Diingatkan Protokol Kesehatan, Wakil Ketua FPI Aceh dan Dandim Adu Mulut

Reza Gunadha | Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 04 Januari 2021 | 18:01 WIB
Diingatkan Protokol Kesehatan, Wakil Ketua FPI Aceh dan Dandim Adu Mulut
Wakil Ketua FPI Aceh adu mulut dengan Dandim

Suara.com - Sebuah video yang diunggah oleh akun @polsekdemakkota viral di Instagram. Video tersebut memperlihatkan kericuhan yang terjadi saat Wakil Ketua FPI Aceh Abi Wahidin beradu mulut dengan Dandim 0101/BS Kolonel TNI Abdul Razak Rangkuti.

Adu mulut terjadi setelah pihak FPI Aceh tak terima dengan teguran yang diberikan terkait protokol kesehatan saat dilangsungkannya acara zikir doa bersama di masjid Baiturrahman Banda Aceh (31/12/2020).

Dalam video yang diunggah dijelaskan bahwa Wakil Ketua FPI Aceh menolak anjuran mengenakan masker bagi seluruh peserta zikir dan doa bersama. Anjuran untuk melakukan rappid test massal pun ditolak oleh pihak FPI Aceh.

Selain itu terdapat juga penjelasan yang menyebut bahwa TNI hanya melakukan penertiban dengan mengingatkan perihal penegakan protokol kesehatan tanpa adanya pembubara.

Sayangnya, pihak FPI Aceh secara tegas menolak anjuran mengenakan masker, jaga jarak dan juga melakukan rappid test yang telah disediakan.

Beberapa warganet pun mengungkapkan pendapat mereka terkait video tersebut lewat komentar dalam unggahan tersebut.

Mereka menilai Wakil Ketua FPI Aceh tak menghormati aparat yang sedang bertugas karena membentak dan tak menuruti anjuran untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Gak ada wibawa aparat ygbsedang bertugas depan orang kaya gitu..setidaknya hormati institusinya lah..pek*k tuh manusia," tulis akun @donny_herin*ra.

"Bravo TNI Polri," tulis akun @djvai76.

"Gak mudah loh nyabarin model begituan," tulis akun @dikadzan.

Acara zikir dan doa bersama tersebut juga disorot karena dilakukan sehari setelah FPI resmi dinyatakan sebagai ormas yang dibubarkan.

Diketahui pada Rabu (30/12/2020) Menkopolhukam Mahfud MD telah menyampaikan keterangan resmi yang menyatakan bahwa FPI dibubarkan.

"Bahwa FPI sejak Juni 2019 sudah bubar sebagai organisasi. Namun tetap melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan yang bertentangan dengan hukum, merazia, provokasi," ujar Mahfud MD dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (30/12/2020).

Dalam keterangan yang disampaikan, Mahfud juga menyebut bahwa FPI dilarang menjalankan aktivitasnya lagi setelah pernyataan pembubaran dikeluarkan.

“Pemerintah menghentikan segala kegiatan yang dilakukan FPI, karena FPI tidak punya landasan sebagai ormas maupun organisasi," ucap Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Jamin Kehalalan, MUI Jateng Usulkan Kiai Jadi Prioritas Vaksinasi

Untuk Jamin Kehalalan, MUI Jateng Usulkan Kiai Jadi Prioritas Vaksinasi

Jawa Tengah | Senin, 04 Januari 2021 | 17:34 WIB

Komnas HAM Selesaikan Laporan Hasil Penyelidikan Laskar FPI dalam Dua Pekan

Komnas HAM Selesaikan Laporan Hasil Penyelidikan Laskar FPI dalam Dua Pekan

News | Senin, 04 Januari 2021 | 17:33 WIB

Mau Disuntik ke Warga, Vaksin COVID-19 Sinovac Belum Diizinkan BPOM

Mau Disuntik ke Warga, Vaksin COVID-19 Sinovac Belum Diizinkan BPOM

Bekaci | Senin, 04 Januari 2021 | 17:33 WIB

Wabup KBB Kabarkan Kondisi Syekh Ali Jaber: Mulut Terpasang Ventilator

Wabup KBB Kabarkan Kondisi Syekh Ali Jaber: Mulut Terpasang Ventilator

Jabar | Senin, 04 Januari 2021 | 17:33 WIB

Ventilator Terpasang di Mulut, Para Murid Diminta Doakan Syekh Ali Jaber

Ventilator Terpasang di Mulut, Para Murid Diminta Doakan Syekh Ali Jaber

Jakarta | Senin, 04 Januari 2021 | 17:31 WIB

Beredar Foto Kondisi Syekh Ali Jaber, Pihak Yayasan Beri Penjelasan

Beredar Foto Kondisi Syekh Ali Jaber, Pihak Yayasan Beri Penjelasan

News | Senin, 04 Januari 2021 | 17:33 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB