Israel Tercepat Sedunia Vaksinasi Covid-19, Februari Bebas dari Corona

Reza Gunadha | BBC | Suara.com

Selasa, 05 Januari 2021 | 14:03 WIB
Israel Tercepat Sedunia Vaksinasi Covid-19, Februari Bebas dari Corona
[BBC]

Suara.com - Israel hingga kekinian sudah memberikan vaksin covid-19 kepada 1 juta warga dengan tingkat 11,55 dosis vaksin per 100 jiwa penduduk.

Dengan tingkat seperti itu, maka Israel tercatat sebagai negara yang paling unggul dibandingkan negara-negara lain dalam upaya vakasinasi Covid-19, demikian laporan yang dihimpun Our World in Data.

Laporan tersebut disusun atas kerja sama Oxford University dengan sebuah badan amal pendidikan.

Posisi Israel disusul oleh Bahrain dengan tingkat 3,49 dan Inggris dengan tingkat 1,47.

Bagaimana Israel bisa unggul?

Israel memulai program vaksinasi Covid-19 pada tanggal 19 Desember. Pada tahap sekarang sekitar 150.000 orang per hari mendapat suntikan vaksin. Prioritasnya adalah warga di atas usia 60 tahun, tenaga kesehatan dan kelompok warga yang rentan.

Pihak berwenang menghubungi orang-orang yang masuk prioritas ini melalui sistem pelayanan kesehatan.

Peraturan di negara itu mewajibkan semua warga mendaftarkan diri dengan perusahaan pelayanan kesehatan yang diakui.

Perundingan untuk mendapatkan vaksin telah dimulai sejak pandemi sehingga Israel berhasil mengamankan suplai vaksin dari Pfizer-BioNTech.

Menurut Menteri Kesehatan Yuli Edelstein, seperti dilaporkan YNet TV, vaksin Pfizer, yang harus disimpan pada suhu -70 Celcius, telah dipilah-pilah sejak dalam proses pengiriman.

Dengan cara itu, vaksin dalam jumlah kecil dapat didistribusikan ke tempat-tempat terpencil.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memperkirakan negaranya bisa keluar dari pandemi ini pada Februari. Sekarang Israel memberlakukan karantina wilayah secara nasional untuk ketiga kalinya.

Amerika Serikat gagal mencapai sasaran

Laporan Our World in Data juga menunjukkan di antara negara maju yang tertinggal dalam perlombaan program vaksinasi adalah Prancis.

Per tanggal 30 Desember, Prancis baru melakukan vaksinasi terhadap 138 orang saja. Jerman telah memvaksinasi 190.000 sampai Sabtu lalu (02/01).

Organisasi Uni Eropa, termasuk Prancis dan Jerman sebagai anggota, lebih lambat dibandingkan Inggris dan AS dalam memberikan lampu hijau penggunaan vaksin.

Uni Eropa mulai melakukan vaksinasi dengan menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech pada 27 Desember.

Di Jerman sektiar 240.000 orang telah divaksinasi per Minggu (03/01).

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) gagal mencapai sasaran memvaksinasi 20 juta orang sebelum akhir tahun 2020, karena baru 2,78 juta orang yang mendapat vaksinasi sampai tanggal 30 Desember.

Inggris berusaha mengubah strategi penyaluran vaksin dengan memperbanyak warga yang mendapatkan dosis pertama tetapi menunda pemberian dosis kedua.

Lebih dari 600.000 orang telah divaksin sejauh ini di Inggris.

Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, Dr Anthony Fauci, sudah menyatakan Amerika tidak akan meniru strategi yang ditempuh Inggris.

Jumlah korban meninggal akibat Covid-19 telah melebihi 1.845.000 di seluruh dunia. Jumlah terbesar ada di AS, disusul Brasil, India, Meksiko, Italia dan Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dikawal Ketat, 26 Ribu Vaksin COVID-19 Tiba di DIY Hari Ini

Dikawal Ketat, 26 Ribu Vaksin COVID-19 Tiba di DIY Hari Ini

Jogja | Selasa, 05 Januari 2021 | 13:50 WIB

JK: Pencegahan Harus Terus Dilakukan Sebelum Vaksin Covid Didistribusikan

JK: Pencegahan Harus Terus Dilakukan Sebelum Vaksin Covid Didistribusikan

Jakarta | Selasa, 05 Januari 2021 | 13:44 WIB

Sebanyak 39.707 Tenaga Kesehatan di Lampung Daftar Vaksinasi Covid-19

Sebanyak 39.707 Tenaga Kesehatan di Lampung Daftar Vaksinasi Covid-19

Lampung | Selasa, 05 Januari 2021 | 13:27 WIB

708 Titik di Banten Disiapkan Untuk Vaksinasi Covid-19, Ini Ketentuannya

708 Titik di Banten Disiapkan Untuk Vaksinasi Covid-19, Ini Ketentuannya

Banten | Selasa, 05 Januari 2021 | 13:23 WIB

Bagaimana Cara Masyarakat Ikut Vaksinasi Covid-19 di AS?

Bagaimana Cara Masyarakat Ikut Vaksinasi Covid-19 di AS?

Video | Selasa, 05 Januari 2021 | 13:00 WIB

Ketua Satgas Imunisasi: Vaksin Covid-19 Adalah Vaksin Mati, Jangan Takut

Ketua Satgas Imunisasi: Vaksin Covid-19 Adalah Vaksin Mati, Jangan Takut

Sulsel | Selasa, 05 Januari 2021 | 13:15 WIB

18.360 Vaksin Covid-19 Tiba di Kalbar, Mulai Disebar 14 Januari

18.360 Vaksin Covid-19 Tiba di Kalbar, Mulai Disebar 14 Januari

Kalbar | Selasa, 05 Januari 2021 | 12:52 WIB

Terkini

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:33 WIB

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB