Inikah Sosok yang Ramalkan Penyerbuan Gedung Capitol oleh Pendukung Trump?

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 07 Januari 2021 | 16:50 WIB
Inikah Sosok yang Ramalkan Penyerbuan Gedung Capitol oleh Pendukung Trump?
Kerusuhan di luar gedung DPR Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021).[Anadolu Agency]

"Polisi Capitol memiliki 2.200 petugas, tapi saya rasa kebanyakan mereka bukan tipe terlatih anti huru-hara atau SWAT. Pertanyaannya di sini adalah apakah pasukan federal akan *diizinkan* untuk membantu mereka." tulis Kovler.

Pada insiden yang terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat, melalui stafnya, Donald Trump menginstruksikan Garda Nasional untuk membantu mengamankan kerusuhan.

"Atas arahan Presiden @ realDonaldTrump, Pengawal Nasional sedang bekerja bersama dengan layanan perlindungan federal lainnya," tulis Kayleigh McEnany di akun Twitter-nya.

Kovler juga menyebutkan jika kelompok 3%ers, Proud Boys, Oathkeepers atau tipe boogaloo akan merebut Capitol. "Tetapi beberapa dari mereka akan mencoba. Dan orang akan mati." tulisnya

Ia juga ikut bertanya mengenai kemungkinan jika Donald Trump akan menjadi Presiden pertama yang dimakzulkan dua kali. "Malam ini, anggota Kongres dengan serius mempertimbangkannya." tulisnya.

Insiden kerusuhan tersebut tidak hanya menyita perhatian publik AS, namun juga para pemimpin di belahan dunia lain juga ikut mengecam.

"Pemandangan yang memalukan di Kongres AS. Amerika Serikat mewakili demokrasi di seluruh dunia dan sekarang sangat penting bahwa harus ada alih kekuasaan yang damai dan tertib," tulis Perdana Menteri Inggris Boris Johnson di Twitter.

Para pejabat Uni Eropa lainnya juga menunjukkan dukungan mereka untuk Biden pada hari Rabu, sementara ekstremis pro-Trump memaksa polisi Capitol Hill memberlakukan lockdown (larangan keluar masuk), dan mengganggu sertifikasi kemenangan presiden Biden.

"Saya percaya pada kekuatan institusi dan demokrasi Amerika. Transisi kekuasaan yang damai adalah intinya. @JoeBiden memenangkan pemilihan," tulis Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa, di Twitter.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR AS mencekam, Massa Bersenjata Api Serbu Pengesahan Kemenangan Joe Biden

DPR AS mencekam, Massa Bersenjata Api Serbu Pengesahan Kemenangan Joe Biden

Jabar | Kamis, 07 Januari 2021 | 12:15 WIB

Momen Mencekam, Pedagang Ini Tetap Jualan Ayam saat Demo di Gedung Capitol

Momen Mencekam, Pedagang Ini Tetap Jualan Ayam saat Demo di Gedung Capitol

Lifestyle | Kamis, 07 Januari 2021 | 11:27 WIB

Kerusuhan di DPR AS, Polisi Temukan Lima Pucuk Senjata dan 13 Orang Ditahan

Kerusuhan di DPR AS, Polisi Temukan Lima Pucuk Senjata dan 13 Orang Ditahan

News | Kamis, 07 Januari 2021 | 09:51 WIB

Terkini

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:45 WIB

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:44 WIB

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:32 WIB

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:18 WIB