ACT Berangkatkan Kapal Bawa 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 27 Januari 2021 | 12:53 WIB
ACT Berangkatkan Kapal Bawa 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar
Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap atau ACT mengirimkan Kapal Kemanusiaan yang berisikan 1.000 ton bantuan pangan dan logistik ke Sulawesi Barat dari Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Rabu (27/1/2021). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap atau ACT mengirimkan Kapal Kemanusiaan yang berisikan 1.000 ton bantuan pangan dan logistik ke Sulawesi Barat, Rabu (27/1/2021).

Bantuan tersebut untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

Presiden ACT, Ibnu Khajar menyampaikan, bahwa kapal kemanusiaan itu merupakan bentuk besar kedermawanan masyarakat Indonesia.

Menurutnya, Kapal Kemanusiaan ini akan membawa 500 ton beras yang dikumpulkan dari Lumbung Pangan Wakaf/LPW Global Wakaf ACT dan 500 ton sisanya terdiri dari air minum wakaf, pangan, selimut, dan kebutuhan logistik para korban bencana.

"Kehadiran kapal kemanusiaan ini akan memperkuat agenda pendistribusian bantuan yang meluas ke masyarakat terdampak," kata Ibnu di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara.

Kapal Kemanusiaan ini nantinya tidak hanya diberangkatkan dari Jakarta saja, melainkan juga sejumlah wilayah lainnya seperti Sumatera hingga Surabaya. Untuk yang diberangkatkan dari Jakarta diperkirakan sampai di Sulbar dalam tiga hari ke depan.

"Kami akan mengirimkan kapal kemanusiaan ke Majene dan Mamuju dari tiga titik. Insyaallah 1.000 ton akan kami kirimkan dari pelabuhan Tanjung Priok, cabang-cabang ACT di Jawa Barat, Banten, dan Jakarta," ujarnya.

Sementara itu, turut hadir dalam acara pelepasan Kapal Kemanusiaan perwakilan Pemprov DKI Jakarta yakni Deputi Gubernur Bidang Pariwisata Dadang, menyampaikan rasa apresiasinya kepada ACT.

"Karena itu apresiasi sangat tinggi kepada ACT yang selalu hadir dalam barisan depan yang kali ini melayangkan satu kapal kemanusiaan berisi ribuan ton logistik untuk saudara-saudara kita terdampak bencana di Sulawesi Barat," tutur Dadang.

baca juga

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status penanganan bencana gempa bumi dengan magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat sebagai tanggap darurat.

Penetapan status tanggap darurat itu dilakukan Gubernur Sulawesi Barat, HM Ali Baal Masdar melalui surat nomor 001/Darurat-SB/I/2021, sejak 15 Januari 2021 sampai 28 Januari 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gedung Sekolah Rusak Parah Akibat Gempa di Mamuju

Gedung Sekolah Rusak Parah Akibat Gempa di Mamuju

Foto | Selasa, 26 Januari 2021 | 14:14 WIB

Terharu! Dua Bocah Rela Sumbang Kasur Miliknya untuk Bayi Korban Gempa

Terharu! Dua Bocah Rela Sumbang Kasur Miliknya untuk Bayi Korban Gempa

Hits | Minggu, 24 Januari 2021 | 09:20 WIB

12 Pengungsi Gempa Sulawesi Barat Gagal Dipulangkan

12 Pengungsi Gempa Sulawesi Barat Gagal Dipulangkan

Bekaci | Minggu, 24 Januari 2021 | 09:10 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×