Seorang Wanita Arab Saudi Dibunuh Saudara Kandung, karena Punya Snapchat

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 31 Januari 2021 | 13:16 WIB
Seorang Wanita Arab Saudi Dibunuh Saudara Kandung, karena Punya Snapchat
Ilustrasi aplikasi Snapchat. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang wanita Arab Saudi dilaporkan dibunuh dan dikubur di tengah gurun pasir oleh saudara laki-lakinya karena dia memiliki akun media sosial Snapchat.

Menyadur Middle East Eye, Minggu (31/1/2021) media sosial Arab Saudi dibanjiri kekhawatiran atas meninggalnya seorang wanita yang diidentifikasi sebagai Qamar.

Kasus tersebut pertama kali muncul saat saudara perempuan korban yang diketahui bernama Manal, membagikan cerita di Twitter yang dikaitkan dengan tewasnya saudara perempuannya.

Dalam cuitannya, Manal menuduh bahwa dua saudara laki-lakinya, Ahmed dan Nasser, hendak membunuh saudara perempuannya setelah dia membuat akun media sosial Snapchat.

Beberapa hari kemudian, dia memposting foto tanda tangan berlumuran darah, diyakini milik saudara perempuannya, dan mempublikasikan video yang memperlihatkan ibunya histeris setelah Qamar ditemukan tidak bernyawa di sebuah gurun dekat kota Riyadh.

Pada hari Minggu, pihak berwenang Al Kharj mengkonfirmasi bahwa mereka telah menangkap dua orang sehubungan dengan insiden tersebut.

"Dinas keamanan polisi gubernur Al-Kharj telah menerima laporan pada 19 Januari dari seorang warga tentang hilangnya seorang wanita muda (usia 26)," katanya dalam sebuah pernyataan.

Hasil dari investigasi awal menunjukkan bahwa jasad wanita itu ditemukan di gurun pasir, 10 km dari pusat kota.

Dua orang lain berusia 30-an ditangkap karena dicurigai terlibat dalam insiden tersebut.

baca juga

Setelah kasus wanita tersebut muncul, beredar video yang diduga ibu korban, terlihat memohon kepada Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

"Apakah ada yang mengenal Mohammed bin Salman? Adakah yang bisa menghubungi Mohammed bin Salman?" dia berkata. "Mereka membunuh putriku ... dia dibunuh tanpa alasan." ujarnya.

Insiden tersebut memicu tagar #SaveManalQamarsSister, banyak pengguna yang menuduh Manal dalam bahaya setelah secara terbuka membagikan detail tentang kasus tersebut.

"Selamat pagi, saya baik-baik saja dan saya meninggalkan kasus untuk hukum." cuit Manal di akun Twitternya.

Kasus tersebut kemudian mengundang beragam komentar dari warganet. "Saya marah dan lelah membaca berita seperti itu yang terjadi setiap hari di Arab Saudi," kata Lina al-Hathloul, saudara perempuan aktivis hak-hak perempuan Loujain al-Hathloul.

"MBS, pemberdayaan perempuan dimulai dengan melindungi mereka dari keluarga sendiri terlebih dahulu." ujarnya merujuk pada kebijakan MBS.

Loujain al-Hathloul ditangkap pada Mei 2018 bersama beberapa aktivis wanita lainnya hanya beberapa minggu sebelum pencabutan larangan mengemudi bagi wanita di Arab Saudi.

Dia dijatuhi hukuman lima tahun delapan bulan penjara bulan lalu, dalam kasus yang menuai kritik internasional dari kelompok hak asasi manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Aceh Tetapkan DPO Terduga Penipuan Jamaah Umrah

Polda Aceh Tetapkan DPO Terduga Penipuan Jamaah Umrah

Sumut | Sabtu, 30 Januari 2021 | 12:37 WIB

Lindungi PMI, Pemerintah Siapkan Sistem Penempatan Satu Kanal Pekerja

Lindungi PMI, Pemerintah Siapkan Sistem Penempatan Satu Kanal Pekerja

Bisnis | Rabu, 27 Januari 2021 | 19:09 WIB

Sadis! Suami Pinjam Uang Istri, Ternyata Dipakai Buat Modal Nikah Lagi

Sadis! Suami Pinjam Uang Istri, Ternyata Dipakai Buat Modal Nikah Lagi

News | Selasa, 26 Januari 2021 | 14:47 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×