Ini Foto Paling Dekat nan Indah dari Matahari dan Planet Mars

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 11 Februari 2021 | 16:45 WIB
Ini Foto Paling Dekat nan Indah dari Matahari dan Planet Mars
Foto Planet Mars yang berhasil ditangkap oleh robot Curiosity.[NASA]

Suara.com - Planet Mars hingga kini masih menjadi sasaran ilmuwan untuk diteliti, termasuk lembaga antariksa NASA (National Aeronautics and Space Administration).

Hingga saat ini, planet yang memiliki julukan "planet merah" tersebut belum dijamah oleh manusia, namun gambarnya sudah bisa dilihat berkat robot penjelajah Curiosity.

Robot Curiosity mendarat di Planet Merah pada 6 Agustus 2013 dan bertugas mengirim potret panorama planet Mars.

Sejumlah foto dipublikasikan di website resmi NASA. Foto tersebut menunjukkan bagaimana permukaan planet Mars tersebut.

Bukan cuma foto, sederet gambar planet Mars tersebut merupakan bahan bagi para ilmuwan untuk meneliti apakah planet itu bisa ditempati makhluk hidup atau tidak.

Robot Curiosity saat melakukan penjelajahan di Planet Mars.[NASA]
Robot Curiosity saat melakukan penjelajahan di Planet Mars.[NASA]

Sebuah foto berupa pemandangan mosaik Kawah Gale di Mars yang indah dan menunjukkan bagian dari Gunung Sharp, gunung utama yang besar di dalam kawah.

Robot penjelajah Curiosity saat ini sedang menuju ke wilayah kawah yang dikenal sebagai "sulfate-bearing unit".

"Sulfat biasanya terbentuk di sekitar air saat menguap dan itu adalah petunjuk lain tentang bagaimana iklim serta prospek kehidupan berubah hampir 3 miliar tahun yang lalu," jelas NASA dalam sebuah pernyataan.

Selain planet Mars, NASA juga berhasil mengambil foto permukaan matahari dari jarak yang paling dekat. Foto tersebut dipublikasikan oleh NASA pada pertengahan Juli 2020.

baca juga
Foto terdekat matahari yang berhasil diambil oleh NASA dan ESA.[NASA]
Foto terdekat matahari yang berhasil diambil oleh NASA dan ESA.[NASA]

Foto tersebut berhasil diambil berkat program bernama Solar Orbiter. Itu merupakan kolaborasi antara European Space Agency (ESA) dan NASA untuk mempelajari bintang terbesar tersebut.

Diluncurkan pada 9 Februari 2020, pesawat ruang angkasa menyelesaikan pemotretan Matahari pertamanya pada pertengahan Juni.

"Gambar Matahari yang belum pernah terjadi sebelumnya ini adalah yang terdekat yang pernah kami dapatkan," kata Holly Gilbert, ilmuwan proyek NASA untuk misi di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland.

"Gambar-gambar menakjubkan ini akan membantu para ilmuwan menyatukan lapisan atmosfer Matahari, yang penting untuk memahami bagaimana matahari mendorong cuaca antariksa di dekat Bumi dan di seluruh tata surya." jelasnya.

Solar Orbiter membawa enam instrumen pencitraan, yang masing-masing mempelajari aspek Matahari dari sudut pandang yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peta Baru Mars Ungkap, Ada Banyak Es Air di Bawah Permukaan Planet

Peta Baru Mars Ungkap, Ada Banyak Es Air di Bawah Permukaan Planet

Tekno | Kamis, 11 Februari 2021 | 08:00 WIB

Setelah Uni Emirat Arab, Giliran China Tiba di Mars

Setelah Uni Emirat Arab, Giliran China Tiba di Mars

Tekno | Rabu, 10 Februari 2021 | 22:37 WIB

Misi Spektakuler Mars 2020, Upaya Peneliti Kumpulkan Tanah dari Planet Mars

Misi Spektakuler Mars 2020, Upaya Peneliti Kumpulkan Tanah dari Planet Mars

Video | Selasa, 01 Desember 2020 | 08:00 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×