Pulihkan Pariwisata dan Ekraf, Sandiaga Uno Gandeng Menkes Budi Gunadi

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 01 Januari 2021 | 20:55 WIB
Pulihkan Pariwisata dan Ekraf, Sandiaga Uno Gandeng Menkes Budi Gunadi
Menparekraf Sandiaga Uno bertemu Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas percepatan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak Covid-19. [Dok. Tim Sandiaga Uno]

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melakukan pertemuan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membahas percepatan pemulihan pariwisata dan ekraf nasional yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Sandiaga mengaku sengaja menggandeng Kemenkes untuk melengkapi percepatan tersebut dengan protokol kesehatan. 

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengemukakan, sejak  pelantikan menjadi menteri sudah berniat menggandeng Kemenkes. Dia ingin menyertakan sisi kesehatan dalam membangkitkan pariwisata dan ekraf. 

"Saya kebetulan setelah pelantikan langsung berbicara di Istana bersama Pak Menkes, kita harus berkolaborasi untuk pariwisata dan ekonomi kreatif untuk sisi kesehatannya," kata Sandiaga di Jenggala, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/1/2020). 

Berbicara soal kesehatan, Sandiaga melanjutkan program Cleanliness, Healthy, Safety, and Environment Sustainability (CHSES) atau kebersihan, keamanan dan kelestarian lingkungan yang sudah diterapkan Kemenparekraf sebelumnya. Ia ingin agar CHSES terus diterapkan bagi pelaku usaha ataupun wisatawan. 

"Jadi pertemuan kali ini sengaja kita buat sangat informal, tapi sudah melahirkan pemikiran bersama mengenai 17 sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di era pademik, yang kita harap bisa di esekusi minggu depan," ujarnya. 

Dalam diskusi yang dibuat secara informal tersebut, Sandiaga menyepakati sejumlah kebijakan bersama Budi. Kebijakan yang disepakati itu dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman, baik para wisatawan maupun para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Kemudian pada kesempatan yang sama, Budi meyakini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan kembali bangkit dengan diiringi protokol kesehatan Covid-19.

"Kami di sektor kesehatan percaya jika setiap rakyat yang berperan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa memiliki rasa aman, mereka pasti nyaman untuk melakukan kontak fisik, melakukan kegiatan ekonomi dan akan bekerja dengan sendirinya," tuturnya. 

Untuk merealisasikannya, Sandiaga dan Budi sepakat untuk melewati step penandatangan kesepakatan bersama atau MoU. Sebagai gantinya, keduanya bakal segera melakukan rapat internal untuk meralisasikan surat keputusan bersama (SKB) guna membentuk tim. 

"Minggu depan kami segera melakukan rapat internal untuk merealisasikan SKB, karena kita akan skip MOU. Kita akan membentuk timnya, harapan kita 17 sektor tersebut selesai dalam waktu 1 bulan," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menparekraf Sandiaga Minta Wagub DKI Sediakan 1.200 Kamar Karantina WNA

Menparekraf Sandiaga Minta Wagub DKI Sediakan 1.200 Kamar Karantina WNA

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 20:18 WIB

Menkes Sebut Butuh Waktu Minimal 12 Bulan untuk Vaksinasi Covid-19

Menkes Sebut Butuh Waktu Minimal 12 Bulan untuk Vaksinasi Covid-19

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 17:35 WIB

50 Juta Dosis Vaksin dari AstraZeneca dan Novavax Akan Masuk ke Indonesia

50 Juta Dosis Vaksin dari AstraZeneca dan Novavax Akan Masuk ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 31 Desember 2020 | 14:19 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB