Harga BBM di Vietnam Turun, Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak Impor Hingga Juni 2026

Irwan Febri

Jum'at, 24 April 2026 | 13:36 WIB
Harga BBM di Vietnam Turun, Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak Impor Hingga Juni 2026
ilustrasi BBM (freepik)
  • Pemerintah Vietnam menurunkan harga jual eceran berbagai jenis bahan bakar minyak mulai tanggal 23 April 2026.
  • Penyesuaian harga mencakup penurunan nilai untuk bensin, solar, serta minyak mazut dengan besaran yang bervariasi per liter.
  • Kementerian Keuangan Vietnam mengusulkan perpanjangan kebijakan tarif pajak impor nol persen untuk BBM hingga Juni 2026.

Suara.com - Pemerintah Vietnam melalui Kementerian Perindustrian dan Perdagangan bersama Kementerian Keuangan memutuskan menyesuaikan harga eceran bahan bakar minyak (BBM) yang mulai berlaku pada Rabu (23/4/2026).

Dalam kebijakan terbaru ini, harga bensin mengalami penurunan. Bensin E5 RON 92 turun 100 dong per liter, sementara RON 95 berkurang 160 dong per liter. Setelah penyesuaian, harga E5 RON 92 menjadi 21.830 dong per liter dan RON 95 menjadi 22.880 dong per liter.

Penurunan juga terjadi pada jenis bahan bakar lain. Solar (diesel) turun cukup signifikan sebesar 1.160 dong per liter menjadi 26.690 dong per liter. Sementara itu, minyak mazut berkurang 820 dong per kilogram menjadi 18.810 dong per kilogram.

Pada periode penyesuaian kali ini, pemerintah tidak menggunakan dana stabilisasi harga, tetapi tetap melakukan pengisian dana tersebut. Untuk minyak mazut dan solar, besaran yang dimasukkan ke dalam dana mencapai 400 dong per liter.

Rincian harga terbaru:

Bensin E5 RON 92: 21.830 dong (Rp14.350) per liter (turun 100)
Bensin RON 95: 22.880 dong (Rp15.029) per liter (turun 160)
Solar (diesel): 26.690 dong (Rp17.532) per liter (turun 1.160)
Minyak mazut: 18.810 dong (Rp12.350) per kilogram (turun 820)

Di sisi lain, Kementerian Keuangan Vietnam telah mengajukan rancangan kebijakan kepada Kementerian Kehakiman untuk memperpanjang masa berlaku aturan terkait pajak impor BBM.

Aturan sebelumnya, yakni Dekret Nomor 72/2026/N-CP yang berlaku sejak 9 Maret hingga 30 April 2026, menetapkan penurunan tarif pajak impor most favoured nation (MFN) untuk sejumlah produk BBM hingga 0 persen.

Dalam aturan tersebut, pajak impor untuk bensin tanpa timbal seperti RON 95 serta bahan campurannya diturunkan dari 10 persen menjadi 0 persen. Sementara itu, solar dan bahan bakar avtur juga dipangkas dari 7 persen menjadi 0 persen.

Selain itu, berbagai bahan baku produksi BBM seperti naphtha, reformate, dan kondensat juga dikenakan tarif pajak 0 persen.

Dalam draf kebijakan terbaru, pemerintah mengusulkan perpanjangan masa berlaku aturan tersebut selama dua bulan hingga 30 Juni 2026.

Tak hanya itu, daftar produk yang mendapat fasilitas pajak 0 persen juga direncanakan akan diperluas, termasuk beberapa jenis minyak dan produk turunannya dalam kelompok kode barang tertentu.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vietnam dan Korea Selatan Sepakati Belasan Kerja Sama, Fokus Teknologi hingga Energi Nuklir

Vietnam dan Korea Selatan Sepakati Belasan Kerja Sama, Fokus Teknologi hingga Energi Nuklir

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:19 WIB

Cara Mudah Daftar MyPertamina di Tengah Naiknya Harga BBM Lengkap dengan Syaratnya

Cara Mudah Daftar MyPertamina di Tengah Naiknya Harga BBM Lengkap dengan Syaratnya

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 13:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

5 Hasil Pertanian Indonesia yang Bisa Dipakai Bikin Etanol, Bikin Bensin Makin Murah

5 Hasil Pertanian Indonesia yang Bisa Dipakai Bikin Etanol, Bikin Bensin Makin Murah

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 19:25 WIB

Vietnam Uji Coba Larangan Motor Bensin di Pusat Kota Hanoi, Langkah Serius Tekan Polusi Udara

Vietnam Uji Coba Larangan Motor Bensin di Pusat Kota Hanoi, Langkah Serius Tekan Polusi Udara

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:40 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB