Bencana, Petugas Ambulans di AS Diperintahkan untuk Tidak Bawa Pasien Ini

Kamis, 07 Januari 2021 | 09:42 WIB
Bencana, Petugas Ambulans di AS Diperintahkan untuk Tidak Bawa Pasien Ini
Ilustrasi ambulans.[Unsplash/Victor Amenze]

"Mengingat kebutuhan akut untuk menghemat oksigen, efektifkan segera, EMS seharusnya hanya memberikan oksigen tambahan kepada pasien dengan saturasi oksigen di bawah 90%," kata EMS Los Angeles County dalam memonya.

EMS mengatakan saturasi oksigen minimal 90% cukup untuk menjaga sirkulasi normal darah ke organ dan jaringan.

Kekurangan oksigen di kabupaten dan Lembah San Joaquin mendorong pembentukan "satuan tugas oksigen" pekan lalu, kata Gubernur Gavin Newsom.

Satgas telah bekerja dengan mitra lokal dan negara bagian untuk mencoba mengisi tangki oksigen dan membawanya ke rumah sakit dan fasilitas yang paling membutuhkan.

Libur Akhir Tahun

Sebagai negara bagian terpadat dan rumah bagi sekitar 1 dari 9 orang Amerika Serikat, masuk akal jika California memiliki kasus Covid-19 paling banyak.

Tetapi besarnya jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit dan tingkat peningkatan yang mengejutkanlah yang menyebabkan masalah besar.

Hingga Selasa, lebih dari 22.000 pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit di seluruh negara bagian, menurut Departemen Kesehatan Masyarakat California. Lebih dari 27.000 orang meninggal, termasuk 368 kematian baru yang dilaporkan pada hari Selasa.

"Peningkatan kasus kemungkinan akan terus berlanjut selama berminggu-minggu mendatang sebagai akibat dari pesta liburan dan Malam Tahun Baru dan pelancong yang kembali," kata Direktur Kesehatan Umum Los Angeles County Barbara Ferrer.

Baca Juga: Trump Kedapatan Tekan Pejabat Georgia untuk Batalkan Kemenangan Joe Biden

"Kami kemungkinan akan mengalami kondisi terburuk pada bulan Januari saat kami menghadapi seluruh pandemi. Dan itu sulit dibayangkan." sambungnya.

Para ahli mengatakan alasan lain juga berkontribusi - termasuk kelelahan akibat pandemi, penolakan saat kembali ke rumah, sejumlah besar pekerja penting dan faktor sosial ekonomi yang memengaruhi rumah tangga yang lebih miskin dan minoritas.

Menunggu Berjam-jam

Bahkan ketika pasien cukup beruntung untuk sampai ke rumah sakit, mereka masih harus menunggu selama berjam-jam jika tidak ada tempat lagi di rumah sakit.

"Layanan Medis Darurat bekerja sangat keras untuk mengalihkan ambulans atau mengirimnya ke rumah sakit yang memiliki kapasitas potensial untuk menerima pasien tersebut," kata Smith, COO dari Cedars-Sinai Medical Center.

"Ada situasi di mana pasien diminta menunggu di ambulans di bawah perawatan paramedis. Kami ingin memastikan bahwa waktunya sesingkat mungkin sehingga mereka dapat menerima perawatan yang diperlukan." sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya βž”
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya βž”
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya βž”
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya βž”
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI