Senior Demokrat: Era AHY, Calon Kepala Daerah Ditentukan DPP, Kader Kecewa

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Selasa, 02 Februari 2021 | 18:20 WIB
Senior Demokrat: Era AHY, Calon Kepala Daerah Ditentukan DPP, Kader Kecewa
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Suara.com/ Umay )

Suara.com - Politikus senior Partai Demokrat Ahmad Yahya buka-bukaan terkait adanya isu kekecewaan kader di daerah terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai ketua umum partai.

Yahya mengklaim, banyak kebijakan yang baru diadakan pada era kepemimpinan AHY dan dinilai menyusahkan kader-kader PD di daerah.

"Pertama, senior Demokrat menerima aduan bahwa dalam kepemimpinan AHY, DPP meminta serta memungut iuran dari setiap fraksi DPD dan DPC. Itu menambah beban partai di daerah," kata Yahya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Dia mengungkapkan, pemungutan iuran itu tak pernah ada pada era kepemimpinan ketua umum PD sebelumnya, mulai dari Budi Santoso, almarhum hadi Utomo, maupun Anas Urbaningrum.

Selain iuran, kata dia, senior Demokrat juga menerima keluhan kader PD di daerah terkait penentuan calon kepala daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten ataupun kota.

"Kalau era-era sebelumnya, yang menentukan calon kepala daerah itu diserahkan ke pengurus DPD dan DPC. Tapi sekarang ditarik ke DPP," kata Yahya.

Sentralisasi penentuan calon kepala daerah seperti itu, kata Yahya, tidak memerhatikan usulan ataupun aspirasi daerah. 

"Khususnya aspirasi dari tingkat kota atau kabupaten."

Demokrasi semu

baca juga

Yahya menuturkan, keluhan-keluhan seperti itu telah didengar dan dikaji oleh para pendiri serta senior PD. 

"Ada pula keluhan soal kongres Demokrat Maret 2020, yang menetapkan AHY sebagai ketua umum," kata dia.

Kader-kader di daerah, kata dia, menilai Kongres PD 2020 menghasilkan demokrasi semu, cacat hukum, karena tidak sesuai dengan Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat.

"Tidak memenuhi tata cara Kongres partai, tidak ada LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban), terkesan kongres jadi-jadian, pengangkatan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono dipaksakan," ujarnya.

Dia mengatakan, harapan kader Demokrat secara umum menginginkan adanya perubahan lebih baik ke depan.

"Kader ingin Demokrat kembali menjadi partai besar, serta kesan negatif sebagai parpol ekslusif dan milik keluarga harus dihilangkan."

Ahmad Yahya menjelaskan, harapan kader Demokrat secara khusus adalah tantangan meningkatnya ambang batas parlemen menjadi 7 persen.

Namun faktanya, perolehan suara partai tersebut dalam dua kali pemilu terakhir terus menurun.

"Fakta lain adalah hasil pilkada banyak yang gagal sehingga kader Demokrat di daerah berharap dapat dipimpin figur yang sudah matang, memiliki ekstra kemampuan kepemimpinan, pengalaman dan ketokohan untuk mengembalikan kejayaan Demokrat seperti di tahun 2009," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Natalius Bela AHY: Saya Minta Rakyat Sabang-Merauke Jaga Aset Terbaik Ini

Natalius Bela AHY: Saya Minta Rakyat Sabang-Merauke Jaga Aset Terbaik Ini

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 18:13 WIB

Ingin Moeldoko Ketum, Eks Petinggi Demokrat Ingatkan Tak Bisa Larang KLB

Ingin Moeldoko Ketum, Eks Petinggi Demokrat Ingatkan Tak Bisa Larang KLB

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 18:09 WIB

Senior Demokrat: Kader PD di Daerah Kecewa, Pengangkatan AHY Dipaksakan

Senior Demokrat: Kader PD di Daerah Kecewa, Pengangkatan AHY Dipaksakan

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 17:39 WIB

Tanggapi Isu Kudeta Partai Demokrat, Ini Kritik Marzuki Alie untuk AHY

Tanggapi Isu Kudeta Partai Demokrat, Ini Kritik Marzuki Alie untuk AHY

Sumsel | Selasa, 02 Februari 2021 | 18:07 WIB

Sama Seperti SBY, 4 Faksi Mau Bawa Moeldoko jadi Presiden Lewat Demokrat

Sama Seperti SBY, 4 Faksi Mau Bawa Moeldoko jadi Presiden Lewat Demokrat

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 17:08 WIB

Gerakan Goyang AHY, Ketua Demokrat Sulsel Pernah Diajak Ketemu Tapi Menolak

Gerakan Goyang AHY, Ketua Demokrat Sulsel Pernah Diajak Ketemu Tapi Menolak

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 16:45 WIB

Geger Isu Kudeta, Marzuki Alie ke AHY: Tanda Pemimpin Gak Wise, Gak Pede

Geger Isu Kudeta, Marzuki Alie ke AHY: Tanda Pemimpin Gak Wise, Gak Pede

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:58 WIB

Terkini

Negosiasi Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke Bawah 80 Dolar AS per Barel

Negosiasi Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke Bawah 80 Dolar AS per Barel

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Lawan Persebaya, Igor Tolic Pede Andalkan Ketajaman Duet Uilliam Barros-Balsa Sekulic

Lawan Persebaya, Igor Tolic Pede Andalkan Ketajaman Duet Uilliam Barros-Balsa Sekulic

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Kemnaker Perkuat Pelatihan dan Perluas Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Kemnaker Perkuat Pelatihan dan Perluas Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Akui Persib Favorit, Bernardo Tavares: Persebaya Datang Bukan untuk Menyerah

Akui Persib Favorit, Bernardo Tavares: Persebaya Datang Bukan untuk Menyerah

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:08 WIB

MARK Bagi Dividen Interim Rp76 Miliar, Catat Tanggalnya

MARK Bagi Dividen Interim Rp76 Miliar, Catat Tanggalnya

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Kembali ke Titik Nol: Saat Bisnis Tak Lagi Sekadar Mengejar Untung

Kembali ke Titik Nol: Saat Bisnis Tak Lagi Sekadar Mengejar Untung

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta

Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo

Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan

Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli

Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:49 WIB

×