Prabowo-Sandi Gabung Pemerintah Jokowi: "Cebong dan Kampret Kecewa"

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 24 Desember 2020 | 13:25 WIB
Prabowo-Sandi Gabung Pemerintah Jokowi: "Cebong dan Kampret Kecewa"
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menghadiri acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih di gedung MPR, Minggu (20/10/2019). (Antara)

Suara.com - Sandiaga Uno resmi menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dalam Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Bersatunya rival di Pemilihan Presiden 2019 dianggap melahirkan kekecewaan bagi pendukung kedua kubu yang akrab disebut dengan cebong dan kampret.

Sandiaga dan Prabowo Subianto akhirnya memilih untuk membantu pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin. Padahal Prabowo-Sandiaga adalah rival Jokowi di Pilpres 2019.

Persaingan kedua kubu juga terasa hingga ke akar rumput. Saking kerasnya persaingan baik di dunia nyata hingga ke dunia maya, mereka pun memiliki julukan masing-masing yakni cebong untuk pendukung Jokowi-Ma'ruf dan kampret untuk pendukung Prabowo-Sandiaga.

Direktur IndoStrategi Research And Consulting, Arif Nurul Iman mengatakan, bergabungnya Prabowo-Sandiaga ke pemerintahan Jokowi-Ma'ruf sudah pasti menimbulkan kekecewaan dari pendukung kedua belah pihak.

"Pendukung demikian karena teramat menggantungkan harapan yang terlalu tinggi meski hasilnya mendukung siapapun hasilnya akan serupa," kata Arif saat dihubungi Suara.com, Kamis (24/12/2020).

Dalam Pilpres 2019, pendukung Prabowo-Sandiaga memiliki harapan yang berbeda dengan pendukung Jokowi-Ma'ruf, misalnya terkait kebijakan. Namun yang mereka peroleh malah keempatnya berada dalam satu kereta untuk menempuh satu kebijakan yang sama.

"Itu sebabnya, bergabungnya Sandiaga dan Prabowo dalam kabinet memupus ekspektasi pendukung kedua belah pihak sehingga berdampak kekecewaan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arief Poyuono Disentil Najwa Shihab: Dulu Pendukung Prabowo Sekarang Cebong

Arief Poyuono Disentil Najwa Shihab: Dulu Pendukung Prabowo Sekarang Cebong

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 12:48 WIB

Kabinet Didominasi Parpol, Pengamat: Kedongkolan Jokowi Pasti Terulang

Kabinet Didominasi Parpol, Pengamat: Kedongkolan Jokowi Pasti Terulang

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 12:37 WIB

Kehadiran Sandiaga di Kemenparekraf Jangan Cuma Simbol Politik

Kehadiran Sandiaga di Kemenparekraf Jangan Cuma Simbol Politik

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 12:31 WIB

Jabat Menteri Sosial, Risma Dinilai Langgar UU

Jabat Menteri Sosial, Risma Dinilai Langgar UU

Lampung | Kamis, 24 Desember 2020 | 11:58 WIB

Videografis: 5 Instruksi Presiden Jokowi Terkait Vaksinasi Covid-19

Videografis: 5 Instruksi Presiden Jokowi Terkait Vaksinasi Covid-19

Video | Kamis, 24 Desember 2020 | 12:00 WIB

Prabowo-Sandi Masuk Kabinet, Bukti Tidak Ada Beda Prinsip di Politik RI

Prabowo-Sandi Masuk Kabinet, Bukti Tidak Ada Beda Prinsip di Politik RI

News | Kamis, 24 Desember 2020 | 12:31 WIB

Sandiaga Uno Jadi Menparekraf, Fahri Hamzah Justru Kecewa dengan Prabowo

Sandiaga Uno Jadi Menparekraf, Fahri Hamzah Justru Kecewa dengan Prabowo

Jogja | Kamis, 24 Desember 2020 | 13:07 WIB

Terkini

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:44 WIB

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:38 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?

BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:35 WIB

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:32 WIB

Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut

Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:16 WIB

Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?

Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:10 WIB

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:50 WIB

Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?

Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:49 WIB

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:45 WIB

KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan

KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:41 WIB