14 Cara Mengatasi Hujan Abu dari Letusan Gunung Merapi

Rifan Aditya

Rabu, 27 Januari 2021 | 19:00 WIB
14 Cara Mengatasi Hujan Abu dari Letusan Gunung Merapi
Cara mengatasi hujan abu - Gambar sebagai ilustrasi: Kondisi dua kecamatan di Boyolali Usai Hujan Abu Tebal Vulkanik Gunung Merapi, Rabu (27/1/2021).(Suara.com/dok warga)

Suara.com - Gunung Merapi mengalami aktivitas vulkanik dan pada hari ini (27/01/2021), Gunung Merapi mengeluarkan awan panas cukup besar yang menyebabkan hujan abu. Maka dari itu, kalian yang berada di daerah yang terdampak perlu tahu cara mengatasi hujan abu.

Hujan abu vulkanik sendiri terdiri dari partikel yang berbentuk tidak teratur, tajam serta bergerigi. Bahaya hujan abu dari letusan gunung berapi dapat mengalami keluhan pada mata, hidung, kulit dan sakit pada tenggorokan.

Abu vulkanik memiliki partikel yang kasar dapat mengakibatkan goresan pada bagian mata dan hidung. Jika manusia menghirup abu vulkanik dapat menimbulkan permasalahan pada bagian pernapasan dan kerusakan pada paru-paru.

Lantas bagaimana cara mengatasi hujan abu dan terhindar dari berbagai macam dampak negatifnya? Simak penjelasannya berikut ini.

  1. Mengusahakan diri untuk tetap berada di dalam rumah atau berada di tempat pengungsian untuk meminimalisir terkena paparan abu vulkanik yang berasa dari hujan abu.
  2. Selalu siapkan obat-obatan khususnya untuk orang yang memiliki penyakit pada pernapasan seperti asma.
  3. Tutup seluruh ventilasi untuk menghindari abu vulkanik ke dalam rumah maupun area pengungsian.
  4. Gunakan masker wajah untuk mengurangi paparan terhadap abu vulkanik.
  5. Jika tidak ada masket untuk menutupi area wajah dapat digunakan kain, sapu tangan. Basahi kain tersebut untuk meningkat efektivitas terhadap pencegahan abu vulkanik terkena tubuh.
  6. Gunakan kacamata dan melepaskan lensa kontak yang untuk melindungi mata dari iritasi.
  7. Menggunakan baju lengan panjang, celana panjang dan sepatu yang menutupi seluruh tubuh.
  8. Hati-hati saat makan maupun minum, usahakan makanan dan minuman terhindar dari kontaminasi abu vulkanik.
  9. Jangan menggunakan peralatan masak atau pemanas yang dapat menimbulkan asap.
  10. Jangan menghisap rokok maupun sesuatu yang menimbulkan asap.
  11. Pastikan suhu ruangan tidak terlalu panas dan jika suhu menjadi terlalu panas, segera untuk berlindung di tempat lain.
  12. Selalu mempersiapkan pertolongan pertama seperti obat-obatan, makanan, minuman, pakaian ganti.
  13. Jika mengalami luka bakar pada tubuh, cedera, menghirup gas maupun abu, segera meminta pertolongan medis secepatnya.
  14. Usahakan untuk tidak menyetir dengan kendaraan bermotor karena abu vulkanik dapat merusak mesin dan logam.

Itulah cara mengatasi hujan abu dari letusan gunung berapi. Tetap waspada akan terjadinya letusan gunung Merapi berikutnya dan usahakan tidak banyak beraktifitas di luar ruangan.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPPTKG Jelaskan Erupsi Besar Gunung Merapi

BPPTKG Jelaskan Erupsi Besar Gunung Merapi

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 18:36 WIB

Awan Panas Meluncur dari Merapi, Hujan Abu Terpantau Belum ke Arah Sleman

Awan Panas Meluncur dari Merapi, Hujan Abu Terpantau Belum ke Arah Sleman

Jogja | Rabu, 27 Januari 2021 | 17:58 WIB

Merapi Erupsi, Hujan Abu Tebal Bercampur Pasir Guyur Kawasan Boyolali

Merapi Erupsi, Hujan Abu Tebal Bercampur Pasir Guyur Kawasan Boyolali

Jogja | Rabu, 27 Januari 2021 | 17:27 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB