Sebut Kebijakan Jokowi Saat Pandemi Ambigu, PKS: Tingkat Kematian Melonjak

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Jum'at, 01 Januari 2021 | 10:14 WIB
Sebut Kebijakan Jokowi Saat Pandemi Ambigu, PKS: Tingkat Kematian Melonjak
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/1/2018). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti beragam kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 yang dinilai ambigu. Sehingga kebijakan yang dikeluarkan membingungkan masyarakat.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menilai kebijakan pemerintah yang tidak tegas dan abu-abu membuat fokus pemerintah dalam penanganan pandemi tidak jelas. Antara ingin memprioritaskan kepentingan kesehatan, kemanusiaan dan ekonomi.

Hal itu disampaikam Jazuli sebagai refleski akhir tahun pemerintah Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Akibat kebijakan yang ambigu ditangkap publik secara luas sebagai inkonsistensi. Dampaknya tidak jelas apa kebijakan yang berlaku antara yang dibolehkan dan dilarang sehingga sulit menerapkannya di lapangan, akibatnya banyak yang abai protokol kesehatan. Tingkat kematian (fatality rate) Indonesia tertinggi di Asia Tenggara," kata Jazuli dalam keterangannya, Jumat (1/12/2020).

Jazuli berujar sejauh ini masyarakat tidak bisa mendapat gambaran jelas bagaimana peta jalan yang komperhensif, sistematis, dan terukur dari kebijakan pemerintah mengatasi pandemi Covid-19.

"Akibatnya pemerintah tidak bisa menjelaskan secara jelas dan optimis kapan pandemi ini akan selesai diatasi. Prediksi yang disampaikan pemerintah pun berulangkali meleset," ujar Jazuli.

Karena itu, mmemasuki tahun baru, pemerintah diharapkan dapat bekerja lebih serius dalam menangani pandemi terutama di bidang kesehatan, mengingat pandemi yang sudah berlangsung selama hampir satu tahun.

"Grafik penyintas Covid-19 menunjukan kenaikan signifikan. Akibat pandemi yang telah berlangsung setahun penuh seluruh indikator kesejahteraan rakyat juga memburuk. Hal ini menuntut kerja lebih keras lagi dari jajaran pemerintah," imbuh Jazuli.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Corona, Walkot Airin: Bismillah Aja

Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Corona, Walkot Airin: Bismillah Aja

Banten | Jum'at, 01 Januari 2021 | 09:58 WIB

Happy Hypoxia Pasien Covid-19, Supermarket Jadi Tempat Paling Tak Aman

Happy Hypoxia Pasien Covid-19, Supermarket Jadi Tempat Paling Tak Aman

Health | Jum'at, 01 Januari 2021 | 09:55 WIB

Serumah Panik Dikira Digrebek Satgas Covid-19, Endingnya Ngeselin

Serumah Panik Dikira Digrebek Satgas Covid-19, Endingnya Ngeselin

News | Jum'at, 01 Januari 2021 | 10:05 WIB

Manajer Raffi Ahmad Positif Covid-19

Manajer Raffi Ahmad Positif Covid-19

Entertainment | Jum'at, 01 Januari 2021 | 09:27 WIB

Hari Pertama Tahun 2021, Ratusan Orang Positif Corona Masuk RSD Wisma Atlet

Hari Pertama Tahun 2021, Ratusan Orang Positif Corona Masuk RSD Wisma Atlet

News | Jum'at, 01 Januari 2021 | 09:24 WIB

Positif Covid-19, Dipha Barus dan Istri Ungkap Gejala yang Dialami

Positif Covid-19, Dipha Barus dan Istri Ungkap Gejala yang Dialami

Entertainment | Jum'at, 01 Januari 2021 | 08:55 WIB

Sekitar 50 Negara Telah Lakukan Vaksinasi, China dan Rusia Memimpin

Sekitar 50 Negara Telah Lakukan Vaksinasi, China dan Rusia Memimpin

Health | Jum'at, 01 Januari 2021 | 08:16 WIB

Terkini

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

×