Percepat Pemulihan Ekonomi, Menkominfo Dorong Kemitraan Multipihak

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 28 Desember 2020 | 17:10 WIB
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menkominfo Dorong Kemitraan Multipihak
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. (Dok : Kominfo).

Upaya Pemerintah Indonesia untuk memulihkan kondisi ekonomi di tengah Pandemi Covid-19 dilakukan melalui stimulus yang agresif. Hal itu ditujukan untuk menumbuhkan kepercayaan sektor bisnis, investasi dan pasar saham.

“Krisis ekonomi telah mendorong terciptanya stimulus ekonomi melalui belanja pemerintah yang lebih agresif. Sektor swasta masih dalam mode “wait and see” tercermin dari peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sektor perbankan sebesar 25,54%,” jelasnya.

Menurut Menteri Kominfo saat ini kebanyakan pengusaha cenderung menyimpan uangnya dan tidak membelanjakannya sebagai bentuk investasi, sekaligus mengurangi pengeluarannya.

“Dalam hal ini, kemajuan dalam pengelolaan dan vaksinasi Covid-19 sangat penting dalam menumbuhkan kepercayaan di sektor bisnis, investasi, dan pasar saham,” ungkapnya menegaskan langkah kebijakan Pemerintah untuk pemulihan ekonomi.

Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mencegah kontraksi yang lebih dalam, Pemerintah Indonesia telah menerapkan kebijakan strategis untuk menciptakan stimulus perekonomian melalui belanja pemerintah yang lebih agresif.

“Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2020, Pemerintah telah memperbesar defisit fiskal dengan mengalokasikan Rp1,039 Triliun atau 6,34% PDB, dimana Rp659,2 Triliun ttelah dialokasikan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” ungkap Menteri Johnny.

Hingga 25 November 2020, Kementerian Keuangan telah menyatakan realisasi anggaran ini mencapai Rp 431,54 Triliun atau 62,1% dari total anggaran, dengan belanja terbesar dialokasikan untuk perlindungan sosial sebesar Rp207,8 Triliun dari total anggaran Rp233,7 Triliun.

“Dibandingkan dengan negara G-20 dan ASEAN lainnya, kontraksi ekonomi Indonesia relatif rendah dengan pertumbuhan defisit APBN yang cukup moderat. Anggaran negara dikelola dengan cermat untuk menjaga perekonomian nasional,” tegas Menteri Kominfo.

Meski demikian, Menteri Johnny menyampaikan optimitisme sektor komunikasi dan informasi. Mengutip data terbaru BPS menggambarkan bahwa informatika dan komunikasi adalah satu-satunya sektor yang tetap tumbuh dua digit, di 10,83% di Triwulan ke-2 dan 10,61% di Triwulan ke-3 tahun 2020 y-o-y.

“Di saat hampir setiap sektor dilanda kontraksi ekonomi, informatika dan komunikasi adalah satu-satunya sektor yang tetap tumbuh dua digit. Kenaikan yang konsisten tersebut menggambarkan betapa hal tersebut terbukti menjadi salah satu tulang punggung pemulihan ekonomi nasional dan mendorong percepatan Transformasi Digital di Indonesia,” jelasnya.

Kemitraan Multipihak untuk Transformasi Digital

Untuk memaksimalkan potensi bangsa dalam ekonomi digital, Kementerian Kominfo tengah membangun infrastruktur digital yang tangguh melalui Agenda Transformasi Digital Nasional. Agenda itu terdiri dari  empat pilar utama: (i) pembangunan infrastruktur digital secara masif; (ii) harmonisasi peraturan; (iii) penguatan ekosistem digital; dan (iv) pelatihan digital untuk sumber daya manusia kami.

“Strategi tersebut sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk mempercepat transformasi digital Indonesia, yang diharapkan dapat menumbuhkan ekosistem digital yang kondusif untuk mendukung ekonomi digital yang sangat penting bagi pemulihan ekonomi Indonesia,” jelas Menteri Kominfo.

Menurut Menteri Johnny, infrastruktur digital yang kuat juga akan menjembatani kesenjangan digital, sekaligus meningkatkan rasio internet-link untuk memberikan akses internet yang merata bagi masyarakat Indonesia.

“Survei terakhir APJII menunjukkan bahwa hingga saat ini pengguna internet di Indonesia mencapai 196,7 juta dengan tingkat penetrasi 73,7%. Angka ini meningkat 8,9% dari survei APJII 2018,” ujarnya.

Menteri Kominfo menekankan infrastruktur digital yang andal menjadi salah satu syarat untuk memperkuat ekonomi digital Indonesia yang sudah kokoh dan mendorong pertumbuhan sektor e-commerce. Sesuai data Bank Indonesia, hingga Oktober 2020 telah berlangsung 140 juta transaksi e-commerce. Bahkan, Bank Indonesia memproyeksikan transaksi e-commerce Indonesia akan mencapai Rp 429 Triliun sepanjang tahun 2020.

“Dengan menutup kesenjangan digital, semakin banyak orang Indonesia yang dapat berpartisipasi dalam ekonomi internet dan menyediakan pasar yang kuat serta industri digital yang lebih bervariasi,” tandasnya.

Bahkan untuk memperkuat penetrasi internet Indonesia, Kementerian Kominfo berencana untuk meluncurkan High-Throughput Satellite (HTS) SATRIA-1 pada kuartal ketiga tahun 2023.

“SATRIA-1 memiliki total kapasitas 150 Gbps atau tiga kali lebih besar dari 9 yang ada di orbit Indonesia. Peluncuran tersebut diharapkan dapat memberikan akses internet di 150.000 titik akses publik dari total setengah juta titik akses publik di Indonesia,” papar Menteri Johnny.

Menurut Menteri  Kominfo, pelaksanaan proyek SATRIA-1 dapat dilakukan melalui kemitraan internasional dengan banyak negara. Melibatkan Thales Alenia Space (TAS) dari Perancis sebagai produsen satelit dan Space-X dari Amerika Serikat, yang menyediakan Falcon 9-5500 sebagai launcher.

“Dengan bangga saya umumkan bahwa proyek SATRIA-1 melalui kemitraan Kemitraan multipihak ini telah mengungkapkan bahwa ada peluang yang lebih besar untuk kolaborasi lebih lanjut di antara kami,” tegasnya.

Acara itu dihadiri oleh Senior Vice President for Asia, US Chamber of Commerce, Charles Freeman; Managing Director of the American Chamber of Commerce Indonesia A Lin Neuman; serta pengusaha dan KADIN Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fitur Baru Simonas, Permudah Lulusan DTS Temukan Profesi Idaman

Fitur Baru Simonas, Permudah Lulusan DTS Temukan Profesi Idaman

News | Senin, 28 Desember 2020 | 16:58 WIB

Ada Akun Facebook Palsu Wali Kota Serang, Syafrudin: Kominfo Harus Telusuri

Ada Akun Facebook Palsu Wali Kota Serang, Syafrudin: Kominfo Harus Telusuri

Banten | Kamis, 24 Desember 2020 | 09:33 WIB

Virus Covid-19 Teror Lingkungan Pemkot Jogja, 6 Pegawai Kominfo Positif

Virus Covid-19 Teror Lingkungan Pemkot Jogja, 6 Pegawai Kominfo Positif

Jogja | Jum'at, 18 Desember 2020 | 18:35 WIB

Migrasi ke Digital, Kominfo: Nantinya TV di Rumah Akan Hilang

Migrasi ke Digital, Kominfo: Nantinya TV di Rumah Akan Hilang

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2020 | 08:56 WIB

Kominfo Peringatkan Operator Seluler untuk Tak Perang Tarif

Kominfo Peringatkan Operator Seluler untuk Tak Perang Tarif

Tekno | Rabu, 16 Desember 2020 | 00:05 WIB

Kominfo Uji Sistem SMS Blast Bencana di Bandung

Kominfo Uji Sistem SMS Blast Bencana di Bandung

Tekno | Jum'at, 11 Desember 2020 | 22:31 WIB

Terkini

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB