Drone Mata-mata China Masuk Indonesia, Fadli Zon Ditantang Kritik Menhan

Reza Gunadha, Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 04 Januari 2021 | 12:57 WIB
Drone Mata-mata China Masuk Indonesia, Fadli Zon Ditantang Kritik Menhan
Fadli Zon umumkan menjaminkan diri untuk penangguhan penahanan HRS. - (YouTube/FadliZonOfficial)

Suara.com - Penemuan benda asing yang diduga drone milik China di perairan Selayar, Sulawesi Selatan ditanggapi serius oleh pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati. Kejadian ini dinilai menjadi catatan penting bagi pihak-pihak terkait termasuk Kementerian Pertahanan. Nama Prabowo Subianto pun dikaitkan dengan penemuan ini mengingat tugas dan tanggung jawabnya sebagai Menhan.

Lewat akun Twitternya, alih-alih menyampaikan kritik pada Prabowo, politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean justru menyentil Fadli Zon. Dalam cuitannya, Ferdinand mempertanyakan objektifitas dan keberanian Fadli untuk menyampaikan kritik terhadap Prabowo, mengingat Prabowo adalah petinggi Gerindra, parpol yang  menaungi Fadli Zon.

"Saya belum dengan kritik @fadlizon terhadap @Kemhan_RI @prabowo atas ditemukannya benda mirip drone laut di Selayar Sulsel," tulis Ferdinand di akun Twitter @FerdinandHaean3.

Ferdinand lantas menyindir Fadli terkait kebiasaannya menyampaikan kritik atas kinerja buruk pemerintah. Penemuan drone tersebut seharusnya bisa masuk dalam daftar kritik tersebut.

"Apakah bang Fadli tidak ingin menambahkan itu dalam daftar kinerja buruk pemerintah?" lanjut Ferdinand.

Ferdinand menyebut, keberanian untuk menyampaikan kritik objektiv terhadap Prabowo akan memperlihatkan karakter asli Fadli Zon.

"Objektifitas kritik dan keberanian akan menunjukkan siapa FZ." cuit Ferdinand.

Keberanian Fadli Zon memberikan kritik untuk pimpinan parpolnya, menurut Ferdinand akan dijadikan dasar penilaian publik terhadap Fadli.

"Kalau Fadli Zon objektif, maka ia juga harus berani mengkritik Kemhan. Jangan diam, maka publik akan menilai fadli objektif dgn kritiknya," tulis Ferdinand dalam cuitan yang lain.

baca juga

Cuitan-cuitan Ferdinand tersebut lantas mengundang beragam tanggapan dari para warganet. Beberapa dari mereka turut menyindir keberanian dan objektivitas Fadli untuk menyampaikan kritik pada Menhan Prabowo.

"Masyarakat Indonesia tau kalo yg terjaring nelayan itu drone laut hanya fadli zonk yang hanya bisa melihat kalo yang dijaeing nelayan itu ikan Tuna sirip kuning," tulis warganet @ben*ot65.

"Tetep aja pak yang salah presidennya orang-orang semacam ini memang mengkritik milih-milih orang," tulis akun @HermaPa**inson.

"Ya nggak berani lah bang sama sesembahannya," tulis akun @Sa**ul_Pung.

Terkait dengan penemuan drone tersebut, Susaningtyas menjelaskan bahwa Kemhan dan TNI tak boleh memandang sebelah mata terhadap kejadian ini. Ia mengingatkan pihak-pihak tersebut untuk tetap waspada terhadap segala kemungkinan ancaman perang besar di Laut Cina Selatan.

"Kemhan, Mabes TNI dan Mabes TNI AL tidak boleh memandang remeh hasil temuan ketiga UUV beberapa waktu yang lalu. Jangan sampai konsentrasi menghadapi Covid-19 kemudian mengurangi Kewaspadaan Nasional terhadap bahaya perang besar di Laut Cina Selatan," ucap Nuning sebagaimana dilansir Antara, Senin (4/1/2021).

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kemenhan diminta bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk segera memasang underwater detection device (UUD/alat deteksi di dalam laut) di seluruh Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan semua selat strategis untuk memantau semua lalu lintas bawah laut, utamanya di Selat Malaka, Laut Natuna, Selat Makassar, Selat Sunda dan Selat Lombok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drone Pengintai Milik China Masuk Indonesia, Pemerintah Diminta Tanggap

Drone Pengintai Milik China Masuk Indonesia, Pemerintah Diminta Tanggap

Riau | Senin, 04 Januari 2021 | 09:52 WIB

Temuan Drone di Selayar: "Waspada Perang Besar di Laut China Selatan"

Temuan Drone di Selayar: "Waspada Perang Besar di Laut China Selatan"

News | Senin, 04 Januari 2021 | 07:50 WIB

Telak! Eks Jubir Jokowi-Maruf Bongkar 4 'Borok' FPI ke Fadli Zon

Telak! Eks Jubir Jokowi-Maruf Bongkar 4 'Borok' FPI ke Fadli Zon

Bogor | Senin, 04 Januari 2021 | 07:45 WIB

Fadli Zon Protes Pembubaran FPI, Dedek Uki: Kok Masih Nutup Mata?

Fadli Zon Protes Pembubaran FPI, Dedek Uki: Kok Masih Nutup Mata?

News | Senin, 04 Januari 2021 | 07:22 WIB

Pakar Sebut Pembubaran FPI Berkaitan dengan Ahok, Ferdinand Beri Respon

Pakar Sebut Pembubaran FPI Berkaitan dengan Ahok, Ferdinand Beri Respon

News | Minggu, 03 Januari 2021 | 16:50 WIB

Fadli Zon Bantah Keras Pernyataan Keponakan Prabowo, Ini Masalahnya

Fadli Zon Bantah Keras Pernyataan Keponakan Prabowo, Ini Masalahnya

Sumbar | Minggu, 03 Januari 2021 | 07:25 WIB

Terkini

Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah

Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:37 WIB

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:28 WIB

OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah

OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:23 WIB

Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK

Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan

KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:37 WIB

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:31 WIB

Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan  Anak

Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:15 WIB

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:55 WIB

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:00 WIB

×