Menengok Desa Botteng Utara Pasca Gempa Sulbar, 90 Persen Rumah Roboh

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 29 Januari 2021 | 18:56 WIB
Menengok Desa Botteng Utara Pasca Gempa Sulbar, 90 Persen Rumah Roboh
Reruntuhan rumah warga yang terdampak gempa di Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (29/1/2021). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Sudah hampir dua pekan pascabencana gempa bumi berkekuatan 6.2 magnitudo yang mengguncang wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Salah satu Desa terdampak cukup parah terdampak gempa yaitu Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.

Repoter Suara.com, Bagaskara Isdiansyah berkesempatan mengunjungi langsung Desa Botteng Utara pascagempa dahsyat yang meluluhlantakkan Sulawesi Barat. Tampak hampir tiap rumah di desa tersebut runtuh.

Bahkan diantara beberapa rumah yang ada di Desa Botteng Utara ini sudah tak berbentuk dan rata dengan tanah. Warga yang tempat tinggalnya hancur karena gempa terpaksa tinggal ditenda-tenda pengungsian sementara.

Adapun Kepala Desa Botteng Utara, Syahril mengatakan, rumah warga di wilayahnya hampir 90 persen mengalami kerusakan. Bahkan diantaranya sampai rata dengan tanah.

"Di desa kami sekitar 90 persen semuanya rusak, sudah nggak bisa ditempati karena retak dan banyak yang roboh," kata Syahril ditemui di Posko pengungsian Desa Botteng Utara Dusun Sendana, Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (29/1/2021).

Reruntuhan rumah warga yang terdampak gempa di Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (29/1/2021). [Suara.com/Bagaskara]
Reruntuhan rumah warga yang terdampak gempa di Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (29/1/2021). [Suara.com/Bagaskara]

Menurutnya, ada sekitar kurang lebih 300 rumah warga di Botteng Utara alami kerusakan dari mulai rusak ringan hingga berat. Syahril dan warga lainnya berharap adanya bantuan dari pemerintah terkait hal tersebut.

"Oleh sebab itu kami berharap pemerintah bisa membantu ke desa kami untuk menanggulangi rumah-rumah penduduk yang sudah runtuh. Hampir semua rumah di sini sudah rata dengan tanah, tinggal atap yang kelihatan," tuturnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status penanganan bencana gempa bumi dengan magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat sebagai tanggap darurat.

baca juga

Penetapan status tanggap darurat itu dilakukan Gubernur Sulawesi Barat, HM Ali Baal Masdar melalui surat nomor 001/Darurat-SB/I/2021, sejak 15 Januari 2021 sampai 28 Januari 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1.000 Rumah Rusak saat Gempa Sulbar, Pemerintah Identifikasi untuk Perbaiki

1.000 Rumah Rusak saat Gempa Sulbar, Pemerintah Identifikasi untuk Perbaiki

News | Jum'at, 29 Januari 2021 | 05:19 WIB

ACT Berangkatkan Kapal Bawa 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

ACT Berangkatkan Kapal Bawa 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 12:53 WIB

Gedung Sekolah Rusak Parah Akibat Gempa di Mamuju

Gedung Sekolah Rusak Parah Akibat Gempa di Mamuju

Foto | Selasa, 26 Januari 2021 | 14:14 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×