Istri Munir Tuding Proyek Sejarah Prabowo 'Cuci Dosa' dan Gelar Pahlawan untuk Soeharto

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Jum'at, 15 Agustus 2025 | 19:17 WIB
Istri Munir Tuding Proyek Sejarah Prabowo 'Cuci Dosa' dan Gelar Pahlawan untuk Soeharto
Aktivis sekaligus istri mendiang Munir, Suciwati. [Suara.com/Lilis]

Suara.com - Istri mendiang aktivis HAM Munir, Suciwati, melontarkan tudingan yang sangat keras terhadap proyek penulisan ulang sejarah yang digagas pemerintah. Ia secara terang-terangan menyebut proyek ini adalah upaya Presiden Prabowo Subianto untuk 'cuci bersih dari dosa-dosanya' dan membersihkan nama mantan mertuanya, Presiden ke-2 Soeharto.

Menurut Suciwati, narasi sejarah baru ini sengaja dibuat untuk memuluskan jalan bagi Soeharto agar bisa ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Suciwati tidak main-main dalam melontarkan kritiknya. Ia melihat ada agenda politik tersembunyi di balik proyek penulisan ulang sejarah nasional ini.

"Kita melihat kecenderungan dari penulisan sejarah ini hanya cuci bersih dari dosa-dosanya Prabowo dan bagaimana dia ingin mendorong mantan mertuanya mau dinarasikan bahwa orang ini bagus, baik, dia itu bapak pembangunan," kata Suciwati saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Dengan membangun narasi positif tersebut, menurutnya, pemerintah akan lebih mudah untuk melegitimasi pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto, sebuah wacana yang selama ini selalu menuai kontroversi.

Suciwati menegaskan bahwa para aktivis HAM sudah pasti akan menolak keras proyek ini. Namun, ia mengaku pesimis jika harus berharap pada parlemen.

"Sebagai masyarakat yang berakal sehat, saya pikir harusnya ditolak itu. Dan DPR, MPR saya hopeless juga sih pada mereka, apa yang kita harapkan," kritiknya tajam.

"Meskipun mereka bilang wakil rakyat, makan uang rakyat, tapi nggak jelas kerjanya. Karena hanya kerja untuk partai," sambungnya.

Sejarah Versi Penguasa Penuh Kebohongan

baca juga

Lebih jauh, Suciwati menyebut bahwa sejarah pergantian rezim di Indonesia selalu diwarnai dengan kebohongan yang ditulis oleh penguasa. Ia mencontohkan kasus pembunuhan suaminya sendiri, Munir Said Thalib, yang janjinya akan dituntaskan oleh setiap presiden, tapi tak pernah terealisasi.

"Rekam jejak di mana rezim ini silih berganti, yang ditulis selalu kebohongan," ujarnya.

"Bahkan terhadap kasus Munir udah berapa kali presiden berjanji kan, kita lihat juga itu hanya kebohongan kemudian yang dimunculkan. Nah kita mau berharap apa?"

Pada akhirnya, Suciwati menegaskan bahwa sejarah sebuah bangsa tidak boleh ditulis oleh penguasa yang sedang berkuasa, karena hasilnya pasti akan bias dan tidak objektif.

"Bukan hanya kecemasan, ini justru harusnya tidak boleh. Sejarah itu tidak boleh penguasa yang menulis," tegasnya.

Menurutnya, sejarah harus ditulis oleh para sejarawan dan pihak-pihak independen yang kompeten, yang berani menyuarakan kebenaran, termasuk suara para korban pelanggaran HAM berat yang selama ini coba dibungkam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sebut Ada Pihak Ingin Adu Domba RI-Malaysia soal Perbatasan, Siapa Dalangnya?

Prabowo Sebut Ada Pihak Ingin Adu Domba RI-Malaysia soal Perbatasan, Siapa Dalangnya?

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 18:49 WIB

Puji Pidato Prabowo di Sidang Tahunan, Mulan Jameela: Biasanya Bikin Ngantuk, Tapi Ini Semangat

Puji Pidato Prabowo di Sidang Tahunan, Mulan Jameela: Biasanya Bikin Ngantuk, Tapi Ini Semangat

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 18:44 WIB

Dolar AS Ngamuk Lagi, Rupiah Tembus Rp16.169: Ternyata Ini Biang Keroknya

Dolar AS Ngamuk Lagi, Rupiah Tembus Rp16.169: Ternyata Ini Biang Keroknya

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 18:35 WIB

Terkini

Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan

Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:58 WIB

Anime One Piece Episode 1180 Jadi Penutup 2026, Umumkan Kembali pada 2027

Anime One Piece Episode 1180 Jadi Penutup 2026, Umumkan Kembali pada 2027

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:54 WIB

Buka Sidang Paripurna RUU APBN 2027, Puan Sebut 291 Anggota DPR Hadir dan Sisanya Izin

Buka Sidang Paripurna RUU APBN 2027, Puan Sebut 291 Anggota DPR Hadir dan Sisanya Izin

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

VinFast Resmi Buka Dealer di Jogja, Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik dan Targetkan 40 Persen Pasar

VinFast Resmi Buka Dealer di Jogja, Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik dan Targetkan 40 Persen Pasar

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

John Herdman Minta Suporter Penuhi SUGBK Saat Timnas Indonesia Menjamu Bangladesh

John Herdman Minta Suporter Penuhi SUGBK Saat Timnas Indonesia Menjamu Bangladesh

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:51 WIB

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Disepakati, APBD Perubahan Riau 2026 Diklaim Berpihak pada Rakyat

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 10:49 WIB

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

CMTG Upgrade Private Cloud, Laporan SQL yang Dulu Menit Kini Jadi Hitungan Detik

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Dobrak Batasan! Allday Project Tak Mau Terikat Aturan di Lagu Baru, Crash

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:45 WIB

Akademisi Hukum Said Bakhri: RUU Perampasan Aset Sebaiknya Tak Atur Illicit Enrichment

Akademisi Hukum Said Bakhri: RUU Perampasan Aset Sebaiknya Tak Atur Illicit Enrichment

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:44 WIB

×