Usai Divaksin Covid-19, Sekjen MUI: Saya Tidak Ada Keluhan, Alhamdulillah

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 13 Januari 2021 | 17:59 WIB
Usai Divaksin Covid-19, Sekjen MUI: Saya Tidak Ada Keluhan, Alhamdulillah
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Amirsyah Tambunan, memastikan dirinya dalam kondisi sehat dan tak ada keluhan apapun setelah disuntik vaksin covid-19 setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Amiersyah menjadi salah satu peserta vaksinasi perdana di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021).

"Saya tidak ada keluhan, alhamdulillah. Sebelum divaksin saya di cek dulu, bagaimana gula darahnya, kolesterol dan segala macam, saya dalam kondisi sehat walafiat. Semoga Allah memberikan kesehatan kepada kita semua dan kita terhindar dari covid-19," ujar Amiersyah di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

Ia mengatakan pengalaman imunisasi sejak kecil bisa menjadi modal vaksinasi Covid-19.

"Jadi pengalaman imunisasi ini bisa menjadi modal bahwa Imunisasi terkait Covid-19 itu biasa-biasa saja. Dalam arti tidak ada tanda-tanda yang membuat kita sakit atau kelainan macam-macam. Alhamdulillah kondisi sehat walafiat," tutur Amiersyah.

Amiersyah menyebut pemerintah perlu melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya vaksinasi Covid-19.

Sosialisasi dan edukasi kata Amiersyah penting, agar target imunisasi sebanyak 70 persen dari populasi penduduk Indonesia dapat tercapai.

"Karena cakupan minimal 70 persen ini untuk membuat daya tahan secara kelompok atau kolektif atau yang disebut herd immunity," kata dia.

"Untuk mencapai ini diperlukan sekali lagi sosialisasi, edukasi sehingga masyarakat bisa memahami arti penting imunisasi ini untuk menjaga diri sendiri, keluarga dan masyarakat secara komunal," Amiersyah menambahkan.

Tokoh Muhammadiyah itu mengatakan langkah pemerintah mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, tokok pendidik untuk divaksinasi bersama-sama dengan Presiden Jokowi sudah tepat.

Namun ia mengingatkan masyarakat untuk tetap displin mematuhi protokol kesehatan.

"Ini perlu disosialisasikan dengan sebaik-baiknya, agar masyarakat paham. Nah dalam konteks itu tetap harus menjaga protokol kesehatan. Jaga jarak, termasuk cuci tangan, pakai masker, olahraga yang cukup, jangan panik, kemudian kita doa dan tawakal dan dengan iman, yakin kita Allah akan beri kesembuhan, kemudian aman. InsyaAllah imun kita diperkuat oleh Allah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas! Roy Suryo Tolak Divaksin COVID-19 Sinovac Sampai Pamer Ijazah S2 UGM

Tegas! Roy Suryo Tolak Divaksin COVID-19 Sinovac Sampai Pamer Ijazah S2 UGM

Bali | Rabu, 13 Januari 2021 | 17:51 WIB

Wakil Ketua KPK: Saya Suka Komjen Listyo, Begitu Care dan Luar Biasa Tenang

Wakil Ketua KPK: Saya Suka Komjen Listyo, Begitu Care dan Luar Biasa Tenang

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 17:41 WIB

Roy Suryo Siap Disuntik Vaksin Covid-19, Tapi Ogah Diberi Sinovac

Roy Suryo Siap Disuntik Vaksin Covid-19, Tapi Ogah Diberi Sinovac

Hits | Rabu, 13 Januari 2021 | 17:43 WIB

Kritikan Pedas Abdillah Toha Urai Tipe Orang Sakit Jiwa, Sindir Siapa?

Kritikan Pedas Abdillah Toha Urai Tipe Orang Sakit Jiwa, Sindir Siapa?

Hits | Rabu, 13 Januari 2021 | 17:43 WIB

Terkini

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Anggota BAIS TNI Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:25 WIB

Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga

Waspada Siasat Maling! Polresta Tangerang Bongkar Modus Teror 'Pocong' untuk Takuti Warga

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:59 WIB

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:32 WIB

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:31 WIB

Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?

Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa

Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 05:45 WIB

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB