Kemenkes: Vaksin Siap Pakai dan Bahan Baku Sinovac Berkualitas Sama

Erick Tanjung, Stephanus Aranditio

Selasa, 02 Februari 2021 | 16:53 WIB
Kemenkes: Vaksin Siap Pakai dan Bahan Baku Sinovac Berkualitas Sama
Ini Isi Kandungan Vaksin Sinovac

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi menegaskan bahwa tidak ada perbedaan antara vaksin jadi dan bahan baku vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech yang diimpor pemerintah dari China.

Siti menjelaskan bahan baku vaksin yang didatangkan juga harus melalui serangkaian proses uji klinis oleh Bio Farma dan disertifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan/BPOM sebelum disuntikkan.

"Tidak ada perbedaan kualitas untuk vaksin jadi maupun vaksin bahan baku, karena nanti kalau kita lihat terkait efikasinya ini BPOM yang akan melakukan penilaian untuk EUA-nya. Bio Farma sendiri sudah menerima sertifikat cara pembuatan obat yang baik (CPOB), ini tentunya sudah menjamin kualitas vaksin yang dihasilkan itu sama antara vaksin jadi dan bahan baku vaksin," kata Siti Nadia dalam jumpa pers virtual KPCPEN, Selasa (2/2/2021).

Siti menambahkan, pemerintah telah menyuntikkan vaksin Covid-19 ke 500 ribu tenaga kesehatan telah disuntik vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech, China tahap pertama dalam kurun waktu dua pekan sejak penyuntikan perdana pada 13 Januari 2021.

Sebelumnya, Indonesia kembali mendapatkan kiriman 11 juta dosis bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac, China pada Selasa siang.

Dari 11 juta dosis tersebut, 10 juta dosis merupakan bahan baku dan 1 juta sisanya adalah dosis vaksin overfill atau volume tambahan.

Bio Farma menyebut pengiriman bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac ditargetkan sebanyak 140 juta dosis. Pengiriman pertama telah dilakukan pada 12 Januari 2021 dengan 15 juta dosis bahan baku dengan tambahan 1,5 juta vaksin overfill.

Untuk mempercepat vaksinasi bagi tenaga kesehatan, Kementerian Kesehatan sudah menggelar vaksinasi massal di sejumlah kota, yaitu Yogyakarta, Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, Semarang, Denpasar, dan Manado.

Vaksinasi massal terus akan dilakukan di Makassar dan Semarang (2 Februari), Bandung (3 Februari), Denpasar (4 Februari), dan Manado (5 Februari).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Banyak Orang yang Divaksinasi di AS Dibanding yang Positif Covid-19

Lebih Banyak Orang yang Divaksinasi di AS Dibanding yang Positif Covid-19

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 14:50 WIB

Bio Farma Target Proses Pengiriman Bahan Baku Vaksin Sinovac Selesai Juli

Bio Farma Target Proses Pengiriman Bahan Baku Vaksin Sinovac Selesai Juli

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 14:05 WIB

Waduh! Sistem Online Jadi Alasan Vaksinasi Covid-19 di Sulsel Lelet

Waduh! Sistem Online Jadi Alasan Vaksinasi Covid-19 di Sulsel Lelet

Sulsel | Selasa, 02 Februari 2021 | 13:45 WIB

Terkini

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:47 WIB

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:45 WIB

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:40 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:39 WIB

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 18:37 WIB

Jejak Rasuah Sirajudin Lasena Diduga Dimulai Sejak Jabat Pj Bupati Bolmut, Raup Belasan Miliar

Jejak Rasuah Sirajudin Lasena Diduga Dimulai Sejak Jabat Pj Bupati Bolmut, Raup Belasan Miliar

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:36 WIB

Art Jakarta 2026 Hadir 2-4 Oktober, Libatkan 75 Galeri dari Indonesia dan Mancanegara

Art Jakarta 2026 Hadir 2-4 Oktober, Libatkan 75 Galeri dari Indonesia dan Mancanegara

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:29 WIB

Minta Pakar Objektif Soal Kebijakan Pemerintah, Pigai: Saya Disuruh Turun Tidak Masalah, Tapi...

Minta Pakar Objektif Soal Kebijakan Pemerintah, Pigai: Saya Disuruh Turun Tidak Masalah, Tapi...

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:27 WIB

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:26 WIB

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

×