alexametrics

Sekitar 50 Negara Telah Lakukan Vaksinasi, China dan Rusia Memimpin

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana
Sekitar 50 Negara Telah Lakukan Vaksinasi, China dan Rusia Memimpin
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Kurang lebih 50 negara telah melakukan vaksinasi di mana China menjadi negara pertama.

Suara.com - Sekitar 50 negara di seluruh dunia telah mulai vaksinasi publik untuk melawan Covid-19. Dalam hal ini China menjadi negara pertama yang melakukan vasinasi pada warganya.

Melansir dari Medicalxpress, China merupakan negara pertama yang memulai vaksinasi selama musim panas lalu tanpa menunggu vaksin resmi disahkan. Pemberian vaksin ditargetkan pada komunitas paling rentan

Sampai saat ini hampir lima juta orang China telah divaksinasi. Pemerintah Beijing pada Kamis (31/12/2020) memberikan persetujuan pasar bersyarat untuk vaksin Sinopharm dengan tingkat kemanjuran 79 persen melawan virus corona.

Menyusul China, Rusia pada 5 Desember juga meluncurkan vaksinasi bagi mereka yang dianggap berisiko tinggi dengan vaksin Sputnik V yang kontroversial. Kemudian vaksin tersebut juga digunakan di Belarus dan Argentina pada Selasa (29/12/2020). Sementara Aljazair melakukan vaksinasi pada Januari.

Baca Juga: Tahun 2021, Pemerintah Fokus Penyediaan dan Pemberian Vaksin Covid-19

Sementara di Barat, Inggris mengesahkan vaksin yang dibuat oleh aliansi farmasi AS-Jerman Pfizer-BioNTech. Kampanye vaksinasi dimulai pada 8 Desember 2020 dan hampir 800.000 orang telah menerima suntikan.

Inggris juga pada Rabu (30/12/2020) menyetujui vaksin virus corona yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford. Vaksin ini akan diinokulasi pertama kali pada 4 Januari 2021 mendatang.

Sementara di Kanada dan Amerika Serikat memulai kampanye vaksinasi mereka pada 14 Desember, Swiss pada 23 Desember, Serbia pada 24 Desember, sebagian besar Uni Eropa pada 27 Desember, Norwegia pada 3 Januari 2021 dan Islandia 5 JAnuari 2021. Semuanya menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech.

Amerika Serikat dan Kanada juga merupakan dua negara pertama yang telah mengesahkan vaksin oleh perusahaan farmasi Amerika Moderna.

Sekitar 2,8 juta orang Amerika telah diberi dosis pertama dari suntikan Covid-19. Di 27 negara Uni Eropa, Jerman sejauh ini memberikan suntikan terbanyak dengan lebih dari 130.000 dalam lima hari.

Baca Juga: Sebelum Ditutup, Kawasan Bundaran HI Disemprot Disinfektan

Di Timur Tengah, Uni Emirat Arab adalah yang pertama meluncurkan kampanye vaksinasi mereka dengan dosis Sinopharm China, pada 14 Desember di ibu kota Abu Dhabi. Sementara Dubai memulai vaksinasi pada 23 Desember, menggunakan dosis Pfizer-BioNTech.

Komentar