yaqut Jadi Menteri Agama, Ini Profilnya

Jabar | Selasa, 22 Desember 2020 | 17:22 WIB

Terkini

PN Jakpus Bereaksi Usai Hakim Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T Dilaporkan Tim Nadiem Makarim

PN Jakpus Bereaksi Usai Hakim Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T Dilaporkan Tim Nadiem Makarim

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:16 WIB

Mencekam! Saksi Ungkap Detik-detik 2 PRT Terkapar di Benhil: Bawa Tas Pakaian dan Sabun Mandi

Mencekam! Saksi Ungkap Detik-detik 2 PRT Terkapar di Benhil: Bawa Tas Pakaian dan Sabun Mandi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:12 WIB

Media Arab Bongkar Tentara Israel Menjarah Rumah-rumah di Lebanon dalam Skala Besar

Media Arab Bongkar Tentara Israel Menjarah Rumah-rumah di Lebanon dalam Skala Besar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:01 WIB

KPK Klaim Punya Wewenang untuk Usulkan Batasan Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik

KPK Klaim Punya Wewenang untuk Usulkan Batasan Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik

News | Jum'at, 24 April 2026 | 14:00 WIB

Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan dan Izin Lintas Udara

Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan dan Izin Lintas Udara

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:54 WIB

Strategi Baru MA Lawan Korupsi: Gandeng KPK untuk Gembleng 200 Pimpinan Pengadilan

Strategi Baru MA Lawan Korupsi: Gandeng KPK untuk Gembleng 200 Pimpinan Pengadilan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:48 WIB

Iran Tegaskan Persatuan Nasional di Tengah Ketegangan dengan Amerika Serikat

Iran Tegaskan Persatuan Nasional di Tengah Ketegangan dengan Amerika Serikat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:41 WIB

Harga LPG 12 Kg Melejit, Pemprov DKI Pantau Inflasi dan Wanti-wanti Tak 'Panic Buying'!

Harga LPG 12 Kg Melejit, Pemprov DKI Pantau Inflasi dan Wanti-wanti Tak 'Panic Buying'!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:39 WIB

Satu Komando Lawan Agresi: Balasan Menohok Iran atas Retorika Pecah Belah Donald Trump

Satu Komando Lawan Agresi: Balasan Menohok Iran atas Retorika Pecah Belah Donald Trump

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:38 WIB

Harga BBM di Vietnam Turun, Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak Impor Hingga Juni 2026

Harga BBM di Vietnam Turun, Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak Impor Hingga Juni 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:36 WIB