Inggris Ajak Indonesia Berkolaborasi Lacak Varian Baru Covid-19

Erick Tanjung

Sabtu, 30 Januari 2021 | 12:03 WIB
Inggris Ajak Indonesia Berkolaborasi Lacak Varian Baru Covid-19
Dokumentasi: Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins. (Antara/Suwanti)

Suara.com - Inggris membuka kesempatan bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, untuk berkolaborasi dalam melacak varian baru virus SARS-CoV-2 dari hasil mutasi. Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock dalam sebuah pidato.

Seperti dilaporkan Antara, inisiatif kerja sama bernama Platform Penilaian Varian Baru itu membantu negara-negara di dunia dalam mengidentifikasi mutasi pada virus yang akan menjadi peringatan dini mengenai kemungkinan penyebaran varian baru Covid-19, melalui pengurutan genom atau sequencing.

"Tawaran baik dari Inggris ini merupakan pujian terhadap upaya yang mengagumkan yang sudah dilakukan di Indonesia oleh Kementerian Ristek dan Lembaga Eijkman, yang telah memiliki kemampuan untuk pengurutan genom virus," kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (30/1/2021).

Dia menjelakan, platform penilaian varian baru akan dipimpin oleh Badan Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE), Institut Perlindungan Kesehatan Nasional (NIHP), dan para mitra, termasuk Kelompok Kerja Laboratorium Global SARS CoV-2 di bawah naungan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Mereka akan bekerja secara langsung terhadap sampel yang dikirimkan dari luar negeri, atau akan memberikan nasihat dan dukungan ahli secara daring jika negara mitra sudah memiliki kemampuan di bidang ini namun meminta bantuan lebih lanjut," ujarnya.

"Tawaran tersebut dapat mencakup pelatihan dan sumber daya serta personel dan peralatan," tambahnya.

Menteri Hancock, dalam pidatonya, menyebut bahwa platform ini tidak hanya membuat negara-negara mempunyai pemahaman lebih mengenai Covid-19 serta pola penyebarannya, namun juga akan meningkatkan kemampuan global agar siap menghadapi kasus serupa di masa mendatang.

Virus varian baru Covid-19, yang dinamai jenis B.1.1.7, terdeteksi pertama kali di Inggris pada November 2020--hampir satu tahun setelah pandemi pertama kali menyebar ke seluruh dunia--namun diyakini muncul sejak September 2020, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Bagaimanapun, Inggris menyebut bahwa virus Covid-19 jenis baru yang seringkali dirujuk sebagai "varian Inggris" tersebut tidak berarti sudah pasti berasal dari negaranya.

baca juga

"Inggris melakukan jauh lebih banyak pengujian genom daripada negara lain-- lebih dari 50% dari total sekuens yang diselesaikan di seluruh dunia--jadi sangat masuk akal bahwa Inggris akan seringkali menjadi negara yang sering menemukan varian baru," kata Dua Besar Jenkins. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Direkomendasi Gunakan 2 Lapis Masker Kain

Antisipasi Varian Baru Covid-19, Direkomendasi Gunakan 2 Lapis Masker Kain

Tekno | Rabu, 27 Januari 2021 | 12:30 WIB

Terungkap! Kasus Baru Covid-19 di Selandia Baru Adalah....

Terungkap! Kasus Baru Covid-19 di Selandia Baru Adalah....

Tekno | Selasa, 26 Januari 2021 | 05:30 WIB

Varian Baru Covid-19 Disebut Kalahkan Pengobatan Plasma, Efektifkah Vaksin?

Varian Baru Covid-19 Disebut Kalahkan Pengobatan Plasma, Efektifkah Vaksin?

Batam | Senin, 25 Januari 2021 | 08:31 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×