Bunuh Kucing buat Dimakan Suami, Nenek Roma Uli Bicara Seperti Orang Waras

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 02 Februari 2021 | 16:20 WIB
Bunuh Kucing buat Dimakan Suami, Nenek Roma Uli Bicara Seperti Orang Waras
Ayani warga di di Kampung Maja RT. 08 RW. 02 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, dan kucingnya bernama Selamet. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Sebanyak 8 ekor kucing menjadi sasaran keganasan perempuan paruh baya bernama Roma Uli Rajaguguk. Dia nekat melakukan aksi percobaan pembunuhan pada kucing-kucing tersebut di Kampung Maja RT. 08 RW. 02 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (30/1/2021) akhir pekan lalu.

Marjuki, salah satu warga yang sempat memintai keterangan menyatakan jika Roma Uli tidak dalam kondisi normal. Dia menduga, perempuan itu tidak mengidap penyakit kejiwaan lantaran menjawab pertanyaan dengan benar.

"Dia (Roma Uli) tidak gila kok, normal-normal saja. Waktu kemarin ditanya sama warga jawabnya lancar," ungkap Marjuki saat dijumpai di lokasi, Selasa (2/2/2021) siang.

Pria yang akrab disapa Juki itu mengaku baru mengetahui insiden tersebut setelah mendengar jeritan ibunya. Kata dia, sang ibunda histeris manakala melihat sejumlah kucing roboh tanpa perlawanan di ujung gang tak jauh dari rumahnya. Di lokasi, ada Roma Uli yang sedang duduk dengan karung berisi 8 kucing.

"Yang pertama  ibu saya sama ada beberapa warga. Saya langsung samperin dah, saya tahan itu orang. Saya bawa di teras situ (sambil menunjuk teras di salah satu rumah). Nah setelah itu, orang-orang baru pada datang," jelas dia.

Salah satu kucing yang selamat dari aksi pembunuhan wanita bernama Roma Uli Rajaguguk di Kalideres. (Suara.com/Arga
Salah satu kucing yang selamat dari aksi pembunuhan wanita bernama Roma Uli Rajaguguk di Kalideres. (Suara.com/Arga

Oles Racun

Juki mengatakan, Roma Uli melancarkan aksinya dengan cara memberi racun pada kucing buruannya. Menurutnya, racun sejenis potas itu ditaruh diujung lidi dan kemudian dioleskan ke mulut kucing-kucing tersebut.

Tak hanya itu, Roma Uli membawa daging ayam dalam melancarkan aksinya. Hal itu dilakukan agar kucing-kucing yang diburu tertarik mendekat pada dirinya.

"Iya di racun. Kaya model potas gitu lah. Nah si pelaku bawa daging ayam biar kucing pada kumpul. Habis itu langsung di racun yang sudah ditaruh di lidi," beber Juki.

baca juga
Penampakan lokasi kasus pembunuhan kucing yang dilakukan wanita bernama Roma Uli Rajaguguk di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. (Suara.com/Arga)
Penampakan lokasi kasus pembunuhan kucing yang dilakukan wanita bernama Roma Uli Rajaguguk di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. (Suara.com/Arga)

Dalih Obat Asma

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Anggoro mengatakan, pihaknya langsung mengamankan terduga pelaku usai videonya viral di media sosial. Video yang mengundang kecaman publik termasuk para pesohor negeri tersebut salah satunya dibagikan oleh jejaring Instagram @cat_lovers_in_the_world pada Minggu (31/1/2021).

"Kami yang mendapatkan informasi tersebut langsung bergerak cepat mengamankan terduga pelaku atau terlapor," kata Anggoro saat dikonfirmasi, Senin (1/2/2021)

Dia mengungkapkan, terduga pelaku menganiaya dan hendak memasak seekor kucing karena didasari atas kepercayaan. Kata Anggoro, wanita tersebut mempercayai bahwa mengkonsumsi daging kucing dapat menyembuhkan penyakit asma.

"Menurut kepercayaan terduga pelaku itu (makan kucing) buat obat asma," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×