Suara.com - Seorang pria diamankan dan pengunjung Bandara Frankfurt dievakuasi setelah melempar sebuah koper dan berteriak Allahu Akbar.
Menyadur The Sun, Minggu (17/1/2021) insiden tersebut terjadi di Terminal 1 Bandara Frankfurt pada Sabtu (16/1) malam waktu setempat.
Sebuah koper dilaporkan ditinggalkan oleh seorang pria di bagian pemeriksaan paspor sembari meneriakkan "Allahu Akbar".
Seorang pengunjung bandara merekam insiden tersebut dan mempostingnya di media sosial. Dalam video itu memperlihatkan seorang petugas menodongkan pistol ke pria tersebut.
Kondisi saat itu langsung mencekam dengan pria tersebut berada dalam kondisi tiarap sembari ditodong senjata oleh seorang polisi.
Seorang juru bicara polisi federal mengatakan pria itu, yang dianggap tunawisma, meninggalkan sebuah koper di terminal dan kemudian melarikan diri, Bild melaporkan.
Tersangka dan seorang pria lain dilaporkan ditangkap segera setelah itu, meskipun polisi masih memburu orang ketiga yang juga ikut terlibat.
![Ribuan pengunjung bandara dievakuasi akibat insiden tersebut.[Twitter]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/01/17/48687-ribuan-pengunjung-bandara-dievakuasi-akibat-insiden-tersebut.jpg)
Laporan awal mengklaim adanya "ancaman senjata" telah menyebabkan gangguan di bandara tersebut.
Petugas keamanan yang dilengkapi dengan senjata terlihat di bandara sementara ribuan pengunjung terlihat berdiri di luar.
Stasiun kereta di bandara tersebut segera ditutup dan semua penerbangan dibatalkan. Penumpang diminta untuk mengikuti instruksi dari petugas keamanan di lokasi.
"Karena operasi polisi yang sedang berlangsung, bagian dari Terminal 1, stasiun kereta regional dan penyeberangan ke stasiun kereta jarak jauh saat ini ditutup di Bandara Frankfurt.
"Akibatnya, operasi mungkin tertunda. Oleh karena itu, penumpang diminta untuk memeriksa status penerbangan terlebih dahulu di situs web maskapai." jelas pihak bandara.
Terlepas dari semua insiden tersebut, barang bawaan yang ada di dalam koper disebutkan "tidak berbahaya", menurut laporan Deutsche Welle.
Polisi federal dan negara bagian masih menyelidiki insiden itu, kata penyelidik.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Diimbangi Wolfsburg 2-2, Leipzig Gagal Gusur Bayern di Puncak Bundesliga
Bola | Minggu, 17 Januari 2021 | 06:29 WIB
Jadwal Bola Malam Ini 16-17 Januari 2021, Liga Ingris, Liga Italia Lengkap
Bola | Sabtu, 16 Januari 2021 | 15:39 WIB
Real Madrid Kirim Luka Jovic Balik ke Frankfurt dengan Status Pinjaman
Kalbar | Jum'at, 15 Januari 2021 | 06:45 WIB
Terkini
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:25 WIB
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:51 WIB
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:36 WIB
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB