Viral Debat Abdul Kampung Inggris vs Cewek TikTok, Publik Bingung Gak Paham

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Kamis, 31 Desember 2020 | 16:10 WIB
Viral Debat Abdul Kampung Inggris vs Cewek TikTok, Publik Bingung Gak Paham
Viral Debat Bahasa Inggris, Malah Bikin Publik Bingung (Twitter).

Suara.com - Linimasa media sosial tengah dihebohkan oleh video TikTok yang merekam perdebatan sengit antara content creator, Abdul dengan seorang perempuan di balik akun @sukiyuu.

Dalam video yang dibagikan ulang oleh pemilik akun Twitter @halusinasu pada Selasa (29/12/2020), terlihat keduanya tengah melakukan siaran langsung bersama.

Kedua sosok faseh berbahasa inggris itu mendebatkan sebuah kalimat yang membuat publik heran dan semakin kebingungan.

"Seru nih," tulis akun @halusinasu.

Dalam video yang banyak beredar, awalnya Abdul menjelaskan, kendati dia hanya seorang lulusan SMA, tetapi tidak ada rasa keberatan sama sekali untuk berbagi ilmu ke sesama.

Viral Debat Bahasa Inggris, Malah Bikin Publik Bingung (Twitter).
Viral Debat Bahasa Inggris, Malah Bikin Publik Bingung (Twitter).

Pasalnya, tujuan Abdul sebenarnya adalah mengajak orang-orang untuk tidak minder belajar bahasa Inggris.

"Saya coba bantu mereka, saya kasih tahu background saya. Walaupun hanya SMA, saya pernah jadi kuli, Mbak. Walaupun saya dari Kampung, saya berusaha mengajak mereka. Tidak usah minder walaupun pendidikan rendah. Ayo belajar, saya saja bisa yang lulusan SMA, kenapa kalian gak," kata Abdul seperti dikutip Suara.com.

Abdul mengatakan, upaya berbagi sebagaimana dilakukan olehnya tidak memerlukan sertifikat sama sekali. Meski begitu, menurut dia seharusnya orang yang punya piagam dan berkecukupan lebih bisa membantu membagikan ilmunya juga.

Salah satunya adalah perempuan yang tengah berdebat di siaran langsung dengan dia.

"Nah anda seharusnya yang anak komunikasi sudah banyak piagam, piala, berkecukupan seharusnya membantu orang juga. Untuk mengajarkan orang, jangan hanya mengkritik orang yang mengajarkan bahasa Inggris. Yang tidak sesuai selera dengan anda," tegas Abdul.

Namun, perempuan itu mengelak dengan berkata mengajar perlu kredibilitas. Hal itu kontan didebat lagi oleh Abdul yang tampak tidak sepakat dengan opininya.

"Ya tapi saya gak berani ngajar, ya karena itu kredibilitas," ucap wanita itu.

"Tidak semua orang yang bisa berbahasa Inggris bisa mengajar walaupun bersertifikat," timpal Abdul.

Perlu diketahui, perdebatan mereka bermula sejak membahas penggunaan kata 'drink' atau dalam bahasa Indonesia berarti minum.  Abdul mengatakan biasanya 'drink' digunakan saat minum alkohol. Akan tetapi hal itu dibantah oleh @sukiyuu yang berangapan kata itu bisa dipakai untuk menjelaskan apa saja, termasuk air maupun kopi.

Kekinian, video yang dibagikan ulang oleh akun Twitter @halusinasu tersebut telah menembus 1,9 juta kali disaksikan, diretweets ribuan kali, dan mendapat lebih dari 27.000 suka. Untuk melihat videonya, klik DI SINI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

45 Ucapan Selamat Tahun Baru 2021 Cocok Kirim ke Grup Whatsapp

45 Ucapan Selamat Tahun Baru 2021 Cocok Kirim ke Grup Whatsapp

Kaltim | Kamis, 31 Desember 2020 | 14:39 WIB

Potret Ojol Unjuk Kreativitas Saat Bekerja, Sekat Pembatasnya Jadi Sorotan

Potret Ojol Unjuk Kreativitas Saat Bekerja, Sekat Pembatasnya Jadi Sorotan

Otomotif | Kamis, 31 Desember 2020 | 14:21 WIB

Keren Abis, Mekanik ini Ubah Mobil Bekas Tabrakan Jadi Seperti Baru

Keren Abis, Mekanik ini Ubah Mobil Bekas Tabrakan Jadi Seperti Baru

Otomotif | Kamis, 31 Desember 2020 | 13:59 WIB

Terkini

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB