Soal Drone Bawah Laut, Menhan Prabowo Minta Publik Tidak Berpolemik

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 04 Januari 2021 | 13:53 WIB
Soal Drone Bawah Laut, Menhan Prabowo Minta Publik Tidak Berpolemik
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta kepada masyarakat untuk tidak berpolemik bernada kontraproduktif terkait penemuan drone bawah laut diduga milik China. Benda tersebut ditemukan di laut Selayar, Sulawesi Selatan.

Drone bawah laut itu diketahui merupakan seaglider yang memiliki banyak fungsi.

"Terkait dengan penemuan Drone di laut Selayar, Sulawesi Selatan, Kementerian Pertahan mengajak publik tidak berpolemik yang kontraproduktif," kata Prabowo melalui juru bicaranya Dahnil Anzar Simanjuntak dari keterangan tertulisnya, Senin (4/1/2021).

Menyesuaikan keterangan dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, drone bawah laut untuk merupakan seaglider yang digunakan untuk riset bawah laut. Kata Prabowo, pihak TNI AL melalui Pusat Hidrografi dan Oseanografi akan menyelidiki lebih lanjut terkait drone tersebut.

Dengan demikian, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut meminta masyarakat untuk tidak berpolemik. Lagipula menurutnya, Kemenhan dan Mabes TNI khususnya Angkatan Laut bakal menangani permasalahan tersebut.

Lebih lanjut, Dahnil menyebutkan kalau Prabowo telah berkomitmen untuk memperkuat pertahanan Indonesia. Itu dibuktikan dengan banyaknya muhubah yang dilakukan Prabowo ke banyak negara produsen alutsista terbaik.

"Untuk mendapatkan alutsista terbaik pula untuk memperkuat pertahanan Indonesia, baik laut, udara dan darat, dan juga untuk kepentingan memperkuat diplomasi pertahanan tentunya," tuturnya.

"Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berharap rakyat Indonesia terus mendukung TNI bekerja keras untuk pertahanan Indonesia dan mari bersama memperkuat pertahanan rakyat semesta untuk memastikan NKRI yang lebih kuat."

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan drone bawah laut yang ditemukan nelayan di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, merupakan seaglider untuk riset bawah laut.

baca juga

"Alat ini seaglider, banyak untuk keperluan survei atau untuk mencari data oseanografi di laut, di bawah lautan," kata Yudo dalam jumpa pers di Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) di Jakarta Utara, Senin (4/1/2021).

Meski demikian Yudo mengatakan bahwa seaglider bisa untuk berbagai kepentingan, mulai dari industri, survei, hingga kepentingan militer, karena kemampuannya dalam memetakan kondisi tertentu.

"Alat ini bisa untuk industri maupun untuk pertahanan. Tergantung pada siapa yang memakai," ujar Yudo.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat memaparkan penemuan drone bawah laut yang ternyata seaglider untuk riset bawah laut di Pushidrosal, Jakarta, Senin [4/1/2020). [Antara]
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat memaparkan penemuan drone bawah laut yang ternyata seaglider untuk riset bawah laut di Pushidrosal, Jakarta, Senin [4/1/2020). [Antara]

Yudo memaparkan kepentingan untuk industri biasanya untuk kepentingan pengeboran dan mencari ikan. Di sisi lain, untuk kepentingan pertahanan, alat itu dapat dipakai guna meneliti info seputar kedalaman laut supaya kapal selam tidak terdeteksi radar.

Yudo menjelaskan bahwa alat itu tidak tidak bisa untuk mendeteksi kapal selam maupun mendeteksi kapal atas air karena tidak memiliki fungsi mendeteksi kapal lain layaknya sonar pada kapal perang.

"Ini hanya untuk data-data batrimeti atau kedalaman air laut di bawah permukaan. Tidak bisa alat ini untuk mendeteksi keberadaan kapal-kapal kita, kapal atas air," kata mantan Pangkogabwilhan I ini.

Yudo pun menegaskan bahwa alat tersebut bukanlah alat yang bisa untuk kepentingan mata-mata, melainkan untuk riset bawah laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KSAL: Drone Bawa Laut yang Ditemukan Nelayan di Selayar untuk Riset

KSAL: Drone Bawa Laut yang Ditemukan Nelayan di Selayar untuk Riset

Tekno | Senin, 04 Januari 2021 | 13:24 WIB

Mata-mata China yang Ditangkap Nelayan Disebut Beroperasi Sejak 2017

Mata-mata China yang Ditangkap Nelayan Disebut Beroperasi Sejak 2017

Sulsel | Senin, 04 Januari 2021 | 13:23 WIB

Saksi Kasus Edhy Prabowo yang Pernah Diperiksa Meninggal, Begini Reaksi KPK

Saksi Kasus Edhy Prabowo yang Pernah Diperiksa Meninggal, Begini Reaksi KPK

News | Senin, 04 Januari 2021 | 13:10 WIB

Nelayan Selayar Tangkap Mata-mata China, Indonesia Layangkan Protes

Nelayan Selayar Tangkap Mata-mata China, Indonesia Layangkan Protes

Sulsel | Senin, 04 Januari 2021 | 12:53 WIB

Drone Mata-mata China Masuk Indonesia, Fadli Zon Ditantang Kritik Menhan

Drone Mata-mata China Masuk Indonesia, Fadli Zon Ditantang Kritik Menhan

News | Senin, 04 Januari 2021 | 12:57 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×