CEK FAKTA: Benarkah Anggota FPI Pemilik 201 Kilogram Sabu di Petamburan?

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 02 Januari 2021 | 22:10 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Anggota FPI Pemilik 201 Kilogram Sabu di Petamburan?
Fakta anggota FPI pemilik sabu 201 kilogram di petamburan (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan anggota FPI adalah pemilik narkoba jenis sabu sebanyak 201 kilogram di Petambutan, Jakarta Pusat.

Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Tin. Ia mengunggah video dari YouTube berjudul 'Ambyaar Pemilik 201 kilogram sabu di petamburan ternyata anggota FPI'.

Akun tersebut juga menambahkan narasi sebagai berikut:

"Petamburan Hancur. Modyar boss. Pemilik Sabu 201 Kg ternyata anggota FPI."

Benarkah klaim tersebut?

Fakta anggota FPI pemilik sabu 201 kilogram di petamburan (Turnbackhoax.id)
Fakta anggota FPI pemilik sabu 201 kilogram di petamburan (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Sabtu (2/1/2021), klaim yang menyebutkan anggota FPI pemilik narkoba sabu 201 kilogram di Petamburan adalah klaim yang salah.

Faktanya, tak ada kaitan antara pengungkapan kasus 201 kilogram sabu di Petamburan dengan anggota FPI.

Pihak Polda Metro Jaya telah membantah pengungkapan kasus 201 kilogram sabu di Petamburan berkaitan dengan FPI.

baca juga
Fakta anggota FPI pemilik sabu 201 kilogram di petamburan (Turnbackhoax.id)
Fakta anggota FPI pemilik sabu 201 kilogram di petamburan (Turnbackhoax.id)

Dikutip dari Kumparan, polisi menangkap pengedar 201 kilogram sabu di sebuah hotel di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa (23/12/2020).

Lokasi penangkapan di Petamburan membuat publik mengaitkannya dengan FPI yang memiliki markas di Petamburan.

Anggapan publik tersebut telah dibantah oleh Dirresarkoba Polda Metro Jaya Kombes Muti Juharsa. Ia menegaskan, lokasi penanggkapan di Petamburan dilakukan karena di lokasi tersebut para pelaku melakukan transaksi.

Adapun narasi yang dibacakan oleh narator dalam video yang diunggah di kanal YouTube tersebut merupakan artikel berjudul 'Ada Benang Merah Laskar FPI Bersenjata dan Temuan Ratusan Kg Sabu di Petamburan' yang diterbitkan oleh Seword.com.

Dalam artikel tersebut, tidak ada keterangan apapun yang menyebutkan anggota FPI pemilik sabu seberat 201 kilogram.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebutkan anggota FPI pemilik sabu 201 kilogram di Petamburan adalah klaim yang keliru.

Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang salah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesta Tahun Baru di Kapal Roro, Dua Wanita Muda di Meranti Gunakan Narkoba

Pesta Tahun Baru di Kapal Roro, Dua Wanita Muda di Meranti Gunakan Narkoba

Riau | Sabtu, 02 Januari 2021 | 18:02 WIB

Anggota FPI Calon Menantu Idaman, Kata Babe Haikal

Anggota FPI Calon Menantu Idaman, Kata Babe Haikal

Jabar | Sabtu, 02 Januari 2021 | 15:33 WIB

CEK FAKTA: Benarkah WHO Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Paling Lemah?

CEK FAKTA: Benarkah WHO Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Paling Lemah?

News | Jum'at, 01 Januari 2021 | 16:59 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×